News Ticker
  • Ghost in the Cell, Fim Terbaru Joko Anwar Penuh Horror Sadis dan Kritik Sosial
  • Bojonegoro Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Percepatan Tanam Serempak dan Inovasi Spiritual
  • TNI Koramil Sukosewu Santuni Nenek Korban Penipuan Modus Haji di Desa Klepek
  • Pemerintah Kabupaten Bojonegoro Masifkan Program Cek Kesehatan Gratis untuk Deteksi Dini Penyakit
  • Gubernur Jawa Timur Raih Penghargaan Nasional Berkat Penguatan Koperasi Desa dan Hilirisasi Agro
  • Dinas Kominfo Bojonegoro Dorong Kebijakan Berbasis Data Lewat Literasi Statistik
  • Prakiraan Cuaca 25 April di Bojonegoro
  • 25 April dalam Sejarah
  • Kalender Jawa Hari Ini, Besok Sabtu 25 April 2026, Weton Sabtu Paing
  • Jelang Pengoperasian RPH Banjarsari, Pemkab Bojonegoro Gelar Sosialisasi kepada Pelaku Usaha
  • Nggon Sahdu, Inovasi Agrowisata Satu Rumah Satu Pohon Durian di Kecamatan Gondang
  • Pemkab Bojonegoro Perkuat Kapasitas Aparatur Desa Melalui Mitigasi Kekeringan dan Akurasi Data Sosial
  • Kena Tipu Berangkat Haji, Lansia di Sukosewu Rugi Puluhan Gram Emas
  • Kiat Agar Umur Panjang Melalui Kebiasaan Sederhana Setelah Bangun Tidur
  • Gubernur Khofifah Salurkan BBM Gratis dan Sembako Bagi Ojol Perempuan di Malang
  • Prakiraan Cuaca 24 April 2026 di Bojonegoro
  • 24 April dalam Sejarah
  • Kalender Jawa Hari Ini, Besok Jumat 24 April 2026, Weton Jumat Legi
  • Lapas Bojonegoro dan BNNK Tuban Perkuat Sinergi Berantas Narkoba Serta Penggunaan Ponsel Ilegal
  • Bupati Wahono Ingatkan Aparatur Desa Sajikan Data Bansos Objektif dan Hindari Nepotisme
  • Sambut Tim Sungai Watch, Bupati Wahono Ajak Warga Bojonegoro Jaga Kebersihan Bengawan
  • Peringatan Hari Kartini di Bojonegoro: Perempuan Didorong Deteksi Dini Kanker Payudara
  • Stok Hewan Kurban di Bojonegoro Dipastikan Aman Jelang Iduladha 2026
  • Pemprov Jatim Kaji Pajak Kendaraan Listrik untuk Dukung Ekonomi Hijau dan Hindari Disparitas
Ghost in the Cell, Fim Terbaru Joko Anwar Penuh Horror Sadis dan Kritik Sosial

Ghost in the Cell, Fim Terbaru Joko Anwar Penuh Horror Sadis dan Kritik Sosial

 

Ghost in the Cell hadir sebagai sebuah karya yang memancarkan kepercayaan diri tinggi sekaligus menandai fase pendewasaan seorang Joko Anwar (Jokan). Film ini bukan hasil dari kontrol diri yang kaku, melainkan sebuah manifestasi dari keberanian sang sineas untuk melepaskan segala pakem saklek sinema yang selama ini membelenggu.

Dalam karya terbarunya ini, Jokanseolah meruntuhkan kurungan kreativitasnya. Ia tidak lagi ambil pusing dengan kerumitan sensor terkait kevulgaran, bahkan menjadikannya sebagai materi candaan. Lebih jauh, film ini menjadi corong lantang untuk menyuarakan keresahan terhadap perilaku figur-figur publik di tanah air yang kian memprihatinkan.

Latar penjara dipilih sebagai ruang yang sangat masuk akal untuk memotret realitas tersebut. Lapas yang dipimpin oleh Sapto (Kiki Narendra) dan tangan kanannya, Jefry (Bront Palarae), justru digambarkan sebagai sarang kriminalitas baru, mulai dari pelecehan hingga bisnis narkotika. Di tengah dominasi kuasa mafia seperti Rendra (Yuhang Ho), sosok Anggoro (Abimana Aryasatya) muncul sebagai figur karismatik yang menjadi tumpuan harapan para narapidana lemah.

Keunikan lain dalam film ini adalah absennya wajah perempuan. Jokan seolah ingin memperlihatkan potret dunia yang hanya berisi laki-laki, yang pada akhirnya bermuara pada kekacauan dan pertumpahan darah sebagai satu-satunya solusi. Dinamika cerita mulai bergeser saat Dimas (Endy Arfian), seorang jurnalis yang dituduh membunuh, masuk ke dalam sel dan mulai diperkenalkan pada kerasnya kehidupan bui oleh Irfan (Dimas Danang).

Melalui interaksi antar-karakter, Jokan menumpahkan kritik tajam yang mungkin terlalu berisiko jika disampaikan di media sosial. Mulai dari politikus busuk, selebritas bermasalah, hingga kaum ekstremis, semua tidak luput dari sentilannya. Salah satu karakter yang mencuri perhatian adalah Prakasa Kitabuming (Arswendy Bening Swara), seorang penghuni blok koruptor yang selnya menyerupai hotel mewah, yang secara gamblang memparodikan sosok di dunia nyata.

Alur cerita semakin mencekam saat serangkaian kematian tragis mulai menghantui lapas. Mayat-mayat ditemukan terpotong dan disusun menyerupai instalasi seni, memicu berbagai teori spekulatif di kalangan penonton. Apakah ini ulah hantu atau simbolisasi dari elemen tertentu? Joko tidak memberikan jawaban instan, ia justru mengajak penonton menikmati puncak kreativitasnya yang unik, menyakitkan, sekaligus mencengangkan.

Ghost in the Cell juga menjadi ajang Jokan untuk bersenang-senang dengan menghadirkan sadisme ala b-movie yang dipadukan dengan humor konyol dan absurd. Dengan mengesampingkan tuntutan pasar arus utama yang sering kali terlalu memuja logika, Joko Anwar membuktikan bahwa kebebasan dari kekangan pola bercerita justru mampu melahirkan karya yang mengagumkan.

Film ini sedang tayang di bioskop tanah air. Tonton segera sebelum turun layar.

 

Reporter: Tim Redaksi
Editor: Mohamad Tohir
Publisher: Mohamad Tohir
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka?

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka?

Surabaya - Ketegangan perang dagang (trade war) antara Amerika Serikat dan China kembali memanas pada tahun 2025. Situasi ini seperti ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

Bojonegoro - Sepanjang 2025, produksi minyak Blok Cepu kembali melampaui target pemerintah. ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), sebagai operator salah satu ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1777109242.8345 at start, 1777109243.1233 at end, 0.28884410858154 sec elapsed