News Ticker
  • Inilah Alasan di Balik Gerakan Pilah Sampah Warga Desa Sudu, Kecamatran Gayam, Bojonegoro
  • Ajang Kreativitas Lokal, Lomba Layang-Layang Hias 3D Bupati Blora Cup 2026
  • FKUB Bojonegoro Gelar Doa Lintas Agama untuk Keselamatan Bangsa dan Pemimpin
  • 24 Agustus dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 24 Agustus 2026
  • Jelang Libur Peringatan Maulid Nabi, Ribuan Pelanggan Diproyeksikan Memadati Stasiun Bojonegoro
  • Jatuh dan Terlindas Truk, Pemotor di Baureno, Bojonegoro Meninggal Dunia
  • Potensi Budaya Lokal Margomulyo Terangkat lewat Pendaftaran HaKI Batik Lelaku Sulur Wungu
  • Gramedia Bojonegoro dan Perpus Jenggala Hadirkan Penulis Mahfud Ikhwan, Bagikan Pengalaman Berkarya
  • Menko PMK Pratikno Resmikan Gedung Baru SMPN 1 Padangan Bojonegoro
  • 23 Agustus dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 23 Agustus 202
  • Ulasan Singkat Film Kungfu Soccer, Tak Sebagus Shaolin Soccer
  • Gubernur Khofifah Terima Penghargaan Nayaka Mahambara, Jatim Pelopor Koperasi Sehat
  • Pemanfaatan Pekarangan dan Inovasi UMKM Jadi Tumpuan Ekonomi Warga Desa Semenkidul
  • 22 Agustus dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 22 Agustus 2026
  • Stabilitas Harga Daging dan Pasokan Sapi, Pemkab Bojonegoro Capai Kesepakatan Bersama Pedagang
  • Sering Minum Kopi Tiap Hari? Ini Efek Positifnya Bagi Kesehatan Organ Hati
  • Khofifah Desak Pusat Segera Cairkan Dana TKD Rp1,3 Triliun, Ada Alokasi TPG Guru Rp276 Miliar
  • Pemkab Bojonegoro Serahkan Alsintan Pra-Panen untuk Kelompok Tani
  • Dekatkan Penugasan Sesuai Domisili, Bupati Bojonegoro Lantik 504 ASN dan Kepala Sekolah
  • 21 Agustus dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 21 Agustus 2026
Polisi Masih Selidiki Kematian Warga Kedungtuban Blora yang Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi

Polisi Masih Selidiki Kematian Warga Kedungtuban Blora yang Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi

Blora - Warga Dukuh Guyung Desa Klagen Kecamatan Kedungtuban kabupaten Blora, digemparkan dengan peristiwa meninggalnya Ratmiati (36) pada Rabu (25/09/2019) malam, yang ditemukan meninggal dunia oleh Sukardi, suami korban, tergeletak di kamar mandi rumahnya.
 
Saat ini, pihak kepolisian dari Polsek Kedungtuban dan Polres Blora, masih melakukan penyelidikan perkara tersebut, dikarenakan berdasarkan keterangan petugas rumah sakit, ada bekas luka yang tidak wajar pada kepala korban.
 
 
Menurut Gunawan kerabat korban, saat itu suami korban pulang dari warung dan memanggil istrinya. Karena tidak ada jawaban, Sukardi pun mencari ke kamar mandi dan menemukan istrinya sudah tergeletak di kamar mandi. Kemudian Sukardi minta tolong ke tetangga.
 
"Saat itu saya dimintai tolong untuk mengantar korban ke RS Muhammadiyah Cepu, dengan menggunakan mobil. Dalam perjalanan ke rumah sakit, korban masih bisa menggerakkan tangannya," ujar Gunawan saat ditemui di lokasi kejadian, Kamis (26/09/2019).
 
Beberapa saat kemudian, lanjut Gunawan, pihak rumah sakit memberitahu kepada keluarga korban bahwa korban sudah meninggal dunia.
 
"Berdasarkan keterangan pihak rumah sakit, ada bekas luka yang tidak wajar pada kepala korban. Sehingga pihak keluarga menghubungi kepolisian dari Polsek Kedungtuban," tuturnya mengimbuhkan.
 
 
 

Petugas saat lakukan Olah TKP, di rumah Ratmiati (36), warga Dukuh Guyung Desa Klagen Kecamatan Kedungtuban Kabupaten Blora, yang ditemukan meninggal dunia Rabu (25/09/2019) malam

 
Mendapat laporan tersebut, anggota Polsek Kedungtuban beserta tim Inafis dari Polres Blora yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Blora, AKP Herry Dwi Utomo, segera mendatangi lokasi kejadian. Petugas memasang garis polisi di rumah korban dan segera melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
 
"Berdasarkan keterangan petugas rumah sakit, ada 9 bekas luka yang tidak wajar pada kepala korban," ujar AKP Herry saat ditemui wartawan di lokasi kejadian.
 
 
Untuk kepentingan penyelidikan, polisi mengamankan baju korban yang masih berlumuran darah. "Barang bukti yang diamankan baju korban. Saat ini masih dalam proses penyelidikan," ujarnya mengimbuhkan.
 
Untuk diketahui, sebelum meninggal dunia korban Ratmiati memiliki uang sebanyak Rp 13 juta rupiah. Saat polisi melakukan olah TKP, ditemukan uang Rp 2 juta rupiah, yang ditaruh diatas tempat tidur. Ratmiati meninggalkan 2 anak, yang pertama masih duduk di bangku SMP dan anak kedua berusia di bawah lima tahun. (teg/imm)
Banner Ucapan HUT RI-ADS
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Setelah berlangsung selama empt hari mulai Rabu (17/06/2026), ajang Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 resmi ditutup oleh Ketua Dekranasda ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Pernahkah Anda terbangun di suatu pagi, menatap cermin, dan menyadari bahwa garis-garis halus di wajah bukan sekadar tanda penuaan, melainkan ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Ajang Kreativitas Lokal, Lomba Layang-Layang Hias 3D Bupati Blora Cup 2026

Ajang Kreativitas Lokal, Lomba Layang-Layang Hias 3D Bupati Blora Cup 2026

Bojonegoro - Langit di area persawahan jalan baru Kelurahan Mlangsen, Blora, tampak semarak pada Sabtu (22/08/2026) sore. Pemerintah Kabupaten Blora ...

1787578536.0569 at start, 1787578537.0264 at end, 0.96953392028809 sec elapsed