News Ticker
  • Sejumlah Kereta Api Alami Keterlambatan karena Banjir di Jalur Karangjati–Gubug, PT KAI Minta Maaf
  • Seorang Pemuda Terduga Pelaku Curanmor asal Lamongan Diamankan Warga Kepohbaru, Bojonegoro
  • Harga Emas Antam Awal Pekan Ini Turun Tipis Rp 14.000 jadi Rp 2.940.000 per Gram
  • Pemprov Jatim Pererat Kerja Sama dengan Swedia, Fokus Transportasi hingga Beasiswa Kedokteran
  • Review Film The Secret Agent, Menziarahi Kabut Sejarah dalam Kesunyian
  • Tingkatkan Literasi Global, Dispusip Bojonegoro Jajaki Kerjasama Program ‘English Corner’ dengan Konsulat AS
  • Tak Lagi Bakar Jerami, Petani Luwihaji Bojonegoro Kini Racik Dekomposer Sendiri demi Kesuburan Tanah
  • Indonesia-Norwegia Buka Kran Pendanaan Lingkungan Fase 4: Rakyat Kini Bisa Jadi Aktor Utama Mitigasi Iklim
  • Pentingnya Edukasi Seksual Sejak Dini Jadi, Lindungi Remaja dari Risiko Digital
  • Inilah Langkah Medis dan Alami untuk Membersihkan Paru-Paru bagi Mantan Perokok
  • 15 Februari dalam Sejarah
  • Hati-hati! Lewat Skema Phising, Akun Instagram Bisa Dibajak Kurang dari 3 Menit
  • Dipimpin Bupati Wahono, Pemkab Bojonegoro Gelar Bersih-Bersih Serentak Wujudkan Lingkungan ASRI
  • Naik Rp 50.000, Harga Emas Antam Hari Ini jadi Rp 2.954.000 per Gram
  • Pemkab Bojonegoro dan BPS Siapkan Sensus Ekonomi 2026, Inovasi Strategis untuk Pembangunan Daerah
  • Tabrakan Motor di Temayang, Bojonegoro, Seorang Pemotor Meninggal, Seorang Lainnya Luka-Luka
  • Kemenhut Amankan Tersangka Pemilik Satwa Dilindungi di Sulawesi
  • 14 Februari dalam Sejarah
  • Turun Rp 43.000, Harga Emas Antam Hari Ini Rp 2.904.000 per Gram
  • Pemkab Bojonegoro Mulai Verifikasi dan Validasi DTSEN Serentak di Seluruh Desa
  • Polisi Ringkus Pria Asal Bojonegoro Curi 16 Kilogram Cabe di Blora
  • Satpol PP Bojonegoro Gelar Patroli di Traffic Light Jambean, Amankan Pengamen dan Lakukan Pembinaan
  • Harapan Menetas dari Program Gayatri di Desa Mori, Bojonegoro
  • Review Film 5 Centimeters per Second Versi Live-Action yang Sukses Memperkaya Kisah Klasik Makoto Shinkai
Sesosok Jasad yang Masih Utuh Ditemukan di Pemakaman Masjid Darussalam Bojonegoro

Sesosok Jasad yang Masih Utuh Ditemukan di Pemakaman Masjid Darussalam Bojonegoro

Bojonegoro - Sesosok jasad atau jenazah, yang dimakamkan di tempat pemakaman khusus bagi jemaah Masjid Darussalam Kota Bojonegoro, yang berada di Desa Kauman Kecamatan Bojonegoro Kota Kabupaten Bojonegoro, pada Selasa (05/01/2021) sore, ditemukan masih dalam kondisi utuh.
 
 
Jasad tersebut didapati oleh petugas penggali kubur saat sedang menggali kubur untuk memakamkan jemaah masjid yang meninggal dunia.
 
Selanjutnya, jasad yang masih utuh tersebut oleh para penggali kubur tersebut kembali diurug. Sementara untuk pemakaman warga yang meninggal, dicarikan tempat lain di lokasi pemakaman tersebut.
 
Belum diketahui secara pasti identitas jasad atau jenazah tersebut, karena saat hendak dilakukan penggalian, di lokasi tersebut tidak didapati adanya pathok atau nisan sebagai penanda, bahwa di lokasi tersebut ada jenazah yang telah dimakamkan. Namun diduga jasad atau jenazah tersebut telah dimakamkan lebih dari 20 tahun.
 
 
 

Petugas penggali kubur saat temukan sesosok jasad yang masih utuh di tempat pemakaman khusus bagi jemaah Masjid Darussalam Kota Bojonegoro. Selasa (05/01/2021). (foto: dan/beritabojonegoro)

 
Sumaji (57) warga Desa Kauman Kecamatan Bojonegoro Kota, yang merupakan salah satu penggali kubur tersebut menjelaskan bahwa penemuan jasad yang masih utuh tersebut bermula saat dirinya bersama rekan-rekannya sedang menggali kubur jemaah Masjid Darussalam Bojonegoro yang bernama Kuznaini, warga Desa Kauman RT 006 RW 001 yang meninggal dunia.
 
Sumaji mengaku bahwa dalam proses penggalian tersebut mencapai kealaman kurang lebih 1 meter, dirinya kaget karena mendapati ada sesosok jasad atau jenazah yang masih dalam keadaan utuh dan kain kafannya tidak rusak.
 
"Pas menggali terus kelihatan jenazahnya. Masih utuh, kepalanya juga masih utuh. Terus saya tutup lagi," kata Sumaji.
 
Sumaji mengungkapkan bahwa saat dirinya bersama rekan-rekan hendak menggali kubur, tidak mengetahui kalau di lokasi tersebut ada jenazah yang telah dimakamkan, karena tidak ada batu atau kayu nisan yang menandakan bahwa di lokasi tersebut ada jenazah yang telah makamkan.
 
"Pathok-nya kan tidak ada. Seandainya ada pathok-nya ya tidak mungkin sampai digali." kata Sumaji.
 
 
 
Saat ditanya terkait identitas dari jenazah tersebut Sumaji dan rekan-rekannya mengaku tidak tahu, karena nisannya tidak ada, sehingga tidak diketahui identitasnya, termasuk kapan jenazah tersebut dimakamkan juga tidak diketahui. Namun, dirinya menjelaskan bahwa sudah sejak kurang lebih 20 tahun, di lokasi tersebut tidak terdapat batu nisan.
 
"Mungkin sudah dimakamkan lebih dari 20 tahun. Karena di sini sejak 20 tahun lalu tidak ada pathok-nya. Sepertinya sudah tidak diurusi oleh keluarganya sehingga patok-nya hilang," tuturnya mengimbuhkan.
 
Sumaji menambahkan bahwa setelah mengetahui kondisi tersebut, dirinya bersama rekan-rekannya memutuskan untuk kembali menutup atau mengurug liang lahat yang telah digalinya tersebut, dan kembali menggali liang di lokasi lain untuk pemakaman warga yang baru meninggal.
 
"Ya langsung kita tutup lagi. Kalau diangkat kan harus dipindahkan. Ya kita menggali lagi di tempat lain," kata Sumaji.
 
 
 
 

Petugas penggali kubur saat temukan sesosok jasad yang masih utuh di tempat pemakaman khusus bagi jemaah Masjid Darussalam Kota Bojonegoro. Selasa (05/01/2021). (foto: dan/beritabojonegoro)

 
Sementara itu, Didik Sugianto (56) warga desa setempat yang juga selaku penggali kubur di tempat pemakaman tersebut mengatakan bahwa sebelumnya di tempat pemakaman tersebut dirinya bersama penggali kubur lainnya sudah beberapa kali pernah menemukan jenazah yang kondisinya utuh seperti saat ini.
 
"Sudah empat kali di sini saya menemukan kejadian jasad yang masih utuh. Kalau menemukan seperti itu ya kita urug kembali." kata Didik Sugianto.
 
 
 
Terpisah, Kepala Desa Kauman Kecamatan Bojonegoro Kota, Yulia Purwaningtyasari SE, saat dikonfirmasi awak media ini membenarkan bahwa hari ini ada warga di desanya yang bernama Kuznaini, warga RT 006 RW 001 yang meninggal dunia, yang rencananya dimakamkan di tempat pemakaman khusus bagi jemaah Masjid Darussalam Kota Bojonegoro.
 
"Memang betul ada warga desa kami yang meninggal dunia. Pak Kuznaini, warga RT 6, meninggal sebelum Asar," tutur Kades Kauman Yulia Purwaningtyasari, melalui sambungan telepon selulernya.
 
Saat ditanya tentang penemuan jasad yang masih utuh tersebut dirinya mengaku belum mendapatkan informasi tersebut. "Saya kok belum tahu ya. Saya coba tanyakan ke juru kuncinya dulu ya," kata Yulia Purwaningtyasari. (dan/imm)
 
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka ?

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka ?

Surabaya - Ketegangan perang dagang (trade war) antara Amerika Serikat dan China kembali memanas pada tahun 2025. Situasi ini seperti ...

Quote

Hati-hati! Lewat Skema Phising, Akun Instagram Bisa Dibajak Kurang dari 3 Menit

Teknologi

Hati-hati! Lewat Skema Phising, Akun Instagram Bisa Dibajak Kurang dari 3 Menit

Bojonegoro - Salah satu aplikasi media sosial (Medsos) Instagram, juga memiliki kerentanan keamanan, sehingga berpotensi diambil alih (dibajak) oleh orang ...

Sosok

Pratikno, di Mata Mantan Bupati Bojonegoro, Kang Yoto

Sosok

Pratikno, di Mata Mantan Bupati Bojonegoro, Kang Yoto

Bojonegoro - Salah satu putra terbaik asal Bojonegoro, Prof Dr Pratikno MSoc Sc, pada Minggu malam (20/10/2024) kembali dipilih menjadi ...

Eksis

Latihan Serius Berujung Manis, Nyafica Juarai Lomba Bertutur tentang Nilai Hidup Orang Samin

Latihan Serius Berujung Manis, Nyafica Juarai Lomba Bertutur tentang Nilai Hidup Orang Samin

Bojonegoro - Pemkab Bojonegoro menggelar Lomba Bertutur tingkat Kabupaten. Lomba ini berakhir pada Jumat (31/10/2025) kemarin. Sepuluh finalis bersaing memperebutkan ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Hari Jadi Bojonegoro Ke-348

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, telah mengagendakan sejumlah acara untuk memperingati Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro (HJB) ke-348 yang jatuh ...

1771263859.9169 at start, 1771263860.3903 at end, 0.47346496582031 sec elapsed