Rumah Kosong di Kapas, Bojonegoro Terbakar, Kerugian Capai 150 Juta Rupiah
Rabu, 08 Juli 2026 19:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro - Peristiwa kebakaran melanda sebuah rumah tidak berpenghuni di Desa Bendo RT 12 RW 01, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, pada Rabu (08/07/2026) sore. Rumah permanen berukuran 6x8 meter milik Suhud, seorang petani berusia 52 tahun, hangus terbakar hingga 90 persen akibat korsleting listrik.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Bojonegoro, Siswoyo, menjelaskan kronologi penanganan insiden tersebut. Kebakaran diperkirakan terjadi sekitar pukul 16.15 WIB. Informasi kejadian ini kemudian dilaporkan oleh seorang kepala dusun setempat, Sugiono, kepada pos pemadam kebakaran.
Dinas Damkarmat Kabupaten Bojonegoro Pos Kota menerima laporan resmi pada pukul 16.36 WIB. Setelah menerima laporan, petugas langsung bergerak dan berangkat ke lokasi pada pukul 16.38 WIB. Dengan menempuh jarak sekitar 8,1 kilometer, petugas Damkarmat Pos Kota tiba di tempat kejadian musibah pada pukul 16.50 WIB.
Untuk memadamkan kobaran api, Dinas Damkarmat mengerahkan 8 personel dengan didukung armada berupa 2 unit fire truck serta dibantu 1 unit water supply dari BPBD Bojonegoro.
"Pemadaman dan pembasahan berlangsung lancar tanpa kendala berarti. Selesai sepenuhnya pada pukul 17.22 WIB," kata Siswoyo.
Akibat kejadian ini, korban mengalami total kerugian materiil sekitar Rp 150 juta, yang meliputi bangunan rumah serta isinya berupa sekitar 1000 kilogram pupuk, sofa, dan almari. Meski demikian, kesigapan petugas gabungan dari Damkarmat, BPBD, Babinsa, Bhabinkamtibmas, perangkat desa, Satlinmas, serta masyarakat setempat berhasil menyelamatkan rumah induk berukuran 6x17 meter beserta isinya yang ditaksir bernilai Rp 300 juta, serta menyelamatkan 3 jiwa warga sekitar.
"Beruntung, tidak ada korban luka maupun korban jiwa," kata Siswoyo.
Siswoyo mengimbau agar masyarakat selalu waspada dan rutin memeriksa kelayakan instalasi listrik di rumah masing-masing guna mengantisipasi terjadinya arus pendek atau korsleting listrik, terutama pada rumah yang sering ditinggalkan atau tidak berpenghuni.
"Dan juga jangan bakar sampah secara sembarangan tanpa pengawasan, karena hal tersebut sangat rawan memicu kobaran api yang dapat mengancam keselamatan jiwa maupun harta benda," kata Siswoyo.(red/imm)






































