07 Maret dalam Sejarah
Sabtu, 07 Maret 2026 09:00 WIBOleh Tim Redaksi
7 Maret mencatat berbagai peristiwa penting yang mengubah arah sejarah, mulai dari perkembangan agama, perjuangan kemerdekaan, hingga terobosan di dunia teknologi dan politik internasional.
Pada tahun 161 terjadi transisi kekuasaan besar di Kekaisaran Romawi ketika Kaisar Antoninus Pius wafat dan digantikan oleh Marcus Aurelius serta Lucius Verus. Ini menjadi momen langka di mana dua kaisar memerintah secara bersamaan di Roma. Jauh setelah itu, di bidang intelektual dan keagamaan, dunia kehilangan filsuf sekaligus teolog besar Thomas Aquinas yang wafat pada tahun 1274 saat dalam perjalanan menuju Konsili Lyon Kedua.
Memasuki era modern, tanggal 7 Maret 1876 menjadi tonggak sejarah teknologi komunikasi. Alexander Graham Bell secara resmi menerima paten untuk penemuannya yang disebut telepon. Penemuan ini secara radikal mengubah cara manusia berinteraksi dan menjadi fondasi bagi jaringan komunikasi global yang kita gunakan saat ini.
Di panggung politik abad ke-20, ketegangan internasional meningkat pada 7 Maret 1936 ketika Jerman di bawah kepemimpinan Adolf Hitler melanggar Perjanjian Versailles dan Pakta Locarno dengan mengirimkan pasukan militer ke Rhineland. Peristiwa ini dianggap sebagai salah satu langkah awal yang memicu pecahnya Perang Dunia II karena kurangnya respons tegas dari negara-negara Barat saat itu.
Bagi sejarah Indonesia, 7 Maret 1967 merupakan momen krusial dalam transisi kekuasaan nasional. Melalui Sidang Istimewa MPRS, mandat kekuasaan pemerintahan dari Presiden Soekarno secara resmi dicabut, dan Soeharto ditunjuk sebagai Pejabat Presiden. Peristiwa ini menandai berakhirnya era Orde Lama dan dimulainya periode Orde Baru di Indonesia.
Selain itu, pada tahun 1965 di Amerika Serikat, tanggal ini dikenal sebagai Bloody Sunday. Para pengunjuk rasa hak sipil yang melakukan long march dari Selma menuju Montgomery, Alabama, diserang secara brutal oleh polisi negara bagian. Tragedi ini menjadi katalisator penting bagi pengesahan Undang-Undang Hak Pilih tahun 1965 yang menjamin hak suara bagi warga kulit hitam di Amerika.
































.md.jpg)






