Jejer Sejajar dan Bermartabat, Ruang Ekspresi Inklusif Seni Rupa Difabel Bojonegoro
Kamis, 21 Mei 2026 13:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro - Sebuah wadah kreativitas yang sarat akan pesan kesetaraan resmi dibuka di Desa Blimbinggede, Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro pada Rabu (20/05/2026) kemarin. Mengangkat tajuk Jejer Sejajar dan Bermartabat, pameran seni rupa inklusif yang didedikasikan bagi para penyandang disabilitas ini dijadwalkan berlangsung selama satu minggu ke depan hingga tanggal 27 Mei 2026.
Penyelenggara acara dari Sanggar DOT ART, Agus Urip Wijianto, mengungkapkan bahwa pergelaran ini menjadi sebuah pembuktian konkret bahwa sekat keterbatasan fisik ataupun mental tidak menjadi penghalang dalam menelurkan karya seni bernilai tinggi. Agenda sosial budaya ini berhasil diwujudkan berkat kerja sama yang solid antara Sanggar Seni DOT ART dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata serta Dinas Sosial Kabupaten Bojonegoro.
"Ini bukan sekadar pameran, tetapi panggung pembuktian bahwa anak-anak kita memiliki martabat dan kemampuan yang sejajar dalam berkarya," ujarnya.
Ajang kreatif ini menempatkan sebanyak 50 anak penyandang disabilitas sebagai pilar utama dalam memamerkan hasil buah pemikiran mereka. Keistimewaan acara ini tidak hanya terletak pada deretan lukisan kaya warna yang dipajang di dinding galeri, melainkan juga dari keberanian para peserta dalam mengolah seni panggung.
Saat seremoni pembukaan berlangsung, anak-anak berbakat ini turut memukau para undangan melalui rangkaian seni pertunjukan. Mereka secara bergantian menampilkan keluwesan gerak tari tradisional, keunikan bahasa tubuh dalam pantomim, hingga sajian teater yang sarat akan pesan emosional.
Kelancaran acara ini turut ditopang oleh kontribusi aktif dari berbagai elemen masyarakat seperti komunitas Sang Rupa, Lentera Inklusif Nusantara, serta barisan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan Bojonegoro. Personel TKSK sendiri berkomitmen memberikan pengawalan secara intensif dari awal hingga akhir pelaksanaan guna memastikan seluruh hak kenyamanan peserta terpenuhi dengan baik.
Masyarakat umum yang tertarik memberikan apresiasi dapat berkunjung ke lokasi setiap hari mulai pukul 09.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB. Menariknya, selepas sore hari, atmosfer lokasi pameran akan dikemas berbeda lewat sajian pertunjukan seni langsung yang membuka ruang interaksi seluas-luasnya bagi para seniman lintas daerah dan warga sekitar untuk berkolaborasi.
Melalui pelaksanaan pameran inklusif ini, wilayah Bojonegoro berupaya menyebarkan semangat positif mengenai pentingnya menciptakan ekosistem kehidupan yang ramah, adil, dan menghargai harkat sesama manusia tanpa memandang perbedaan latar belakang fisik.






































