News Ticker
  • Jaga Kebugaran Tubuh, Wakapolda Jatim Olahraga Bersama Tiga Kapolres di Bojonegoro
  • Rumah Milik Warga Gondang Bojonegoro Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 90 Juta
  • Minta Doa Restu , Komjen Listyo Sigit Silaturahmi ke Mantan Kapolri
  • Secara Aklamasi, Wahono Kembali Terpilih Menjadi Ketua Umum Perpani Blora
  • Dinas Damkar Bojonegoro Evakuasi Korban Bunuh Diri yang Meninggal di Dalam Sumur
  • Dongkrak Prestasi Atlet Panahan, Perpani Blora cari Sosok Ketua Umum Baru
  • Aparat Gabungan di Bojonegoro Kembali Gelar Operasi Yustisi Protokol Kesehatan COVID-19
  • Pemkab Bojonegoro Mulai Lelang Paket Pekerjaan Proyek Jalan Cor Senilai Rp 1,5 Triliun
  • Pemkab Bojonegoro Segera Buka Rekrutmen Formasi Tenaga Pendidik PPPK
  • Tingkatkan Imun Anggota, Polres Bojonegoro Bagi-bagi Nutrisi dan Makanan Sehat
  • Antisipasi COVID-19, Polsek Dander Bojonegoro Bagikan Masker pada Jemaah Masjid
  • Rekrutmen CPNS Tahun 2021, Pemkab Bojonegoro Usulkan 1.000 Formasi
  • Peringati Hari Gerakan Sejuta Pohon Sedunia, Perhutani Blora Gelar Penanaman Pohon
  • Tabrak Truk Parkir, Pengendara Motor di Padangan Bojonegoro Meninggal Dunia di TKP
  • Diduga Korsleting Listrik, Toko Elektronik di Pasar Sugihwaras Bojonegoro Ludes Terbakar
  • Tumbuhkan Nasionalisme dan Patriotisme, Pemkab Bojonegoro Gelar Seminar Kebangsaan
  • Kapolres Bojonegoro Pimpin Rapat Penanggulangan COVID-19 bersama Instansi Terkait
  • Jalan Penghubung Desa Ngrambitan-Beganjing, Kecamatan Japah Blora, Terputus
  • Pastikan Kelaikan Kendaraan Dinas, Kapolres Blora Lakukan Pengecekan
  • Vaksinasi COVID-19 di Bojonegoro Dilaksanakan Mulai Februari 2021
  • Tergerus Aliran Sungai, Satu Rumah Warga Sumberagung Banjarejo Blora Terancam Longsor
  • Bupati Bojonegoro Serahkan Bantuan Kendaraan Roda Tiga pada Kelompok Bank Sampah
  • Widijono, Pencipta Logo Kabupaten Bojonegoro Wafat

Opini

Tuntas Stunting Untuk Investasi Bangsa

"Tulisan ini menyembung tulisan saya terdahulu terkait penanganan stunting atau tengkes."
 
 
Dari riset gizi tahun 2019, di Indonesia besaran prevalensinya stunting 27,67 persen, sedangkan di Bojonegoro data dari Dinas Kesehatan sebesar 7,45 persen.
 
 
Dari  Ramalan Jayabaya, Raja Kediri (1135-1157), menyebut akan datangnya orang cebol menjajah tanah Jawa dalam waktu singkat, seumur jagung. Prediksi itu sering dikaitkan penjajahan bangsa Jepang di Indonesia tahun 1942-1945. Di masa itu, postur orang Jepang pendek. Tapi ramalan ini saat ini sudah tidak sesuai lagi.
 
Data Human Height yang disusun Max Roser dan kawan-kawan, Mei 2019 menunjukkan, tinggi rata-rata laki-laki Jepang yang berumur 18 tahun mencapai 170,82 sentimeter. itu lebih tinggi dari rata-rata tinggi laki-laki Indonesia yang hanya 163,55 sentimeter.
 
Di Asia Tenggara, tinggi rata-rata laki-laki Indonesia pun tertinggal dibandingkan negara lain, dengan pertumbuhan ekonomi atau kesejahteraan baik, termasuk Vietnam, yang mencapai 164,45 sentimeter. Laki-laki Singapura jadi pemegang rekor di ASEAN dengan tinggi rata-rata 172,57 sentimeter.
 
Di negara-negara Asia dengan kesejahteraan baik, rata-rata tinggi penduduknya bisa menyamai bahkan melebihi rata-rata tinggi manusia dewasa global yang mencapai 171 sentimeter, untuk laki-laki, dan 159 sentimeter bagi perempuan.
Makanan bergizi dan lingkungan baik nyatanya membuat bangsa-bangsa dari ras Mongoloid bisa setinggi ras Kaukasoid.
 
 
 
 
 
Genetika menentukan tinggi badan optimal seseorang. Namun, studi Mercedes de Onis dan kawan-kawan, yang dipublikasikan di jurnal Public Health Nutrition, 2012, menunjukkan, bayi dan anak dari ras berbeda yang mendapat asupan gizi cukup dan lingkungan baik, punya tinggi badan hampir sama.
 
“Dalam lima tahun pertama, pertumbuhan ideal anak ditentukan gizi, pengasuhan, dan lingkungan.” Lingkungan baik yang mendukung pertumbuhan optimal anak itu, antara lain, berupa tersedianya sumber air bersih, sanitasi baik, jauh dari ancaman aneka penyakit infeksi, hingga bebas dari asap rokok dan polusi udara.
 
Jika gizi berperan utama dalam lima tahun pertumbuhan anak, genetika umumnya baru berperan di masa akhir perkembangan anak atau menjelang masa pubertas. Itu berarti, orangtua pendek berpeluang memiliki anak dengan tinggi badan optimal.
 
Sesuai dengan prinsip Algorithm Base Medicine, miskonsepsi peran genetika dalam penentu tinggi badan seseorang banyak ditemukan di Asia. Orang Asia kecil dan pendek umumnya menganggap tak bisa menyamai orang Eropa dan Amerika Utara yang tinggi besar. Studi membantah konsepsi itu. Orang Korea Selatan, China, dan Jepang, laki-laki atau perempuan, kini bisa bertinggi badan sama dengan orang Eropa atau Amerika Utara.
 
“Pola makan warga Asia tetap bisa memenuhi kebutuhan gizi untuk tumbuh kembang anak.” Namun, mutu nutrisi  dan kuantitas makanan tetap menjadi perhatian. Kebutuhan gizi anak tak bisa hanya dipenuhi dari jumlah makanan yang dikonsumsi, tetapi harus mengandung zat gizi sesuai kebutuhan anak.
 
 
 
 
Gizi untuk Investasi
 
Meski zat gizi jadi penggerak utama pertumbuhan anak. Banyak orang tua kurang peduli atas terpenuhi atau tidaknya kebutuhan gizi anak. Banyak orang tua puas jika anaknya makan banyak. Padahal, kini malagizi atau kekurangan zat gizi mikro jadi ancaman pertumbuhan anak.
Saat ini, separuh anak dunia kekurangan zat gizi mikro, terutama seng (Zn), besi (Fe), yodium (I), folat, dan vitamin A. Karena jumlahnya kecil, saat tak tercukupi bisa berdampak parah, sesuai hasil Riset di Rumah Sakit Anak Southampton, Inggris, 2019.
 
Zat gizi mikro itu berperan dalam produksi hormon, enzim dan zat penting lain yang berguna bagi tumbuh kembang anak. Malagizi berdampak sama burukya dengan berat badan kurang akibat kekurangan energi atau berat badan berlebih akibat kelebihan kalori. Malagizi bisa terjadi pada siapa pun, termasuk kelompok masyarakat dengan ekonomi baik, terdidik,.
 
Di Indonesia, situasi itu kian kompleks karena tingginya jumlah anak tengkes (stunting). Selama 1,5 dasawarsa terakhir, 1 dari 3 anak balita Indonesia mengalami tengkes atau tubuhnya lebih pendek daripada tinggi badan seharusnya sesuai umur.
 
 
 
Stunting ialah cerminan buruknya gizi anak yang tak hanya berdampak pada tinggi badan, tetapi juga perkembangan otak dan organ tubuh lain. Stunting berdampak besar bagi pembangunan ekonomi, meningkatkan biaya kesehatan, dan melanggengkan kemiskinan.
Stunting atau  tengkes umumnya terjadi setelah anak lepas dari masa pemberian air susu ibu (ASI) eksklusif selama 6 bulan pertama hingga umur 2 tahun. Padahal, masa ini ialah fase emas pertumbuhan fisik dan otak anak yang menentukan kesejahteraan dan produktivitas di masa depan.
 
Selepas ASI eksklusif, anak mulai mengenal makanan padat. Namun, banyak orangtua memberi bayinya makanan orang dewasa yang dilembutkan atau ditambah air. Model makanan yang jelas tak memenuhi kebutuhan gizi anak itu umumnya diperoleh dari tradisi keluarga terdahulu atau masyarakat sekitarnya.
 
Di sisi lain, banyak orangtua atau pengasuh anak tak sabar dengan sikap anak yang pilih-pilih makanan. Akibatnya, anak makan yang itu-itu saja atau kandungan gizinya tak lengkap dan seimbang. Sikap pilih-pilih makanan terjadi pada semua anak agar orangtua lebih telaten menyajikan makanan demi menarik minat anak. Salah satu penyebab tingginya tengkes di Indonesia adalah kurangnya asupan protein hewani. Kebutuhan tubuh akan protein hewani tak bisa disubstitusi oleh protein nabati.
 
Susu, telur, dan daging adalah sumber protein hewani yang baik, Telur dan ikan ialah sumber protein hewani yang relatif murah dan mudah diakses warga. Namun, kurangnya pengetahuan membuat sumber protein hewani yang dekat warga itu tak terkonsumsi dengan baik.
 
Terpenuhinya gizi anak, termasuk penuntasan persoalan tengkes (stunting) di Indonesia, jadi investasi masa depan bangsa. Jadi, pemenuhan gizi anak dengan makanan beragam yang mengandung gizi lengkap dan seimbang menjadi tugas kita bersama. */imm)
 
*) Penulis: Pengamat Kesehatan Masyarakat, tingggal di Ngumpakdalem Bojonegoro, Jawa Timur
 
 
Berita Terkait

Videotorial

Video: Kapolres Bojonegoro Sampaikan Ucapan Selamat Natal 2020 dan Tahun Baru 2021

Videotorial

Video: Kapolres Bojonegoro Sampaikan Ucapan Selamat Natal 2020 dan Tahun Baru 2021

Kapolres Bojonegoro, AKBP Eva Guna Pandia SIK MM MH, beserta staf dan jajaran sampaikan ucapan Selamat Hari Natal 2020 dan ...

Berita Video

Video Prosesi Pemakaman Positif Corona Asal Kecamatan Sumberrejo Bojonegoro

Berita Video

Video Prosesi Pemakaman Positif Corona Asal Kecamatan Sumberrejo Bojonegoro

Bojonegoro - Seorang warga Kabupaten Bojonegoro, yang berstatus positif terkonfirmasi virus Corona (Covid-19), pada Sabtu (11/07/2020), sekitar pukul 01.30 WIB ...

Teras

2020, di Bojonegoro Telah Terjadi 16 Kasus Orang Tersengat Listrik, Korban Jiwa 18 Orang

Peristiwa Orang Tersengat Listrik

2020, di Bojonegoro Telah Terjadi 16 Kasus Orang Tersengat Listrik, Korban Jiwa 18 Orang

Bojonegoro - Berdasarkan data yang di himpun media ini, bahwa sejak Januari 2020 hingga Rabu (14/10/2020) hari ini, di Kabupaen ...

Opini

Keterbukaan Data Pasien di Rumah Sakit

Opini

Keterbukaan Data Pasien di Rumah Sakit

"Tulisa ini mencoba menanggapi peristiwa di akhir tahun 2020, di mana ada rumah sakit (RS) swasta di Indonesia yang dituntut ...

Quote

Tuntunan Ibadah Salat Tarawih di Rumah Saja, saat Pandemi Covid-19

Quote Islami

Tuntunan Ibadah Salat Tarawih di Rumah Saja, saat Pandemi Covid-19

KONDISI mewabahnya virus Corona (Covid-19) dalam bulan Ramadan ini tidak mengalami penurunan, bahkan semakin meningkat, maka untuk mencegah bahkan memutus ...

Sosok

Cerita Pratama Arhan Alif Rifai, Pemain Timnas U-19 Indonesia, Anak Pedangang Sayur di Blora

Sosok

Cerita Pratama Arhan Alif Rifai, Pemain Timnas U-19 Indonesia, Anak Pedangang Sayur di Blora

Blora - Pemain muda klub Liga 1 PSIS Semarang asal Kabupaten Blora, Pratama Arhan Alif Rifai, mendapat beberapa kesempatan baru ...

Eksis

Komunitas Pajero Indonesia Bangun Sebuah Masjid Tidak Layak di Desa Pragelan, Bojonegoro

Komunitas Pajero Indonesia Bangun Sebuah Masjid Tidak Layak di Desa Pragelan, Bojonegoro

Bojonegoro - Komunitas Pajero Indonesia Bersatu (PIB), kembali menggelar bakti sosial dengan melakukan pembangunan sebuah masjid yang kurang layak yang ...

Infotorial

Energi di Tengah Pandemi

Energi di Tengah Pandemi

Lebaran tahun ini terasa berbeda untuk Siti Mahmudah. Ia tidak bisa berkunjung ke rumah sanak saudara untuk bersilaturahmi. Juga tidak ...

Berita Foto

Foto Tembok Jembatan Glendeng, Penghubung Tuban-Bojonegoro yang Alami Retak

Jembatan Glendeng Retak

Foto Tembok Jembatan Glendeng, Penghubung Tuban-Bojonegoro yang Alami Retak

Bojonegoro - Tembok penahan pada Jembatan Glendeng, yang membentang di atas Sungai Bengawan Solo, yang berada di Desa Simo Kecamatan ...

Feature

Di Tengah Pandemi COVID-19, Warung Semok Ikan Gloso Bojonegoro Tetap Ramai Pembeli

Wisata Kuliner

Di Tengah Pandemi COVID-19, Warung Semok Ikan Gloso Bojonegoro Tetap Ramai Pembeli

Bojonegoro - Di Kabupaten Bojonegoro, ada sebuah warung yang cukup fenomenal. Namanya Warung Semok Mbak Sumi, yang menawarkan menu spesial ...

Religi

Tata Cara Salat Idulfitri di Rumah saat Pandemi Virus Corona

Oase Ramadan

Tata Cara Salat Idulfitri di Rumah saat Pandemi Virus Corona

KARENA pelaksanaan salat idulfitri berjamaah di tanah lapang atau di masjid rentan mengorbankan kepentingan yang lebih utama, yaitu memutus rantai ...

Pelesir

Objek Wisata Guyangan Park Bojonegoro, Mulai Ramai Dikunjungi Wisatawan

Wisata

Objek Wisata Guyangan Park Bojonegoro, Mulai Ramai Dikunjungi Wisatawan

Bojonegoro - 'Guyangkan Park' adalah salah satu objek wisata terbaru di Kabupaten Bojonegoro. Lokasinya berada di kawasan hutan milik Perhutani, ...

Hiburan

Produser Film Internasional, Setting Lokasi di Bojonegoro

Produser Film Internasional, Setting Lokasi di Bojonegoro

Bojonegoro - Proses preproduksi film internasional berjudul Autobiography, kerja sama produksi antara sineas Indonesia dengan sineas Polandia, Perancis, Jerman dan ...

Statistik

Hari ini

578 kunjungan

830 halaman dibuka

73 pengunjung online

Bulan ini

51.148 kunjungan

73.773 halaman dibuka

Tahun ini

51.148 kunjungan

73.773 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 853.479

Indonesia: 30.675

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015

1610940301.807 at start, 1610940302.1229 at end, 0.31590008735657 sec elapsed