08 Maret dalam Sejarah
Minggu, 08 Maret 2026 09:00 WIBOleh Tim Redaksi
8 Maret adalah hari yang bersejarah bagi dunia, terutama bagi perempuan. Hari ini diperingati sebagai Hari Perempuan Internasional, yang pertama kali dirayakan pada tahun 1911 di Austria, Denmark, Jerman, dan Swiss. Peringatan ini lahir dari perjuangan perempuan untuk hak-hak mereka, seperti hak pilih, upah yang adil, dan jam kerja yang lebih singkat.
Di Indonesia, 8 Maret juga memiliki makna penting, karena pada tahun 1942, Perjanjian Kalijati ditandatangani, menandai berakhirnya kekuasaan Belanda di Hindia Belanda dan awal pendudukan Jepang.
Beberapa peristiwa penting lainnya yang terjadi pada 8 Maret:
- 1857: Perempuan pekerja tekstil di New York, Amerika Serikat, melakukan aksi mogok kerja untuk menuntut hak-hak mereka.
- 1917: Perempuan Rusia melakukan aksi mogok kerja yang memicu Revolusi Rusia.
- 1942: Jepang menduduki Bandung, Indonesia.
- 1975: PBB mulai memperingati Hari Perempuan Internasional.
- 2014: Penerbangan Malaysia Airlines 370 hilang di Samudra Hindia.
Hari Perempuan Internasional juga diperingati dengan tema yang berbeda setiap tahunnya. Tema untuk tahun 2026 adalah "Rights. Justice. Action. For ALL Women and Girls", yang menekankan pentingnya hak-hak perempuan dan kesetaraan gender.
Dalam peringatan Hari Perempuan Internasional, banyak organisasi dan individu yang melakukan aksi dan kampanye untuk meningkatkan kesadaran tentang isu-isu perempuan, seperti kekerasan terhadap perempuan, kesetaraan gaji, dan akses pendidikan.
Reporter: Tim Redaksi
Editor: Mohamad Tohir
Publisher: Mohamad Tohir
































.md.jpg)






