News Ticker
  • Pemdes Balong Blora, Tolak Tempat Ibadah Jadi Tempat Kampanye
  • Bendungan Randugunting Blora Bisa Dimanfaatkan untuk Irigasi dan Wisata
  • Kecelakaan Beruntun di Dander Bojonegoro, Satu Orang Meninggal Dunia
  • Pembangunan Bendungan Randugunting Blora Disosialisasikan
  • Mencari
  • Pencopotan ini Sebagai Bagian dari Konsolidasi Politik
  • Ajukan SIM, Penderita Disabilitas di Bojonegoro ini Dipandu Langsung oleh Kapolres
  • Polres Bojonegoro Gelar FGD Bersama Tokoh Lintas Agama
  • Lagi, Damkar Bojonegoro Evakuasi Sarang Tawon ‘Ndas’ dari Rumah Warga
  • Wisata di Tuban Perlu Pengembangan dan Peningkatan Fasilitas
  • Sri Astini Manfaatkan Limbah Sedotan Jadi Tikar Cantik
  • Muspika Gayam Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Aula Belajar Desa Beged
  • Polres Tuban Kembali Ringkus Dua Orang Produsen Miras
  • Mempersiapkan
  • Pemkab Bojonegoro Beri Santunan Kematian bagi Warga Miskin
  • Pemkab Bojonegoro Luncurkan Kartu Pedagang Produktif
  • Hindari Tabrakan, Truk di Margomulyo Bojonegoro Terguling ke Tebing Jalan
  • Diduga Serangan Jantung, Petani di Kanor Bojonegoro Meninggal di Sawah
  • Ketua KONI Bojonegoro yang Dilengserkan, Lukman Wafi, Akan Menghadap Bupati
  • Mosi Tidak Percaya, Ketua KONI Bojonegoro Dilengserkan
  • Urai Sampah, DLH Blora Gunakan Lalat Tentara Hitam
  • Problem Base Solution: Mengubah Masalah Rakyat Sebagai Masalah Pemerintah
  • Pemkab Blora Serahkan Hibah Bongkaran Bangunan Pasar
  • Kedekatan

Peristiwa Gantung Diri

Lagi-lagi, Diduga Karena Depresi, Seorang Warga Ngasem Bojonegoro Gantung Diri

Oleh Imam Nurcahyo

Bojonegoro (Ngasem) - Seorang perempuan bernama bernama Suliswati bin Suwito (45), warga Desa Wadang  RT 012 RW 004 Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro, pada Rabu (12/08/2018) sekira pukul 08.00 WIB pagi tadi, ditemukan meninggal dunia akibat gantung diri.

Diduga, motif korban hingga mengakhiri hidup  dengan cara gantung diri karena korban selama ini menderita penyakit yang tidak kunjung sembuh hingga akhirnya frustrasi dan mengakhiri hidupnya dengan gantung diri.

Sebelumnya, pada Senin (02/07/2018) lalu, seorang laki-laki warga Dusun Blimbing Desa Trenggulunan RT 008 RW 002 Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro, bernama Saidjan (60), juga ditemukan meninggal dunia akibat gantung diri.

Baca: Diduga Karena Depresi, Seorang Warga Ngasem Bojonegoro Akhiri Hidup dengan Gantung Diri

 

 

Menurut keterangan Kapolsek Ngasem, AKP Dumas Barutu SH, sebagaimana dikutip dari keterangan saksi-saksi, bahwa pada Rabu (12/09/2018) sekira pukul 08.00 WIB, saksi  Sumi (47) saudara korban yang yang tinggal tidak jauh dari rumah korban, berkunjung ke rumah korban.

“Saat sampai di rumah korban, posisi rumah dalam keadaan sepi dan pintu rumah dalam keadàan terbuka.” ternag Kapolsek.

Setelah korban dipanggil-panggil dan tidak ada jawaban, selanjutnya saksi masuk ke dalam rumah dan saat sampai di ruang tengah, saksi kaget melihat korban sudah  dalam posisi tergantung di rangka atap rumah (pengeret) rumahnya.

“Kemudian saksi berteriak-teriak minta tolong,”  lanjut Kapolsek.

Tidak lama berselang, datang anak korban dan warga sekitar, yang selanjutnya peristiwa tersebut dilaporkan pada perangkat desa setempat dan diteruskan ke Polsek Ngasem.

Mendapati laporan tersebut, Kapolsek bersama anggota dan petugas medis dari Puskesmas Ngasem, segera menuju lokasi kejadian, guna melakukan identifikasi dan olah TKP.

Dari hasil, olah TKP, korban gantung diri menggunakan tali warna putih yang diikekan pada pengeret atau kerangka atap rumah. Sedangkan dari hasil identifikasi diketahui ciri-ciri mayat, jenis kelamin perempuan, panjang mayat 155 sentimeter, kulit sawo matang, rambut hitam.

“Korban memakai baju daster warna biru motiv bunga, kerudung warna ungu.” terang Kapolek.

Sementara, berdasarkan hasil pemeriksaan petugas medis dari Puskesmas Ngasem, yang dipimpin oleh dokter Sylvi, terdapat bekas jeratan tali plasik memutar pada leher korban.

“Tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban. Korban dipastikan meninggal dunia karena gantung diri.” jelas Kapolsek.

Sedangkan berdasarkan keterangan keluarganya dan warga sekitar, sejak tahun 2015 lalu, korban agak stress dan sedikit terganggu kejiwaannya dikarenakan korban telah lama menderita penyakit yang tidak kunjung sembuh.

“Motif korban gantung diri diduga karena depresi,” imbuh Kapolsek.

Atas kejadian tersebut, ahli waris korban menerima dengan ikhlas dan menganggap kejadian tersebut sebagai musibah sehingga tidak menghendaki dilakukan otopsi, karena tidak ada tanda-tanda kekerasan dan keluarga yakin korban benar-benar meninggal akibat gantung diri.

“Jenazah korban selanjutnya diserahkan kepada ahli-warisnya untuk dimakamkan.” pungkas AKP Dumas barutu. (red/imm)

Berita Terkait

Videotorial

Festival Banyu Urip 2018, Destinasi Wisata Hiburan di Bojonegoro

Festival Banyu Urip 2018, Destinasi Wisata Hiburan di Bojonegoro

Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro - Ribuan warga memadati jalan-jalan, warung-warung dan lapangan sepakbola Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro saat digelar perhelatan ...

Teras

Gantung Diri, Tanggung Jawab Siapa?

Gantung Diri, Tanggung Jawab Siapa?

Kejadian bunuh diri atau gantung diri di wilayah Kabupaten Bojonegoro selama tahun 2018, menunjukkan angka yang relatif cukup tinggi. Lantas ...

Opini

Pencopotan ini Sebagai Bagian dari Konsolidasi Politik

Pencopotan ini Sebagai Bagian dari Konsolidasi Politik

Di tengah keseriusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bojonegoro dalam mempersiapkan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-VI tahun 2019 ini, ...

Quote

Mencari

Mencari

Oleh Dr Hj Sri Minarti MPd I Di saat merenung sendirian, kemungkinan kita sering bertanya pada diri sendiri, sesungguhnya dalam ...

Sosok

Sari Koeswoyo, Antara Seorang Ibu dan Pelaku Seni

Sosok

Sari Koeswoyo, Antara Seorang Ibu dan Pelaku Seni

Oleh Muliyanto Tanggal 22 Desember, diperingati sebagai Hari Ibu. Hari di mana perempuan-perempuan Indonesia menyelenggarakan Kongres Perempuan Pertama pada 22 ...

Eksis

Sepasang Kakak-Adik di Blora Ciptakan Lampu Emergency Hemat Listrik

Sepasang Kakak-Adik di Blora Ciptakan Lampu Emergency Hemat Listrik

Oleh Priyo Spd Blora- Sering terjadinya listrik padam di wilayah Blora, membuat sepasang kakak-adik, warga Kelurahan Jetis Kecamatan Blora, menciptakan ...

Religi

Hukum Nikah Sirri

Hukum Nikah Sirri

*Oleh Drs H Sholikin Jamik SH MHes. Istilah nikah sirri atau nikah yang dirahasiakan memang dikenal di kalangan para ulama, ...

Infotorial

Ibu Inspiratif, Mengubah “Limbah” Menjadi Berkah

Ibu Inspiratif, Mengubah “Limbah” Menjadi Berkah

Oleh Imam Nurcahyo Ngaisah namanya. Perempuan kelahiran 44 tahun lalu ini ibu rumah tangga biasa, layaknya perempuan desa di sekitarnya. ...

Berita Foto

Festival Perahu Hias, Bengawan Solo Bojonegoro

Festival Perahu Hias, Bengawan Solo Bojonegoro

Festival Perahu Hias merupakan rangkaian dari Festival Bengawan Bojonegoro 2018, digelar Minggu, 30 Desember 2018. Festival Bengawan Bojonegoro 2018, digelar ...

Feature

Sri Astini Manfaatkan Limbah Sedotan Jadi Tikar Cantik

Ekonomi Kreatif

Sri Astini Manfaatkan Limbah Sedotan Jadi Tikar Cantik

Blora - Sri Astini (47) seorang ibu rumah tangga warga RT 04/RW 02 Kelurahan Karangjati, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora, Jawa ...

Resensi

Alice in Cheongdam Dong 2

Alice in Cheongdam Dong 2

Oleh Delfariza Amaliya Penulis : Ahn Jae Kyung Penerjemah : Dwita Rizki Nientyas Tahun : 2014 Penerbit : Qanita, PT ...

Pelesir

Waduk Selo Parang di Blora Pikat Pengunjung Wisata

Waduk Selo Parang di Blora Pikat Pengunjung Wisata

Blora- Masyarakat Desa Tempel Lemahbang, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora, Jawa Tengah memanfaatkan kawasan waduk Selo Parang menjadi tempat wisata baru ...

Hiburan

Barista Asal Mojokerto Juarai Latte Art Battle di Bojonegoro

Barista Asal Mojokerto Juarai Latte Art Battle di Bojonegoro

Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro - Dalam partai final Latte Art Battle di KDS Toserba Bojonegoro yang digelar pada Sabtu (01/12/2018) ...

Statistik

Hari ini

2.481 kunjungan

4.097 halaman dibuka

202 pengunjung online

Bulan ini

79.944 kunjungan

137.939 halaman dibuka

Tahun ini

79.944 kunjungan

137.939 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 746.250

Indonesia: 11.114

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015