KONI Perlu Rangsang Atlet Bulu Tangkis Muda
Minggu, 24 Januari 2016 15:00 WIBOleh Piping Dian Permadi
Oleh Piping Dian Permadi
Kota-Atlet cabang olahraga di Bojonegoro masih didominasi usia dewasa, termasuk atlet bulu tangkis yang tergabung dalam Persatuan Bulu Tangkis Sepuruh Indonesia (PBSI). Hingga saat ini, belum muncul atlet-etlet muda. Harapannya agar muncul atlet muda yang berprestasi di kemudian hari.
Hal itu disampaikan oleh ketua KONI alias KOmite Nasional Olahraga Indonesia Kabupaten Bojonegoro, Lukman Wafi, selepas kunjungannya ke tempat latihan PBSI, Jl WR. Supratman, Bojonegoro, kemarin, Sabtu (23/01).
Lukman Wafi menjelaskan, KONI memang harus bekerja maksimal untuk kemajuan cabang-cabang olahraga di Bojonegoro. “KONI yang diberi anggaran dana dari pemerintah harus mampu memberikan sumbangsih terbaik bagi seluruh olahraga di Bojonegoro,” katanya.
Lukman Wafi melanjutkan, atlet-atlet bulu tangkis di Bojonegoro kebanyakan adalah usia dewasa. Karena itu dia berharap bahwa untuk ke depannya perlu ada pembinaan serius untuk atlet-atlet usia muda.
Masih kata Wafi, untuk mengasah kemampuan dan merangsang generasi mudanya, harus sering diadakan turnamen antar klub. “Ke depan harapan kami ada turnamen klub lah. Agar klub-klub bulu tangkis itu eksis terus dan bisa merangsang generasi mudanya. Di sekolahan juga mestinya ada klub bulu tangkisnya untuk menjaring yang muda-muda,” katanya.
“Di kecamatan-kecamatan harusnya juga ada klubnya,” pungkas Wafi. (ping/moha)
Sumber foto www.bulutangkis.com































.md.jpg)






