Peristiwa Angin Kencang
Dapur SPPG di Kedungadem, Bojonegoro Roboh Diterjang Angin
Sabtu, 11 April 2026 20:45 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro - Bangunan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berlokasi di Dusun Ngrapah, Desa Mlideg, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, roboh akibat diterjang angin kencang. Sabtu sore (11/04/2026) sekitar pukul 16.30 WIB.
Akibatnya, atap gedung yang terbuat dari seng (galvalum) dan bangunan bagian belakang roboh.
Tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun korban luka-luka dalam kejadian tersebut karena gedung SPPG tersebut masih dalam proses pembangunan dan tidak ada karyawan atau pekerja yang tinggal atau berada di dalam bangunan gedung tersebut.
Sementara kerugian material ditaksir mencapai Rp 30 juta.
Petugas, saat lakukan olah TKP bangunan dapur SPPG di Desa Mlideg, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, yang rusak akibat angin kencang. Sabtu (11/04/2026) (Aset: Istimewa)
Kapolsek Kedungadem, Polres Bojonegoro, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Mat Suiswanto, dikonfirmasi awak media ini membenarkan adanya angin kencang di wilayah Desa Mlideg, Kecamatan Kedungadem tersebut.
Menurutnya, kronologi kejadian tersebut bermula pada Sabtu (1/04/2026) sekitar pukuul 16.30 WIB, di wilayah Kecamatan Kedungadem terjadi hujan lebat disertai angin kencang, yang mengakibatkan dapur SPPG yang berlokasi di Desa Mlideg, Kecamatan Kedungadem mengalami kerusakan.
“Atap gedung yang terbuat dari seng dan bangunan bagian belakang untuk tempat pencucian ompreng, roboh.” kata Kapolsek AKP Mat Suiswanto.
Kapolsek menambahkan bahwa dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka karena gedung SPPG tersebut masih dalam proses pembangunan dan tidak ada karyawan atau pekerja yang tinggal atau berada di dalam bangunan gedung tersebut.
“Gedung masih proses pembangunan. Kerugian material ditaksir 30 juta rupiah,” kata Kapolsek.
Melalui media ini Kapolsek menyampaikan imbauan kepada seluruh masyarakat, khususnya di Kecamatan Kedungadem dan Kabupaten Bojonegoro umumnya, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi atau dampak dari adanya bencana hidrometeorologi, seperti curah hujan tinggi dan angin kencang.
Pihaknya berpesan jika terjadi hujan yang disertai angin kencang, agar masyarakat senantiasa waspada. Selain itu jika sedang mengendarai kendaraan bermotor, disarankan untuk berhenti sementara, dan mencari tempat parkir atau berteduh yang aman.
"Jika ingin berteduh, jangan berteduh di bawah pohon atau papan reklame." kata Kapolsek AKP Mat Suiswanto. (red/imm)
Reporter: Tim Redaksi
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo