Ajak 76 ASN Purnatugas Bojonegoro Terima SK Pensiun
Kamis, 24 September 2026 13:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro - Sebanyak 76 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro secara resmi menerima Surat Keputusan (SK) Pensiun untuk periode Terhitung Mulai Tanggal (TMT) 1 Oktober, 1 November, dan 1 Desember 2026. Penyerahan SK dilangsungkan di Pendopo Malowopati Pemkab Bojonegoro, Rabu (23/09/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi serta loyalitas para ASN yang telah menuntaskan masa baktinya dalam mengabdi dan melayani masyarakat di Bumi Angling Dharma.
"Terima kasih atas dedikasi, kontribusi, waktu, dan kerja keras Bapak-Ibu yang sudah menunaikan tugas dan kewajiban dengan baik untuk memberikan yang terbaik kepada masyarakat Kabupaten Bojonegoro sesuai profesi masing-masing," tutur Setyo Wahono.
Bupati berpesan agar purna tugas tidak dimaknai sebagai akhir dari pengabdian. Pengalaman matang yang dimiliki para pensiunan dinilai tetap sangat berharga untuk disumbangkan demi kemajuan daerah melalui masukan maupun peran aktif di lingkungan sosial tempat tinggal.
"Yang penting Bapak-Ibu harus tetap sehat dan semangat. Banyak hal yang bisa dikerjakan. Kalau ada masukan atau kontribusi ide untuk pembangunan Bojonegoro, saya selalu siap menampung," imbuhnya.
Selain penyerahan SK, agenda tersebut dirangkai dengan sosialisasi kepesertaan dan layanan pra-pensiun oleh PT Taspen. Bupati meminta pihak PT Taspen agar mempermudah seluruh urusan pencairan hak-hak pensiun ASN secara cepat, transparan, dan akurat.
Sementara itu, perwakilan penerima SK Pensiun yang juga mantan Camat Sugihwaras, Supranata, mengungkapkan rasa syukurnya dapat menuntaskan masa kerja selama 34 tahun 7 bulan dalam kondisi sehat walafiat.
"Ini adalah prestasi luar biasa bagi kami. Banyak dinamika yang kami hadapi selama mengabdi. Kami berpesan kepada rekan-rekan purnatugas bahwa pengabdian tidak berhenti di sini. Kita masih bisa berkontribusi bagi Bojonegoro lewat lingkungan RT, RW, maupun keluarga," ungkap Supranata.






































