News Ticker
  • Awal 2026, Perkara Cerai di PA Bojonegoro Meningkat, Istri Dominasi Gugatan
  • Puluhan Sapi Terjangkit (PMK), Disnakkan Lakukan Pengawasan Ketat
  • Pleret, Jajalan Tradisional Langka yang Gurih dan lembut
  • Ribuan Nahdliyin Bojonegoro Ikuti Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang
  • Harga Emas Antam Awal Pekan Ini Naik Rp 20.000 jadi Rp 2.940.000 per Gram
  • Pentingnya Screening Kesehatan Secara Rutin
  • 9 Februari dalam Sejarah, Ada Hari Pers Nasional
  • Perkiraan Cuaca Senin, 09 Februari 2026
  • Kodim 0813 Bojonegoro Gelar Donor Darah dan Layanan Kesehatan Gratis Sambut HUT ke-80 Persit KCK
  • Wamenkop RI Farida Farichah Resmikan KDKMP Desa Ngraseh, Bojonegoro
  • Ini Tips agar Minggu Anda Lebih Produktif
  • 8 Februari dalam Sejarah
  • Polres Bojonegoro Gelar Ramp Check Bus AKAP di Sembilan Pool, Persiapan Jelang Operasi Ketupat
  • Momentum Operasi Keselamatan Candi 2026, Polres Blora Gelar Jumat Berkah
  • Datang di Bojonegoro, Mahasiswa Perminyakan ITB Belajar dari Lapangan Banyu Urip
  • Reses Anggota DPRD Bojonegoro Sudiyono, Dorong Warga Dapilnya Aktif Pengusus Koperasi Desa Merah Putih
  • Kasus PMK Kembali Merebak di Bojonegoro, 86 Ekor Sapi Terinfeksi dan 6 Ekor Mati
  • Pemerintah Tekankan Koordinasi Lintas Daerah demi Percepatan Penurunan Stunting Nasional 2026
  • Tak Perlu Mahal, Ini 5 Olahraga Murah dan Ringan yang Bisa Dilakukan di Rumah
  • Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp 64.000 jadi Rp 2.920.000 per Gram
  • 7 Februari dalam Sejarah
  • Kecelakaan di Balen, Bojonegoro, Seorang Guru Ponpes Attanwir, Meninggal Dunia
  • Reses DPRD Bojonegoro, Sigit Kushariyanto Fokus Infrastruktur dan Pertanian
  • Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan Dini Hari, Terasa hingga Bojonegoro
Kelompok Ternak di Desa Jono Temayang, Bojonegoro, Olah Kotoran Sapi Menjadi Biogas

Kelompok Ternak di Desa Jono Temayang, Bojonegoro, Olah Kotoran Sapi Menjadi Biogas

Bojonegoro - Kelompok Peternakan Kedung Gondang di Desa Jono Kecamatan Temayang Kabupaten Bojonegoro, berhasil mengolah kotoran sapi menjadi biogas yang ramah lingkungan, sehingga anggota kelompok tersebut dan beberapa masyarakat sekitar, tidak lagi menggunakan elpiji untuk keperluam memasak setiap hari.
 
 
Selain menghemat pengeluaran, limbah atau ampas dari proses pembuatan biogas tersebut juga bisa dimanfaatkan untuk pupuk tanaman.
 
Salah satu anggota Kelompok Ternak Kedung Gondang, Muji (55), kepada awak media ini Senin (13/07/2020), menuturkan bahwa dirinya bersama anggota kelaompok ternak di desanya mengolah kotoran sapi yang berasal dari puluhan sapi yang dikelola oleh Kelompok Ternak Gedung Gondang, menjadi biogas sejak kurang lebih 1 tahun lalu.
 
"Dengan adanya biogas ini setidaknya bisa membantu warga, khususnya para anggota kelompok dalam hal kebutuhan gas untuk memasak," tutur Muji.
 
 
 
Muji, yang juga selaku Kepala Dusun Muncaran Desa Jono tersebut menambahkan bahwa alat atau instalasi untuk proses pembuatan biogas (digester) didapat kelompoknya berkat bantuan dari ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bojonegoro, dan saat ini mampu mengaliri kebutuhan gas untuk sekitar 16 kepala keluarga atau rumah.
 
"Untuk kapasitas kotoran ternak dengan volume 6 meter kubik, bisa untuk mengaliri gas 6 rumah, sementara dengan volume 12 meter kubik, kurang lebih bisa mengaliri sekitar 10 rumah." tutur Muji.
 
 
 

Salah satu warga Desa Jono Kecamatan Temayang, Jiatun (53) yang menggunakan biogas untuk memasak. Senin (13/07/2020)

 
Salah satu warga Desa Jono RT 007 RW 002 Kecamatan Temayang, Jiatun (53) yang rumahnya berdekatan dengan lokasi pengolahan biogas Kelompok Ternak Kedung Gondang merasa bersyukur degan adanya biogas bantuan dari kelompok ternak tersebut. Meskipun dirinya bukan merupakan anggota kelompok tersebut namun dirinya mendapatkan bantuan aliran biogas.
 
"Alhamdulillah dengan adanya bio gas ini sangat membantu saya, yang dulunya saya kalau memasak menggunakan kayu bakar sekarang dengan adanya bio gas lebih mudah dan tidak perlu keluar biaya lagi alias gratis, sehingga menghemat pengeluaran untuk kebutuhan memasak keluarga saya." tuturnya.
 
 
 
Sementara itu, Pejabat (Pj) Kepala Dinas Peternakan dan Pewrikanan (Disnakan) Kabupaten Bojonegoro, drh Catur Rahayu K MSi, saat mendampingi Bupati Bojonegoro, Dr Hj Anna Muawanah, dalam kunjungan lapangan dan pembinaan kelompok ternak dan perikanan di Desa Jono Kecamatan Temayang, mengatakan bahwa sektor peternakan dan perikanan mempunyai peranan strategis sebagai penyedia pangan rakyat, terutama protein hewani. Disamping itu juga untuk mewujudkan kedaulatan dan kemandirian pangan terutama bahan pangan asal ternak dan ikan.
 
"Limbah peternakan khususnya kotoran sapi juga dapat menjadi bahan baku industri bio energi." kata drh Catur Rahayu. (dan/imm)
 
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka ?

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka ?

Surabaya - Ketegangan perang dagang (trade war) antara Amerika Serikat dan China kembali memanas pada tahun 2025. Situasi ini seperti ...

Quote

Bagaimana Ucapan Idulfitri yang Benar Sesuai Sunah Rasulullah

Bagaimana Ucapan Idulfitri yang Benar Sesuai Sunah Rasulullah

Saat datangnya Hari Raya Idulfitri, sering kita liha atau dengar ucapan: "Mohon Maaf Lahir dan Batin, seolah-olah saat IdulfFitri hanya ...

Sosok

Pratikno, di Mata Mantan Bupati Bojonegoro, Kang Yoto

Sosok

Pratikno, di Mata Mantan Bupati Bojonegoro, Kang Yoto

Bojonegoro - Salah satu putra terbaik asal Bojonegoro, Prof Dr Pratikno MSoc Sc, pada Minggu malam (20/10/2024) kembali dipilih menjadi ...

Eksis

Latihan Serius Berujung Manis, Nyafica Juarai Lomba Bertutur tentang Nilai Hidup Orang Samin

Latihan Serius Berujung Manis, Nyafica Juarai Lomba Bertutur tentang Nilai Hidup Orang Samin

Bojonegoro - Pemkab Bojonegoro menggelar Lomba Bertutur tingkat Kabupaten. Lomba ini berakhir pada Jumat (31/10/2025) kemarin. Sepuluh finalis bersaing memperebutkan ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Hari Jadi Bojonegoro Ke-348

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, telah mengagendakan sejumlah acara untuk memperingati Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro (HJB) ke-348 yang jatuh ...

Hiburan

Pleret, Jajalan Tradisional Langka yang Gurih dan lembut

Pleret, Jajalan Tradisional Langka yang Gurih dan lembut

Bojonegoro- Di tengah maraknya camilan modern, beberapa jajanan pasar tradisional Indonesia mulai sulit ditemui. Salah satunya adalah kue pleret, makanan ...

1770632660.5633 at start, 1770632663.1847 at end, 2.6214740276337 sec elapsed