News Ticker
  • Bupati Blora Lantik 5 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Tempat Pemrosesan Akhir Sampah
  • Selesai Dikarantina, 3 Pekerja Migran yang Dipulangkan dari Malaysia Kembali ke Bojonegoro
  • Belum Gajian? Yuk, Simak Enam Promo Tanggal Tua dari ShopeePay!
  • Bendungan Gongseng di Temayang, Bojonegoro, Mulai Dilakukan Pengisian Awal
  • Modus Jualan Madu, Seorang Pria Terekam CCTV Curi Laptop dan HP di Diskoperindag Tuban
  • Umat Konghucu Tuban Gelar Sembahyang Kue Bulan di Kelenteng Kwan Sing Bio
  • Gubernur Jateng Ganjar Pranowo Minta Blora Waspadai Klaster Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka
  • Resensi Buku: Titik Nol, Makna Sebuah Perjalanan
  • EMCL Sabet 4 Gelar Platinum di ISDA Awards 2021
  • Kejaksaan Negeri Blora Geledah Kantor Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM
  • Polres Bojonegoro Laksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Semeru 2021
  • Tampil di TMII, Sandur Milenial Bojonegoro Pentaskan 'Bojonegoro Wis Nglenyer'
  • Sungai Bengawan Solo di Bojonegoro Tercemar, Pegiat Lingkungan Gelar Aksi Protes
  • Resensi Buku: Ketika Rembulan Insecure
  • Menteri Desa PDDT Dorong Pengembangan BUMDes dan Desa Wisata di Blora
  • Datang ke Blora, Menteri Desa PDDT Kunjungi Wisata 'Sumuir Angguk' di Desa Nglobo
  • EMCL: Gas Flare Lapangan Bayu Urip yang Dikeluhkan Warga Kondisinya Sudah Normal
  • Ditabrak Bus, 2 Orang Pengendara Motor di Ngraho, Bojonegoro, Meninggal Dunia di TKP
  • Jelang Porprov 2022, KONI Bojonegoro Gelar Workshop Bersama Pengurus Cabang Olahraga
  • Polres Bojonegoro Gelar Latihan Pra Operasi Patuh Semeru 2021
  • Pemkab Bojonegoro Siapkan BPNT Daerah bagi Warga yang Belum Terima Bantuan dari Kementerian
  • Pemkab dan Kejari Bojonegoro Tandatangani MoU Terkait Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara
  • Polantas Bojonegoro Asuh 55 Anak Yatim Terdampak COVID-19
  • Pasang Surut Bisnis Tak Terelakkan, ShopeePay Talk Ingatkan Pebisnis Pemula Hindari Kesalahan Umum Berbisnis

Jembatan Glendeng Penghubung Bojonegoro-Tuban Ditutup, Jasa Perahu Penyeberangan Ketiban Rezeki

Tuban - Jembatan Glendeng, yang membentang di atas Sungai Bengawan Solo, yang menghubungkan Desa Simo, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban dan Desa Kalirejo, Kecamatan Bojonegoro Kota, pada Kamis (09/09/2020) pukul 00.00 WIB, kembali ditutup total, baik untuk kendaraan roda dua maupun kendaraan roda empat, karena akan mulai dilakukan perbaikan.
 
 
Penutupan jembatan tersebut memberikan rezeki tersendiri bagi warga sekitar, baik warga Desa Simo, Kecamatan Soko, maupun warga Desa Kalirejo, Kecamatan Bojonegoro, yang memanfaatkan kondisi tersebut untuk mengoperasikan jasa perahu penyeberangan tradisional menggunakan perahu kayu bermesin, yang dikenal dengan istilah tambangan.
 
Menurut penelusuran awak media ini, untuk perahu yang dioperasikan warga Desa Simo, Kecamatan Soko, dalam sehari bisa meraup omzet sekitar Rp 2,5 juta, sementara perahu yang dioperasikan warga Desa Kalirejo, Kecamatan Bojonegoro, merapu omzet sekitar Rp 1,2 juta, karena perahu yang digunakan lebih kecil.
 
 
Salah satu pengelola jasa perahu penyeberangan, Herman, warga Desa Kalirejo, Kecamatan Bojonegoro, kepada awak media ini Senin (13/09/2021) mengaku dirinya bersama rekan-rekannya mengoperasikan perahu penyeberangan sudah selama empat hari atau sejak penutupan jembatan tersebut.
 
Menurutnya, perahu kecil tersebut ia sewa bersama rekan-rekannya seharga Rp 125 ribu per hari. Dalam operasinya, perahu tersebut diawaki oleh empat orang, terdiri dari seorang juru mesin, dan tiga penarik tali tambang perahu.
 
"Perahu yang kami sewa ini lebih kecil daripada yang digunakan oleh penambang dari Desa Simo. Paling banyak perahu kami cuma muat 9 samapi 10 penumpang bermotor," kata Herman. Senin 13/9/2021.
 
 

Jasa perahu penyeberangan tradisional di Jembatan Glendeng, yang menghubungkan Desa Simo, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban dan Desa Kalirejo, Kecamatan Bojonegoro Kota. (foto: dan/beritabojonegoro)

 
 
Herman menjelaskan untuk jasa penyeberangan tersebut tiap-tiap penumpang yang mengendarai sepeda motor dikenai tarif sebesar Rp 3.000. Sementara untuk pengendara sepeda cukup membayar Rp 1000 saja.
 
"Khusus untuk anak sekolah, kami tidak memungut ongkos. Anak sekolah gratis." kata Herman.
 
Herman juga menjelaskan bawah dalam sehari, jasa penyeberangan tambangan dibagi dua sif kerja, masing-masing sif diawaki 4 orang, sehingga total ada 8 orang. Untuk sif pertama mulai pukul 05.00 WIB sampai 13.00 WIB, sementara untuk sif kedua mulai pukul 13.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB. Dari dua sif itu, setiap hari Herman mangaku rata-rata mendapatkan omzet sekitar Rp 1,2 juta.
 
"Dari perahu kecil ini setiap hari omzetnya sekitar 1,2 juta rupiah. Yang seberang sana, yang operatornya warga Simo, perahunya lebih besar. Setiap hari bisa mendapatkan 2,5 juta rupaih." kata Herman.
 
 
 
Sementara itu salah satu warga Mukti (45) mengaku menggunakan jasa penyeberangan karena kalau memutar dari jembatan Kali ketek terlalu jauh karena rumah saya utaranya jembatan glendeng mas
 
 
Sementara itu, salah satu warga Desa Simo, Kecamatan Soko bernama Mukti (45) mengaku menggunakan jasa penyeberangan karena menurtnya lebih cepat, daripada harus mengambil jalur alternatif melalui Jembatan Kaliketek dan jalan poros Desa Menilo.
 
"Kalau memutar dari Jembatan Kaliketek terlalu jauh, karena rumah saya di utaranya Jembatan Glendeng," kata Mukti.
 
 
 
 
 
Untuk diketahui, Jembatan Glendeng, yang membentang di atas Sungai Bengawan Solo, yang menghubungkan Kabupaten Tuban dan Bojonegoro, yang berada di Desa Simo Kecamatan Soko Kabupaten Tuban, pada Selasa (03/11/2020) lalu mengalami kerusakan.
 
Selanjutnya, pada Kamis (09/09/2020), jembatan tersebut kembali ditutup total, baik untuk kendaraan roda dua maupun kendaraan roda empat, karena akan mulai diperbaiki, sehingga jembatan tersebut tidak bisa dilalui oleh kendaraan maupun pejalan kaki.
 
Sebagai jalur alternatif, untuk kendaraan roda dua dapat melalui jalan poros desa Menilo, baik dari arah Bojonegoro ataupun Tuban. Sementara untuk kendaraan roda empat dan atau lebih, dapat melewati jalur alternatif Jembatan Kaliketek-Ponco.
 
Sementara, proses pembangunan Jembatan Glendeng ditargetkan selama kurang lebih 4 bulan.
 
 
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo
 
SKK Migas - Pertamina EP
Berita Terkait

Videotorial

Video: Kapolres Bojonegoro Sampaikan Ucapan Selamat Natal 2020 dan Tahun Baru 2021

Videotorial

Video: Kapolres Bojonegoro Sampaikan Ucapan Selamat Natal 2020 dan Tahun Baru 2021

Kapolres Bojonegoro, AKBP Eva Guna Pandia SIK MM MH, beserta staf dan jajaran sampaikan ucapan Selamat Hari Natal 2020 dan ...

Berita Video

Heboh Seekor Buaya Muncul di Tengah Sawah di Temayang, Bojonegoro

Berita Video

Heboh Seekor Buaya Muncul di Tengah Sawah di Temayang, Bojonegoro

Bojonegoro - Seekor buaya air tawar (crocodylus novaeguinae) ditemukan di tengah sawah Desa Jono, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, ...

Teras

2020, di Bojonegoro Telah Terjadi 16 Kasus Orang Tersengat Listrik, Korban Jiwa 18 Orang

Peristiwa Orang Tersengat Listrik

2020, di Bojonegoro Telah Terjadi 16 Kasus Orang Tersengat Listrik, Korban Jiwa 18 Orang

Bojonegoro - Berdasarkan data yang di himpun media ini, bahwa sejak Januari 2020 hingga Rabu (14/10/2020) hari ini, di Kabupaen ...

Opini

Mengenal Bimbingan dan Konseling di Sekolah

Opini

Mengenal Bimbingan dan Konseling di Sekolah

BANYAK orang yang masih belum begitu mengenal apa sesungguhnya bimbingan dan konseling (BK) di sekolah. Bimbingan dan konseling (BK) di ...

Quote

Bagaimana Ucapan Idulfitri yang Benar Sesuai Sunah Rasulullah

Bagaimana Ucapan Idulfitri yang Benar Sesuai Sunah Rasulullah

Saat datangnya Hari Raya Idulfitri, sering kita liha atau dengar ucapan: "Mohon Maaf Lahir dan Batin, seolah-olah saat IdulfFitri hanya ...

Sosok

Cerita Yanuri, Seniman Kentrung asal Blora yang Sepi Tanggapan Selama Pandemi COVID-19

Cerita Yanuri, Seniman Kentrung asal Blora yang Sepi Tanggapan Selama Pandemi COVID-19

Blora - Namanya Yanuri Sutrisno (58), seniman Kentrung asal Desa Sedanggayam, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora. Tidak banyak anak muda yang ...

Infotorial

Perempuan Berdaya, Perempuan Mandiri

Perempuan Berdaya, Perempuan Mandiri

Paguyuban Kartini Mandiri kini mampu melakukan diversifikasi produk makanan olahan secara mandiri. Dibalik itu ada Soimah, penggerak pemberdayaan perempuan setempat. ...

Berita Foto

Sinergi Pertamina dengan Masyarakat Desa

Berita Foto

Sinergi Pertamina dengan Masyarakat Desa

Bojonegoro - Senior Production Engineer Pertamina EP Sukowati Field, Hafis Anshari, di dalam waktu senggangnya Kamis (22/7/2021), bercengkrama dengan petani ...

Religi

Warga Muhammadiyah Kota Bojonegoro Gelar Salat Gerhana di Masjid At-Taqwa

Warga Muhammadiyah Kota Bojonegoro Gelar Salat Gerhana di Masjid At-Taqwa

Bojonegoro - Jemaah atau warga Muhammadiyah di Kota Bojonegoro, pada Rabu (26/05/2021) malam atau usai sala magrib, menggelar salat gerhana ...

Hiburan

Peringati Hari Kartini, Pelukis Perempuan Bojonegoro Gelar Pameran Lukisan

Peringati Hari Kartini, Pelukis Perempuan Bojonegoro Gelar Pameran Lukisan

Bojonegoro - Sebanyak 50 lukisan hasil karya seni 16 pelukis perempuan Bojonegoro dan 5 pelukis perempuan dari Solo, Surabaya, dan ...

Statistik

Hari ini

168 kunjungan

223 halaman dibuka

20 pengunjung online

Bulan ini

44.567 kunjungan

65.892 halaman dibuka

Tahun ini

752.778 kunjungan

1.063.668 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 1.771.948

Indonesia: 31.338

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015

1632356256.6927 at start, 1632356256.8973 at end, 0.20453906059265 sec elapsed