Menuju UNESCO Global Geoparks
Tantangan Bojonegoro Nasional Geopark Menuju UNESCO Global Geoparks
Selasa, 20 Januari 2026 16:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro - Meski status Bojonegoro Nasional Geopark sudah tinggi, namun untuk mencapai UNESCO Global Geoparks (UGGp), masih diperlukan kerja keras dari semuap pihak.
Hal tersebut disampaikan Vice President Global Geoparks Network (GGN) Association, selaku assessor UNESCO Global Geoparks (UGGp) Prof Ibrahim Komoo, saat hadiri peresmian Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, Jawa Timur. Selasa (20/01/2026).
“Kita perlu bekerja keras. Untuk itu kita perlu untuk memastikan penilai dari UNESCO yang akan datang agar gembira dan menulis laporan yang bagus. Jadi itu adalah sebabnya kami ke mari, sekadar membantu untuk menambah baik di sana dan di sini.” kata Prof Ibrahim Komoo.
Vice President GGN Association, Prof Dr Ibrahim Komoo saat beri sambutan dalam peresmian Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro. Selasa (20/01/2026). (Aset: beritabojonegoro/imam nurcahyo)
Prof Ibrahim Komoo mengungkapkan bawa saat ini, Bojonegoro Nasional Geopark sudah mempunyai status yang tinggi. Salah satunya adalah Geosite Wonocolo.Yang merupakan satu-satunya tempat di dunia yang mempunyai hubungan erat antara sumber minyak bumi (petrolium) dengan manusia.
“Saya melihat lebih dari pada 700 well (sumur tua) yang berada di sana dan sebagian besarnya adalah well yang masih aktif dijalankan oleh community tempatan (masyarakat setempat). Ini sudah tidak ada lagi di tempat lain.” tutur Prof Ibrahim Komoo.
Prof Ibrahim Komoo juga mengungkapkan bahwa saat mengujungi sumur minyak tua di Wonocolo, dirianya mengaku amat gembira, karena ada kerja sama antara Pertamina dengan masyarakat untuk memajukan minyak bumi.
“Dan ini bagi saya adalah suatu warisan sejarah, hubungan antara manusia dengan sumber alam, yang hanya dapat dijumapi di Bojonegoro. Tentunya ini adalah suatu warisan yang luar biasa.” tuturnya.
Vice President GGN Association, Prof Dr Ibrahim Komoo saat dampingi Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro. Selasa (20/01/2026). (Aset: beritabojonegoro/imam nurcahyo)
Diberitakan sebelumnya, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, Jawa Timur.
Pembangunan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro ini merupakan salah satu langkah strategis menuju UNESCO Global Geoparks (UGGp).
Selain itu, pembangunan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro adalah untuk menyediakan informasi tentang keunikan geologi Bojonegoro, termasuk struktur batuan, fosil, dan tenaga alam khas, sebagai bagian dari warisan geologi nasional.
Nantinya, keberadaan PIGG Bojonegoro juga untuk mendukung riset dan pendidikan melalui penyediaan fasilitas bagi akademisi, mahasiswa, dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya konservasi geologi dan pemanfaatan sumber daya alam yang berkelanjutan. (red/imm)
Penulis: Tim Redaksi
Editor: Imam Nurcahyo