News Ticker
  • TikTok Buka Peluang Bagi Siapapun untuk Jadi Kreator Konten
  • Facebook Terapkan Standar Komunitas Ketat, Inilah Jenis Berita yang Berpotensi Dihapus
  • Polres Blora Amankan 2 Orang Pengedar Sabu-Sabu Asal Cepu
  • Gubernur Khofifah Indar Parawansa akan Buka Konferwil AMSI Jatim di Kota Batu
  • Tingkatkan Derajat Kesehatan Warga Desa, Menteri Desa PDTT Sambangi Tuban
  • Waduk Gongseng di Temayang Bojonegoro Rencananya Diresmikan Desember 2020
  • Pemkab Bojonegoro Gelar Seminar Tata Kelola Air dan Pengelolaan DAS Terpadu
  • Upaya Lestarikan Hutan, Kejaksaan Negeri Bojonegoro Kembali Gelar 'Jaksa Masuk Hutan'
  • Dalam Mengatasi Krisis, Perusahaan Harus Hati-Hati saat Bermain di Media Sosial
  • Piranti Internet dan Kemampuan Berkomunikasi Jadi Kunci Perusahaan Merespons Krisis
  • Hendak Mendahului, Bus Tabrak Truk Tangki dan Truk di Baureno Bojonegoro, 4 Orang Luka-Luka
  • Antisipasi Long Weekend, Sat Lantas Polres Bojonegoro Gelar Apel Kesiapan Anggota
  • AMSI Bersama EMCL, Serahkan APD untuk Rumah Sakit di Tuban dan Bojonegoro
  • Hari Santri Nasional, Sat Lantas Polres Bojonegoro Gelar Bakti Sosial di Pondok Pesantren
  • Inilah Pemenang Lomba, Peringatan Hari Santri Nasional 2020, Kabupaten Bojonegoro
  • Perda Sistem Pendidikan, Kado untuk Santri Bojonegoro, di Peringatan Hari Santri 2020
  • Bupati Pimpin Upacara Peringatan Hari Santri Nasional Secara Virtual di Pendapa Pemkab Bojonegoro
  • Desa Prayungan dan Kedungsumber Wakili Bojonegoro di Lomba Keterbukaan Informasi Publik
  • EMCL Serah Terimakan 1.250 Pohon pada Dinas Lingkungan Hidup Bojonegoro
  • Pemkab Bojonegoro Imbau Desa yang Masih Alami Krisis Air Bersih, Segera Ajukan Permohonan
  • 3 Pemuda Spesialis Pencuri Tabung LPG, Diamankan Polsek Cepu Blora
  • Harapan Wakil Bupati Bojonegoro, Budi Irawanto, di Hari Jadi Bojonegoro ke-343
  • Cari Bonsai, Seorang Warga Dander Bojonegoro Ditemukan Meninggal Dunia di Hutan
  • Diduga Serangan Jantung, Warga Bojonegoro Kota Ditemukan Meninggal di Kamar Rumahnya

Opini

Tuntas Stunting Untuk Investasi Bangsa

"Tulisan ini menyembung tulisan saya terdahulu terkait penanganan stunting atau tengkes."
 
 
Dari riset gizi tahun 2019, di Indonesia besaran prevalensinya stunting 27,67 persen, sedangkan di Bojonegoro data dari Dinas Kesehatan sebesar 7,45 persen.
 
 
Dari  Ramalan Jayabaya, Raja Kediri (1135-1157), menyebut akan datangnya orang cebol menjajah tanah Jawa dalam waktu singkat, seumur jagung. Prediksi itu sering dikaitkan penjajahan bangsa Jepang di Indonesia tahun 1942-1945. Di masa itu, postur orang Jepang pendek. Tapi ramalan ini saat ini sudah tidak sesuai lagi.
 
Data Human Height yang disusun Max Roser dan kawan-kawan, Mei 2019 menunjukkan, tinggi rata-rata laki-laki Jepang yang berumur 18 tahun mencapai 170,82 sentimeter. itu lebih tinggi dari rata-rata tinggi laki-laki Indonesia yang hanya 163,55 sentimeter.
 
Di Asia Tenggara, tinggi rata-rata laki-laki Indonesia pun tertinggal dibandingkan negara lain, dengan pertumbuhan ekonomi atau kesejahteraan baik, termasuk Vietnam, yang mencapai 164,45 sentimeter. Laki-laki Singapura jadi pemegang rekor di ASEAN dengan tinggi rata-rata 172,57 sentimeter.
 
Di negara-negara Asia dengan kesejahteraan baik, rata-rata tinggi penduduknya bisa menyamai bahkan melebihi rata-rata tinggi manusia dewasa global yang mencapai 171 sentimeter, untuk laki-laki, dan 159 sentimeter bagi perempuan.
Makanan bergizi dan lingkungan baik nyatanya membuat bangsa-bangsa dari ras Mongoloid bisa setinggi ras Kaukasoid.
 
 
 
 
 
Genetika menentukan tinggi badan optimal seseorang. Namun, studi Mercedes de Onis dan kawan-kawan, yang dipublikasikan di jurnal Public Health Nutrition, 2012, menunjukkan, bayi dan anak dari ras berbeda yang mendapat asupan gizi cukup dan lingkungan baik, punya tinggi badan hampir sama.
 
“Dalam lima tahun pertama, pertumbuhan ideal anak ditentukan gizi, pengasuhan, dan lingkungan.” Lingkungan baik yang mendukung pertumbuhan optimal anak itu, antara lain, berupa tersedianya sumber air bersih, sanitasi baik, jauh dari ancaman aneka penyakit infeksi, hingga bebas dari asap rokok dan polusi udara.
 
Jika gizi berperan utama dalam lima tahun pertumbuhan anak, genetika umumnya baru berperan di masa akhir perkembangan anak atau menjelang masa pubertas. Itu berarti, orangtua pendek berpeluang memiliki anak dengan tinggi badan optimal.
 
Sesuai dengan prinsip Algorithm Base Medicine, miskonsepsi peran genetika dalam penentu tinggi badan seseorang banyak ditemukan di Asia. Orang Asia kecil dan pendek umumnya menganggap tak bisa menyamai orang Eropa dan Amerika Utara yang tinggi besar. Studi membantah konsepsi itu. Orang Korea Selatan, China, dan Jepang, laki-laki atau perempuan, kini bisa bertinggi badan sama dengan orang Eropa atau Amerika Utara.
 
“Pola makan warga Asia tetap bisa memenuhi kebutuhan gizi untuk tumbuh kembang anak.” Namun, mutu nutrisi  dan kuantitas makanan tetap menjadi perhatian. Kebutuhan gizi anak tak bisa hanya dipenuhi dari jumlah makanan yang dikonsumsi, tetapi harus mengandung zat gizi sesuai kebutuhan anak.
 
 
 
 
Gizi untuk Investasi
 
Meski zat gizi jadi penggerak utama pertumbuhan anak. Banyak orang tua kurang peduli atas terpenuhi atau tidaknya kebutuhan gizi anak. Banyak orang tua puas jika anaknya makan banyak. Padahal, kini malagizi atau kekurangan zat gizi mikro jadi ancaman pertumbuhan anak.
Saat ini, separuh anak dunia kekurangan zat gizi mikro, terutama seng (Zn), besi (Fe), yodium (I), folat, dan vitamin A. Karena jumlahnya kecil, saat tak tercukupi bisa berdampak parah, sesuai hasil Riset di Rumah Sakit Anak Southampton, Inggris, 2019.
 
Zat gizi mikro itu berperan dalam produksi hormon, enzim dan zat penting lain yang berguna bagi tumbuh kembang anak. Malagizi berdampak sama burukya dengan berat badan kurang akibat kekurangan energi atau berat badan berlebih akibat kelebihan kalori. Malagizi bisa terjadi pada siapa pun, termasuk kelompok masyarakat dengan ekonomi baik, terdidik,.
 
Di Indonesia, situasi itu kian kompleks karena tingginya jumlah anak tengkes (stunting). Selama 1,5 dasawarsa terakhir, 1 dari 3 anak balita Indonesia mengalami tengkes atau tubuhnya lebih pendek daripada tinggi badan seharusnya sesuai umur.
 
 
 
Stunting ialah cerminan buruknya gizi anak yang tak hanya berdampak pada tinggi badan, tetapi juga perkembangan otak dan organ tubuh lain. Stunting berdampak besar bagi pembangunan ekonomi, meningkatkan biaya kesehatan, dan melanggengkan kemiskinan.
Stunting atau  tengkes umumnya terjadi setelah anak lepas dari masa pemberian air susu ibu (ASI) eksklusif selama 6 bulan pertama hingga umur 2 tahun. Padahal, masa ini ialah fase emas pertumbuhan fisik dan otak anak yang menentukan kesejahteraan dan produktivitas di masa depan.
 
Selepas ASI eksklusif, anak mulai mengenal makanan padat. Namun, banyak orangtua memberi bayinya makanan orang dewasa yang dilembutkan atau ditambah air. Model makanan yang jelas tak memenuhi kebutuhan gizi anak itu umumnya diperoleh dari tradisi keluarga terdahulu atau masyarakat sekitarnya.
 
Di sisi lain, banyak orangtua atau pengasuh anak tak sabar dengan sikap anak yang pilih-pilih makanan. Akibatnya, anak makan yang itu-itu saja atau kandungan gizinya tak lengkap dan seimbang. Sikap pilih-pilih makanan terjadi pada semua anak agar orangtua lebih telaten menyajikan makanan demi menarik minat anak. Salah satu penyebab tingginya tengkes di Indonesia adalah kurangnya asupan protein hewani. Kebutuhan tubuh akan protein hewani tak bisa disubstitusi oleh protein nabati.
 
Susu, telur, dan daging adalah sumber protein hewani yang baik, Telur dan ikan ialah sumber protein hewani yang relatif murah dan mudah diakses warga. Namun, kurangnya pengetahuan membuat sumber protein hewani yang dekat warga itu tak terkonsumsi dengan baik.
 
Terpenuhinya gizi anak, termasuk penuntasan persoalan tengkes (stunting) di Indonesia, jadi investasi masa depan bangsa. Jadi, pemenuhan gizi anak dengan makanan beragam yang mengandung gizi lengkap dan seimbang menjadi tugas kita bersama. */imm)
 
*) Penulis: Pengamat Kesehatan Masyarakat, tingggal di Ngumpakdalem Bojonegoro, Jawa Timur
 
 
Berita Terkait
Camat Kalitidu untuk Hari Jadi Bojonegoro ke-342 Tahun 2020 Camat Malo untuk Hari Jadi Bojonegoro ke-342 Tahun 2020
Camat Sumberrejo untuk Hari Jadi Bojonegoro ke-342 Tahun 2020 Camat Gayam untuk Hari Jadi Bojonegoro ke-342 Tahun 2020
Camat Ngraho untuk Hari Jadi Bojonegoro ke-342 Tahun 2020 Camat Kasiman untuk Hari Jadi Bojonegoro ke-342 Tahun 2020
Camat Kapas untuk Hari Jadi Bojonegoro ke-342 Tahun 2020 Camat Bojonegoro Kota untuk Hari Jadi Bojonegoro ke-342 Tahun 2020
Camat Dander untuk Hari Jadi Bojonegoro ke-342 Tahun 2020 Pak Adi PU untuk Hari Jadi Bojonegoro ke-342 Tahun 2020
Dinas Perindustrian Kab. Bojonegoro untuk Hari Jadi Bojonegoro ke-342 Tahun 2020 Dinas Perhutani untuk Hari Jadi Bojnegoro ke-343 Tahun 2020
Disdik Provinsi Jawa Timur untuk Hari Jadi Bojonegoro ke-343 Tahun 2020 Kades Malo untuk Hari Jadi Bojonegoro ke-343 Tahun 2020
Dinas Kesehatan Kab. Bojonegoro untuk Hari Jadi Bojonegoro ke-343 Tahun 2020 Kapolres Bojonegoro untuk Hari Jadi Bojonegoro ke-343 Tahun 2020

Videotorial

'Bobota', Robot Pintar untuk Dukung Tugas Kepolisian di Bojonegoro

Berita Video

'Bobota', Robot Pintar untuk Dukung Tugas Kepolisian di Bojonegoro

Kepolisian Resort (Polres) Bojonegoro, membuat inovasi berbasis Informasi Teknologi (IT), yakni dengan mengembangan robot pintar yang diberi nama Robot Bojonegoro ...

Berita Video

Video Prosesi Pemakaman Positif Corona Asal Kecamatan Sumberrejo Bojonegoro

Berita Video

Video Prosesi Pemakaman Positif Corona Asal Kecamatan Sumberrejo Bojonegoro

Bojonegoro - Seorang warga Kabupaten Bojonegoro, yang berstatus positif terkonfirmasi virus Corona (Covid-19), pada Sabtu (11/07/2020), sekitar pukul 01.30 WIB ...

Teras

2020, di Bojonegoro Telah Terjadi 16 Kasus Orang Tersengat Listrik, Korban Jiwa 18 Orang

Peristiwa Orang Tersengat Listrik

2020, di Bojonegoro Telah Terjadi 16 Kasus Orang Tersengat Listrik, Korban Jiwa 18 Orang

Bojonegoro - Berdasarkan data yang di himpun media ini, bahwa sejak Januari 2020 hingga Rabu (14/10/2020) hari ini, di Kabupaen ...

Opini

Penggunaan Teknologi untuk Mengurangi Angka Kecelakaan

Penggunaan Teknologi untuk Mengurangi Angka Kecelakaan

Pada beberapa tahun terakhir, angka kecelakaan lalu lintas semakin meningkat. Hal tersebut dipengaruhi beberapa faktor salah satunya kecepatan kendaraan yang ...

Quote

Tuntunan Ibadah Salat Tarawih di Rumah Saja, saat Pandemi Covid-19

Quote Islami

Tuntunan Ibadah Salat Tarawih di Rumah Saja, saat Pandemi Covid-19

KONDISI mewabahnya virus Corona (Covid-19) dalam bulan Ramadan ini tidak mengalami penurunan, bahkan semakin meningkat, maka untuk mencegah bahkan memutus ...

Sosok

Petani di Ngasem Bojonegoro ini Mencoba Peruntungan Dengan Menanam Buncis

Petani di Ngasem Bojonegoro ini Mencoba Peruntungan Dengan Menanam Buncis

Bojonegoro - Berawal dari niat untuk memaksimalkan hasil dari sawah yang dimilikinya, Charis Manan (39) petani asal Dusun Gempol Garut ...

Eksis

Toko Purnomo Bojonegoro, Eksis di Tengah Pandemi dengan Lanyanan Pembelian Secara Online

Toko Purnomo Bojonegoro, Eksis di Tengah Pandemi dengan Lanyanan Pembelian Secara Online

Bojonegoro - Sejak merebaknya pandemi virus Corona (Covid-19), yang disusul dengan kebijakan pemerintah agar masyarakat melakukan kegiatan di rumah dengan ...

Infotorial

Koestini dan Batik dalam Pemberdayaan

Koestini dan Batik dalam Pemberdayaan

Tuban - Koestini (52) tak pernah membayangkan minatnya pada batik dapat meningkatkan pamor Batik Tuban. Tak hanya itu, ia juga ...

Berita Foto

Foto Kecelakaan Lalu-Lintas di Dander Bojonegoro, yang Aklibatkan Mobil Pikap Terbakar

Berita Foto

Foto Kecelakaan Lalu-Lintas di Dander Bojonegoro, yang Aklibatkan Mobil Pikap Terbakar

Bojonegoro - Sebuah mobil pikap Mitsubishi L300 pada Minggu (18/10/2020) sekira pukul 04.00 WIB, hangus terbakar, setelah terlibat kecelakaan lalu-lintas ...

Feature

Mahasiswi Asal Blora, Manfaatkan Pelepah Pisang Jadi Makanan Lezat

Amelia Diaz Dwi Rahayu

Mahasiswi Asal Blora, Manfaatkan Pelepah Pisang Jadi Makanan Lezat

Blora - Di masa pandemi Covid -9 ini, tak menyurutkan warga untuk berkreasi dan berinovasi. Seperti yang dilakukan salah satu ...

Religi

Tata Cara Salat Idulfitri di Rumah saat Pandemi Virus Corona

Oase Ramadan

Tata Cara Salat Idulfitri di Rumah saat Pandemi Virus Corona

KARENA pelaksanaan salat idulfitri berjamaah di tanah lapang atau di masjid rentan mengorbankan kepentingan yang lebih utama, yaitu memutus rantai ...

Pelesir

Wisata Bukit Kunci Blora, Terapkan Protokol Kesehatan Covid-19 dengan Ketat

Wisata Bukit Kunci Blora, Terapkan Protokol Kesehatan Covid-19 dengan Ketat

Blora - Wisata Alam Bukit Kunci di Desa Bangowan Kecamatan Jiken Kabupaten Blora, memberlakukan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat. Hal ...

Hiburan

Cak Nun bersama Kyai Kanjeng Meriahkan Full Moon Festival di Negeri Atas Angin Bojonegoro

Full Moon Festival #2

Cak Nun bersama Kyai Kanjeng Meriahkan Full Moon Festival di Negeri Atas Angin Bojonegoro

Bojonegoro - Full Moon Festival kembali digelar untuk yang kedua kalinya, Selasa (10/03/2020) malam, di puncak di Negeri Atas Angin ...

Statistik

Hari ini

310 kunjungan

447 halaman dibuka

19 pengunjung online

Bulan ini

151.111 kunjungan

213.160 halaman dibuka

Tahun ini

3.064.516 kunjungan

4.371.733 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 782.362

Indonesia: 10.526

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015

1603487002.893 at start, 1603487003.0661 at end, 0.17309999465942 sec elapsed