Kebangkitan Persibo
Hasil Pertemuan Tim Khusus, Persibo Bentuk Badan Hukum Baru
Sabtu, 05 Desember 2015 21:00 WIBOleh Moh Rizha Setyawan
Oleh Moh Rizha Setyawan
Kota – Tim Khusus kebangkitan Persibo menggelar pertemuan hari ini, Sabtu (05/12). Pertemuan ini seperti yang sudah direncanakan sebelumnya sebagaimana yang disampaikan Ketua Tim Khusus Abdullar Umar saat aksi damai Boromania Rabu (02/12) lalu.
Pertemuan tersebut digelar mulai pukul 13.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB, bertempat di salah satu rumah makan (restoran) yang terletak di kawasan jalan Gajah Mada Bojonegoro.
Selain Abdullah Umar, selaku ketua tim khusus, turut hadir Muhammad Nuryahya atau lebih akrab dipanggil Yayak yang mewakili Manajemen Persibo, Arif Bondet mewakili suporter Boromania, Arief Setiawan mewakili suporter Curva Nord 49, Imam Nurcahyo dari unsur KONI, Abul Mustajib dari Askab PSSI Bojonegoro, dan Kusbiyanto dari Pemkab Bojonegoro. Selain itu hadir juga Khoirul Anam, Kafrawi dan Mochamad Ludfi dari Komisi C DPRD Bojonegoro.
Agenda utama pertemuan tersebut adalah membahas tentang pembentukan legalitas atau badan hukum Persibo.
Sempat muncul dua opsi, apakah badan hukum Persibo nantinya dibentuk dengan mengubah Akta Pendirian PT. Persibo Bojonegoro Mandiri atau dengan cara membentuk badan hukum (perseroan) baru.
Untuk memutuskan opsi mana yang akan diambil, ketua tim memberikan waktu kepada semua yang hadir untuk menyampaikan saran dan masukannya, termasuk soal sisi positif dan negatif masing masing opsi.
Setelah semua peserta rapat menyampaikan pertimbangan-pertimbangannya, akhirnya diputuskan, bahwa badan hukum Persibo akan dibentuk dengan membuat Akta Pendirian yang baru.
Ketua tim Khusus Abdullah umar, ketika ditanya oleh BeritaBojonegoro.com (BBC) membenarkan itu. "Dalam rapat tadi telah diputuskan bahwa legalitas Persibo akan dibentuk dengan membuat Akte Pendirian baru,” demikian kata dia.
Masih menurut Abdullah Umar, pembuatan Akta Pendirian baru lebih mudah dilakukan, dibanding dengan melakukan perubahan terhadap akte pendirian PT. Persibo Bojonegoro Mandiri.
Lebih lanjut Abdullah Umar menjelaskan, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan di kemudian hari, manajemen bersama-sama anggota tim khusus telah mempersiapkan langkah-langkah antisipasi. “Untuk meminimalisir kemungkinan timbulnya permasalahan di kemudian hari,” terangnya.
Dalam rapat tadi juga telah diputuskan nama-nama pemegang saham sekaligus yang akan duduk dalam manajemen Persibo nantinya. Yaitu Abdullah Umar (ketua/CEO), Sukur Priyanto (wakil ketua I), Kafrawi (Wakil Ketua II), Khoirul Anam (Sekretaris), Mochamad Ludfi (Wakil Sekretaris) Sally Atiyasasmi (Bendahara).
Dengan terbentuknya manajemen baru, dalam rapat tersebut juga telah diputuskan bahwa paling lambat dalam jangka waktu 7 hari, manajemen harus sudah melakukan rapat persiapan pembuatan Akta.
“Ditargetkan sebelum akhir tahun ini sudah rampung,” pungkas Abdullah Umar. (zha/moha)































.md.jpg)






