News Ticker
  • Tips Bagi Calon Pelamar Dalam Mengikuti Proses Seleksi CPNS 2018
  • Inilah Alur Pendaftaran CPNS 2018
  • Jelang Pileg dan Pilpres, Polres Tuban Gelar Simulasi Pengamanan Pemilu
  • Pendaftaran CPNS 2018 Dibuka Hari Ini, Situs SSCN BKN Belum Dapat Diakses
  • Polisi di Bojonegoro Amankan Seorang Pelaku Penadahan
  • Perbedaan
  • Pecah Ban, Mobil Milik DLH Bojonegoro Tabrak Tumpukan Batu di Pinggir Jalan
  • Ratusan Warga Mojoagung Soko Tuban, Minta Kejaksaan Tindak Tegas Kades Korupsi
  • Penerimaan CPNS 2018 di Kabupaten Bojonegoro Tersedia 384 Formasi
  • Formasi Penerimaan CPNS 2018 Kabupaten Blora Sebanyak 508 Lowongan
  • Lagi, Kebakaran Menimpa Rumah Milik Warga Balen Bojonegoro
  • Penanggulangan Kemiskinan Menjadi Prioritas Pemerintah
  • Tabrakan Motor di Baureno Bojonegoro Kedua Pengendara Luka-Luka
  • Berikut ini Syarat Dasar Bagi Pelamar CPNS 2018
  • Sat Lantas Polres Bojonegoro Launching SIMELI
  • Sat Narkoba Polres Bojonegoro Laksanakan Binluh Bahaya Penyalahgunaan Narkoba Pada Pelajar
  • Kapolres Bojonegoro Tekankan 7 Hal Kepada Anggotanya
  • Kapolres Bojonegoro Harap Komunitas Mancing Turut Berperan Dalam Menjaga Lingkungan
  • Perubahan
  • Menristekdikti: Kampus Tak Boleh Digunakan Untuk Politik Praktis

Wakil Menteri ESDEM, Archandra : Penerapan Gross Split Mengurangi Beban Anggaran Negara

Oleh Muliyanto

Bojonegoro - Asosiasi untuk Demokrasi dan Kesejahteraan Sosial (Ademos), lembaga swadaya masyarakat yang konsen mengawal kegiatan migas, khususnya dalam bidang implementasi dan pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) mengirim sekretarisnya, A Shodiqurrosyad, untuk mengikuti pelatihan “Advancing Accoutable Resource Governance in Asia Pasific 2018” di Tanjung Pandan, Belitung, 8-19 Januari 2018.

Diadakan oleh Research Centre for Politics and Government (PoLGoV), Departemen Politik dan Pemerintahan, FISIPOL UGM dengan Natural Resource Governance Institute (NRGI), pelatihan yang memasuki tahun kelima ini diikuti oleh 28 peserta yang berasal dari Indonesia, Myanmar, Thailand, Filipina, Vietnam, Amerika Serikat, dan Inggris. Para peserta pelatihan terdiri atas perwakilan pemerintah, aktivis LSM, dan akademisi.

Hadir membuka pelatihan tersebut, yaitu wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Arcandra Tahar. Acara pembukaan juga dihadiri oleh Bupati Belitung Sahani Saleh, Sekretaris Daerah Kabupaten Belitung Timur Ikhwan Fahrozi, dan Direktur Operasi dan Produksi PT Timah Tbk Alwin Akbar, sejumlah pakar dan praktisi dalam industri ekstraktif.

Di hadapan peserta pelatihan, Archandra menegaskan bahwa penerapan gross split akan mengurangi beban anggaran negara karena biaya produksi sepenuhnya menjadi tanggung jawab kontraktor. Sebelumnya, produksi migas menggunakan skema cost recovery yaitu negara harus mengganti biaya operasional yang dikeluarkan oleh kontraktor.

“Selama ini sistem cost recovery terus memancing perdebatan. Hal itu karena basis penghitungan resiko dalam produksi migas berbeda-beda, bergantung pada kondisi lapangan. Menghitung faktor resiko ini yang menjadi perdebatan dalam penghitungan biaya operasi migas,” kata Arcandra dalam pembukaan pelatihan yang dilakukan pada Selasa (9/1/2018).

Skema gross split akan membuat penghitungan hasil kontrak pengelolaan wilayah kerja migas secara lebih pasti dan transparan. Selain biaya operasi, sistem ini juga memudahkan pemerintah melalui SKK Migas menghitung insentif bagi operator berdasarkan tingkat kesulitan lokasi yang dihadapi dan teknologi yang dipakai.

Sistem ini juga sejalan dengan upaya pencegahan korupsi yang dilakukan pemerintah di sektor migas dan pemanfaatan sumber daya alam lainnya. Arcandra meyakini mekanisme ini akan industri migas Indonesia menjadi lebih kompetitif dibandingkan sebelumnya. Berdasarkan simulasi yang dilakukan oleh Kementerian ESDM, gross split akan meningkatkan pengembalian investasi meningkat dari 17 persen menjadi 26 persen.

Sementara itu, sekretaris Ademos, A Shodiqurrosyad, mengatakan bahwa pelatihan ini berbeda dengan tahun sebelumnya.

"Jika sebelumnya dilakukan di Yogyakarta, pelatihan ini untuk pertama kali dilakukan di Tanjung Pandan, Kabupaten Belitung, “ ujarnya.

Selain dilakukan di dalam kelas, pelatihan selama dua minggu pada 8-19 Januari 2018 ini akan mengajak peserta studi lapangan untuk melihat langsung praktek dan problem pengelolaan sumber daya alam. Pada pekan kedua pelatihan, peserta akan berkunjung ke Kabupaten Belitung Timur untuk berdiskusi dengan pemerintah daerah serta praktisi dari kegiatan non-ekstraktif.

"Kita juga akan diajak ke lokasi bekas pertambangan Nam Salu Open Pit di Desa Senyubuk, Kelapa Kampit, yang saat ini dijadikan obyek wisata tambang oleh masyarakat," imbuhnya.

Wakil Dekan Fisipol UGM Dr Poppy Winanti dalam sambutannya menerangkan bahwa Pulau Belitung dipilih sebagai lokasi pelatihan karena sejarahnya yang panjang dalam tambang timah. Selain itu, munculnya inisiatif dari masyarakat untuk mengembangkan sektor industri non-ekstraktif juga menarik untuk menjadi bahan pembelajar. (mol/kik)

Berita Bojonegoro
Berita Terkait
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro

Teras

“Saya Ingin Selalu Memberi”

Kang Yoto, Mantan Bupati Bojonegoro

“Saya Ingin Selalu Memberi”

Oleh Muhammad Roqib Kang Yoto, mantan Bupati Bojonegoro dua periode yakni 2008 2013 dan 2013 2018, sungguh menikmati masa-masa senggangnya ...

Opini

Gaul Bebas Kian Marak, HIV/AIDS Makin Merebak

Gaul Bebas Kian Marak, HIV/AIDS Makin Merebak

*Oleh Atik Kholifah SKM PERGAULAN remaja di masa sekarang sungguh sangat merisaukan. Kita biasa menjumpai di tempat-tempat keramaian, muda mudi ...

Quote

Perbedaan

Perbedaan

Oleh Dr Hj Sri Minarti, M.Pd.I Allah menciptakan mahluk di dunia ini dengan berbagai perbedaan, tidak ada yang sama persis ...

Sosok

Eny Kojiro, Perempuan Asal Bojonegoro yang Geluti Seni Menghias Tumpeng

Eny Kojiro, Perempuan Asal Bojonegoro yang Geluti Seni Menghias Tumpeng

Oleh Muliyanto Bojonegoro - Lobak, Timun, Batang, Sawi, Wortel dan aneka buah serta sayur ternyata tak hanya difungsikan menjadi sayur ...

Eksis

Petani Asal Bojonegoro Ini Tak Menyangka Anaknya Lulus Seleksi Akpol 2018

Petani Asal Bojonegoro Ini Tak Menyangka Anaknya Lulus Seleksi Akpol 2018

Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro - Suwito (56), warga Desa Sumberejo RT 002 RW 001 Kecamatan Trucuk Kabupaten Bojonegoro, yang sehari-hari ...

Religi

Ternyata, Ada Fakta Hidup di Alam Fana Itu

Ternyata, Ada Fakta Hidup di Alam Fana Itu

*Oleh Roli Abdul Rokhman SAg MPdI Saudaraku, sadarilah...! Selama kita masih suka mengagungkan harta, maka diri kita pasti akan mengalami ...

Berita Foto

Mural Siswa SMA Negeri 1 Kalitidu Bojonegoro

Mural Siswa SMA Negeri 1 Kalitidu Bojonegoro

Oleh Muhammad Roqib Bojonegoro (Kalitidu) Siswa SMA Negeri 1 Kalitidu membuat lukisan atau mural di tembok yang ada di sekililing ...

Resensi

Alice in Cheongdam Dong 2

Alice in Cheongdam Dong 2

Oleh Delfariza Amaliya Penulis : Ahn Jae Kyung Penerjemah : Dwita Rizki Nientyas Tahun : 2014 Penerbit : Qanita, PT ...

Pelesir

Ruwatan Massal Digelar di Objek Wisata Khayangan Api Bojonegoro

Ruwatan Massal Digelar di Objek Wisata Khayangan Api Bojonegoro

Oleh Muliyanto Bojonegoro - Bulan Suro, bagi sebagian orang Jawa masih dianggap sebagai bulan yang sakral. Bulan untuk tirakat dan ...

Statistik

Hari ini

2.281 kunjungan

4.145 halaman dibuka

116 pengunjung online

Bulan ini

59.384 kunjungan

106.187 halaman dibuka

Tahun ini

987.684 kunjungan

1.733.580 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 624.798

Indonesia: 10.473

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015