News Ticker
  • Kepercayaan Masyarakat Meningkat, Puluhan Ribu Penumpang Padati Stasiun Bojonegoro Selama April
  • Aparat Gabungan Sinergi Amankan Lapas Bojonegoro dari Benda Terlarang
  • Sambut Peluncuran KA Anggrek, KAI Daop 8 Surabaya Manjakan Penumpang dengan Bingkisan Spesial
  • Disdukcapil Jemput Bola ke SMAN 1 Bojonegoro, Pelajar Rekam KTP-el Tanpa Tinggalkan Sekolah
  • Swadaya Warga Balenrejo Atasi Krisis Air, HIPPAM Layani 67 KK dengan Tarif Rp1.000
  • Diduga Sopir Mengantuk, 2 Truk Bertabrakan di Kapas, Bojonegoro
  • Prakiraan Cuaca 09 Mei 2026 di Bojonegoro
  • 09 Mei dalam Sejarah
  • Pemkab Bojonegoro Dorong Serapan Telur Program Gayatri, ASN Wajib Dukung Produk Peternak Lokal
  • Hantavirus Jadi Sorotan Dunia, Ini Penjelasan Ahli soal Penularan dan Bahayanya
  • Khofifah Dorong Bank Jatim Percepat Transformasi Digital dan Perkuat Pembiayaan UMKM
  • Pemkab Bojonegoro Alokasikan Rp21 Miliar untuk Program Domba Kesejahteraan, Sasar Ribuan Keluarga Miskin
  • Perangkat Desa Bojonegoro Keluhkan Siltap Tak Terbayar Penuh, Minta Regulasi Baru Lebih Berpihak
  • Hadapi Ancaman Kemarau Panjang, Pemkab Bojonegoro Perkuat Mitigasi Kekeringan dan Pembinaan HIPPAM
  • Perkuat Sinergi Lintas Sektoral, Kapolres Bojonegoro Kunjungi Kantor ATR/BPN
  • Ratusan Siswa Berprestasi Terima Penghargaan dari Pemkab Bojonegoro, Jadi Inspirasi Generasi Muda
  • IGTKI Bojonegoro Dorong Guru TK Adaptif di Era AI Lewat Workshop Pembelajaran Digital Kreatif
  • Harga Emas Hari Ini 8 Mei 2026: Emas 1 Gram Tembus Rp2,84 Juta
  • Dunia Modern dan Ilusi Kebenaran, Antara Kesadaran dan terjebak Tipu Daya
  • Akses Izin Air Tanah Dipermudah, Kemen ESDM Percepat Program Sumur Bor Pertanian Bojonegoro
  • Target PTSL Bojonegoro Bertambah Menjadi 35 Desa Dampak Pengalihan Kuota Pusat
  • Gerakan Pangan Murah di Purwosari Bojonegoro Catat Omzet Puluhan Juta Rupiah
  • Atasi Genangan Kronis, Wabup Bojonegoro Sidak Drainase dan Temukan Pompa Tidak Maksimal
  • Antisipasi El Nino Ekstrem, Pemkab Bojonegoro Petakan 73 Desa Rawan Kekeringan
Pemkab Blora Sebut Aktivitas Keraton Djipang Ada Saat Event Saja

Pemkab Blora Sebut Aktivitas Keraton Djipang Ada Saat Event Saja

Blora - Adanya Keraton Agung Sejagad di Purworejo membuat Keraton Djipang yang ada di wilayah Desa Jipang Kecamatan Cepu kabupatten Blora, ramai diberitakan.
 
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora menyebut Keraton Djipang yang ada di wilayah Desa Jipang Kecamatan Cepu, Blora, hanya ada pada waktu-waktu tertentu saja. Hal ini tidak sama seperti yang terjadi di Purworejo, Keraton Djipang  sudah menjadi warisan cagar budaya.
 
Wakil Bupati Blora, Arief Rohman menjelaskan bahwa aktivitas Keraton Djipang yang ada di wilayah Desa Jipang Kecamatan Cepu, Blora, seperti yang disampaikan Gubernur (Ganjar Pranowo), itu sekadar melestarikan nilai-nilai budaya.
 
"Setahu kami disana ada aktivitas jika ada kegiatan saja. Jika tidak ya biasa tak beda dengan desa lain," ujar Wakil Bupati Blora, Jumat (17/01/2020).
 
Arief Rohman menambahkan bahwa beberapa tahun lalu Keraton Djipang tersebut memang sempat muncul ke masyarakat ketika menggelar kirab budaya atau gelar budaya.
 
"Keraton Djipang mengadakan kayak festival kirab, namun kirab tersebut memperkenalkan bahwa di Jipang dulu pernah ada kerajaan," katanya menerangkan.
 
 
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda, Kebudayaan, dan Pariwisata Kabupaten Blora, Slamet Pamuji menjelaskan bahwa pada taun 2016, memang pernah ada kirab budaya, yang tokonya Barik Barlian.
 
"Hanya saja Pak Barlian ini orang Sumatera. Dan saat itu beberapa warga, anak sekolah diajak, namun mereka bukan pengikut, mereka hanya peserta kirab, kirabnya juga menampilkan budaya-budaya Djipang," ujar Slamet.
 
Slamet menambahkan Djipang sendiri merupakan Kadipaten pada saat masa Arya Penangsang, saat itu pergantian dari Demak ke Pajang .
 
"Dan dia (Barik Barlian) merasa keturunan dari Arya Penangsang, walaupun Arya Djipang tidak punya anak, mungkin keponakan atau kerabatnya, namun pada saat itu kita (Pemkab) tidak begitu merespon, tapi karena Pak Bupati kebijakannya kita ini NKRI, jadi ikut acara berlangsung," tutur Slamet mengambahkan.
 
Slamet juga menjelaskan bahwa beberapa waktu lalu ada acara di TMMI yang juga terkait budaya Keraton Djipang.
 
"Tapi pada saat itu kami tidak sempat hadir. Pada intinya kami hanya menguri-nguri budaya," katanya.
 
Slamet juga menerangkan bahwa selama itu untuk menguri nguri budaya, tentu juga tidak ada masalah.
 
"Kami juga merenovasi makam yang merupakan makam petilasan Djipang, saya pikir tak ada masalah, kecuali ada raja baru dan lainnya, itu yang masalah, tapi kalau menguri-nguri tak ada masalah," tuturnya.
 
Saat ini di wilayah Blora dalam kondisi kondusif, warga di sekitar Jipang dan Cepu juga beraktifitas seperti biasa. (teg/imm)
 

Ilustrasi: Foto Gelar Budaya Keraton Djipang di Blora Jawa Tengah (Foto: Facebook/ Pra Arya Jipang II)

 
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Dunia Modern dan Ilusi Kebenaran, Antara Kesadaran dan terjebak Tipu Daya

Dunia Modern dan Ilusi Kebenaran, Antara Kesadaran dan terjebak Tipu Daya

Dunia modern bergerak seperti kereta tanpa rem, sangat cepat, bising, dan sering kali membingungkan. Setiap hari kita disuguhi informasi yang ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

Bojonegoro - Sepanjang 2025, produksi minyak Blok Cepu kembali melampaui target pemerintah. ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), sebagai operator salah satu ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Film Para Perasuk, Ruang Aman di Balik Magis Desa Latas

Film Para Perasuk, Ruang Aman di Balik Magis Desa Latas

Sutradara Wregas Bhanuteja kembali menggebrak sinema tanah air melalui karya terbarunya, Para Perasuk. Berbeda dengan pakem film bertema mistis pada ...

1778361477.5671 at start, 1778361477.8624 at end, 0.2952880859375 sec elapsed