News Ticker
  • Pesona Kali Pacal CFD Minggu Pagi Geliatkan Ekonomi Lokal Kecamatan Sukosewu
  • 22 Juni dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca 22 Juni 2026 di Bojonegoro
  • Dilaporkan Hilang, Seorang Nenek di Purwosari, Bojonegoro Ditemukan Meninggal
  • Momentum Hari Krida Pertanian, Pemkab Bojonegoro Perkuat Sinergi Jaga Kemandirian Pangan
  • Mobil Xenia Masuk Jurang di Jalur Gondang Bojonegoro, 3 Orang Terluka
  • Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup
  • Ponpes Al-Rosyid Bojonegoro Gelar Expo UMKM dan Pasar Murah Selama 6 Hari
  • Gubernur Khofifah Sediakan Ratusan Ribu Beasiswa untuk Pelajar dan Mahasiswa Jatim
  • Satu Dekade Festival Samin di Margomulyo Jadi Wadah Merawat Tradisi dan Persiapan Penilaian UNESCO
  • 21 Juni dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca 21 Juni 2026 di Bojonegoro
  • Rumah Lansia di Baureno, Bojonegoro Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp70 Juta
  • Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup, Transaksi Tembus Rp1,3 M
  • Menuju Warisan Dunia, Pemkab Matangkan Persiapan Geopark Bojonegoro Masuk Jaringan Global UNESCO
  • Puluhan Siswa SD/ MI Unjuk Bakat dalam Lomba Mendongeng BWBF 2026
  • Wabup Nurul Azizah Sambut Petugas BPS, Ajak Warga Bojonegoro Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
  • 20 Juni dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro Sabtu 20 Juni 2026
  • Bojonegoro Naik Peringkat Kedua Penghasil Padi Terbesar di Jatim Pemkab Gelar Intervensi Pangan di Clebung
  • Atasi Nyeri Menstruasi dengan Jamu Kunyit Asam, Begini Aturan Minum yang Tepat Menurut Pakar Kesehatan
  • EastFood Indonesia Expo 2026, Wadah Strategis UMKM dan Industri Kuliner Perluas Pasar Global
  • Ini Tips Pemasaran Digital Inovatif untuk UMKM dari Owner Dasilva
  • Langkah Menuju Geopark Internasional, Pemkab Bojonegoro Lakukan Kunjungan Pra Validasi
212 Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Unair PKL di Bojonegoro

212 Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Unair PKL di Bojonegoro

Oleh Imam Nurcahyo

Bojonegoro - Sebanyak 212 mahasiswa dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat, Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, mulai Selasa (03/07/2018) hari ini, akan melakukan Praktek Kerja Lapangan (PKL) di tiga puskesmas di Kabupaten Bojonegoro, yaitu Puskesmas Baureno, Puskesmas Kepohbaru dan Puskesmas Nglumber Kecamatan Kepohbaru. Rombongan mahasiswa tersebut di terima oleh Asisten bidang Pemerintah dan Kesra Pemkab Bojonegoro, Djoko Lukito dan Kepala Dinas Kesehatan Bojonegoro,  Ninik Susmiarti, di pendapa Pemkab Bojonegoro.

 

Ketua rombongan PKL, Indriati, dalam kesempatan tersebut menyampaikan ucapan terima kasih kepada jajaran pemerintah Kabupaten Bojonegoro yang telah menerima dan memberikan kesempatan kepada seluruh mahasiswa Unair, melakukan PKL di Bojonegoro. Lebih lanjut Indriati dalam laporannya menjelaskan bahwa mahasiswa yang akan mengikuti berbagai PKL sejumlah 212 mahasiswa dan 8 pembimbing. Serta tamu dari Austria yang mendampingi Universitas Airlangga Surabaya yang akan melakukan akreditasi internasional.

 “Terima kasih kepada pemkab Bojonegoro yang telah menerima dan memberikan kesempatan kepada seluruh mahasiswa Unair yang akan melakukan PKL di Bojonegoro.

 

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemkab Bojonegoro, Djoko Lukito dalam sambutannya menyampaikan bahwa mahasiswa dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya akan melakukan PKL dan studi di dua kecamatan, yakni Baureno dan Kepohbaru.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, saya mengucapkan selamat datang kepada seluruh.mahasiswa yang akan melakukan PKL di Bojonegoro.” samnut Djoko Lukito.

Djoko Lukito menuturkan bahwa dewasa ini kesehatan masyarakat memerlukan perhatian dari berbagai pihak salah satunya adalah akademisi. Djoko Lukito juga menjelaskan bahwa program ini berkelanjutan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Apalagi pengetahuan masyarakat di 1000 hari kehidupan pertama itu masih rendah, ditambah lagi demografi wilayah Bojonegoro adalah wilayah pertanian dan akrab dengan kemiskinan.

“Masih banyak ditemui balita kita yang menderita kurang gizi, karena rendahnya pemahamannya. Permasalahan ini harus diselesaikan, pengetahuan dan pola asuh harus ditingkatkan, untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.” jelas Djoko Lukito.

Djoko Lukito menambahkan bahwa salah satu yang mempengaruhi pola hidup adalah kultur yang ada di masyarakat. Dirinya berharap dengan diterjunkan mahasiswa PKL di wilayah Bojonegoro ini akan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Dihadapan para mahasiswa, Djoko Lukito juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Bojonegoro pernah membuat program ODF namun sampai saat ini belum tuntas 100 persen.

Sedangkan untuk peningkatan status gizi, sudah diupayakan melalui program Positive Defience ( PD ) dan pentingnya memberikan pemahaman kepada ibu hamil bahwa memberikan ASI eksklusif di enam bulan pertama sangatlah penting.

“Dengan adanya PKL ini diharapkan akan membantu mengerakkan masyarakat menuntaskan ODF.” harap Djoko Lukito.

Di akhir sambutannya, Djoko Lukit berharap agar semua hasil selama PKL untuk dilaporkan kepada pemerintah sebagai umpan balik untuk evaluasi program pemerintah.

“Sehingga dari sisi program dan kebijakan bisa ditindak lanjuti oleh semua pihak, baik pemerintah, swasta dan masyarakat. “ pungkasnya. (red/imm)

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Setelah berlangsung selama empt hari mulai Rabu (17/06/2026), ajang Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 resmi ditutup oleh Ketua Dekranasda ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Pernahkah Anda merasa paling benar setelah memenangkan debat di kolom komentar? Atau merasa paling sukses saat melihat angka di saldo ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1782101035.357 at start, 1782101036.2215 at end, 0.86451506614685 sec elapsed