Minggu, 13 Maret 2016
Manajemen dan Pemain Baru Persibo Bojonegoro Siap Dilaunching
Sabtu, 12 Maret 2016 10:00 WIBOleh Piping Dian Permadi
Oleh Piping Dian Permadi
Kota - Kepolisian Resor Bojonegoro menggelar rapat mendadak terkait persiapan koordinasi pengamanan launching manajemen Persibo Bojonegoro dan pengenalan susunan pemain yang baru terbentuk Jumat (11/03) sekitar pukul 19.00 WIB sampai pukul 21.00 WIB di ruang pertemuan Polres Bojonegoro.
Rapat yang sedianya dimulai pukul 19.00 WIB harus molor setengah jam lebih dikarenakan pihak manajemen Persibo tak kunjung hadir.
Wakapolres Bojonegoro, Kompol Ikhwanudian, mengungkapkan sedikit kekecewaannya terkait surat pemberitahuan dari panitia pelaksana launching Persibo yang baru sampai di Polres pada hari Jumat (11/03) pukul 16.00 WIB.
"Surat dari panitia pelaksana baru sampai sore tadi, harusnya jauh hari sebelumnya sudah kirim surat. Ini kalau panitia tidak ada, bagaimana kita mau rapat, mereka yang punya agenda," terang Wakapolres sebelum dimulainya rapat.
Rapat tersebut dihadiri oleh seluruh kapolsek se-Bojonegoro, kabag dan kasat, serta tamu undangan dari Satpol PP, manajemen Persibo dan koordinator supporter Persibo. Sekitar pukul 20.00 WIB manajemen Persibo yang dipimpin oleh CEO Abdullah Umar baru hadir dan mengikuti jalannya rapat.
Wakapolres menginstruksikan kepada seluruh kapolsek untuk melakukan rencana kegiatan persuasif memberikan himbauan kepada seluruh supporter di wilayahnya masing-masing. Juga, kegiatan preventif pengamanan sebelum berangkat, pengawalan, pengamanan di tempat kegiatan dan pengawalan saat pulang.
"Kalau mau aman maka harus kerja keras, berangkat kawal, antarkan, tunggui, dan antarkan pulang kembali," terang Wakapolres.
Lebih lanjut, Wakapolres meminta seluruh kapolsek melakukan pemetaan supporter dan berkoordinasi dengan setiap koordinator supporter di setiap kecamatan.
"Lakukan pengecekan barang bawaan supporter, jangan sampai ada bendera perguruan silat, himbau untuk memakai atribut persibo agar hanya ada satu warna sebagai lambang persatuan, dan yang terakhir antisipasi curanmor," lanjutnya.
Sementara itu, CEO Persibo Bojonegoro Abdullah Umar menyampaikan permohonan maafnya kepada seluruh jajaran kepolisian, karena manajemen baru belum berpengalaman dalam mengadakan even semacam itu.
"Kami meminta maaf dari mulai soal perizinan yang belum kita pahami, dan prediksi kehadiran supporter yang mungkin mencapai ribuan tidak kita antisipasi. Kami malah berfikir hanya ratusan orang, makanya kami adakan di depan pendapa," terang Umar.
Nantinya setiap jajaran polsek diharuskan mengirimkan 5 personil kepolisian yang akan dibantu 2 peleton dari Polres untuk pengamanan acara pada Minggu (13/03) besok yang direncanakan mulai pukul 08.00 WIB, bertempat di Pertigaan Jalan Pahlawan dan Mas Tumapel Bojonegoro. Selain di lokasi kegiatan setiap personil akan disiagakan di seluruh persimpangan untuk menjaga ketertiban para supporter. (ping/kik)































.md.jpg)






