Kejuaraan Terbuka Binaraga se-Jawa Timur
Manan Raih Juara Pertama dan Dianugerahi Best Muscle
Minggu, 06 Desember 2015 18:00 WIBOleh Mulyanto
Oleh Mulyanto
Kota - Binaragawan asal Bojonegoro, Manan, meraih prestasi terbaik dalam Kejuaraan Terbuka Binaraga se-Jawa Timur memperebutkan Piala KONI Kota Surabaya. Dalam partai final pada Minggu (06/12) siang tadi, yang digelar di Gelanggang Remaja, Jalan Bogen No. 1, Kota Surabaya, binaragawan Manan merebut juara pertama pada kelas 75 kilogram. Bahkan, dia juga dianugerahi sebagai Best Muscle (otot terbaik).
Selama kejuaraan binaragawan Manan belum terkalahkan. Pada partai final, dia mengandaskan binaragawan Rizky asal Tulungagung, yang menduduki peringkat kedua, dan binaragawan Asep dari Surabaya, yang menduduki peringkat ketiga.
Dewan juri yang menilai penampilan fisik binaragawan memberikan nilai tertinggi kepada Manan, mulai dari massa otot, simetri tubuh, definisi otot, serta penampilan yang mencakup koreografi, musik, dan tema.
Sementara, binaragawan asal Bojonegoro lainnya, yakni Rian Anton atau Aden, yang bertanding pada kelas diatas 75 kilogram, berhasil menduduki juara kedua. Lalu, Jian, yang bertanding pada kelas 70 kilogram, hanya meraih juara keempat.
Dalam Kejuaraan Terbuka Binaraga se-Jawa Timur di Gelanggang Remaja, Surabaya, itu dipertandingkan beberapa kelas. Mulai dari kelas 55 kilogram, 60 kilogram, 65 kilogram, 70 kilogram, 75 kilogram, 80 kilogram hingga kelas diatas 80 kilogram.
Ketua Pengurus Cabang PABBSI (Persatuan Angkat Berat, Binaraga, Angkat Besi Seluruh Indonesia) Kabupaten Bojonegoro, Zubaidi Aptnh SH MSi, kepada BBC (beritabojonegoro.com) mengatakan, dirinya bangga dengan prestasi yang diraih Manan dan atlet binaraga Bojonegoro lainnya.
Namun, meski saat ini Manan masih unggul dikelasnya, tantangan untuk dia dan para atlet binaraga Bojonegoro umumnya, semakin berat. Sebab, atlet binaragawan muda daerah lain, terutama yang jadi juara dalam Porprov tahun lalu, kini perkembangannya cukup pesat.
"Manan dan atlet lainnya perlu latihan lebih berat lagi. Karena atlet-atlet muda daerah lain mulai hebat," jelas Obed, panggilan akrab Zubaidi.
Zubaidi juga menambahkan, PABBSI Bojonegoro sangat berharap Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dapat memberikan perhatian lebih kepada para atlet yang berprestasi. Sebab, godaan untuk diajak pindah ke daerah lain semakin gencar.
"Semoga kepengurusan KONI Bojonegoro yang baru dapat memperjuangkan harapan para atlet, khususnya mereka yang berpestasi," harap Obed. (mol/tap)
*) Foto Manan saat tampil disebuah event































.md.jpg)






