Boromania Merasa Tak Pernah Diajak Bicara Manajemen Persibo
Minggu, 13 Maret 2016 13:00 WIBOleh Pipin Dian Permadi
Oleh Pipin Dian Permadi
Kota - Suporter fanatik Persibo Bojonegoro Boromania mengaku kecewa terhadap sikap manajemen baru Persibo pimpinan CEO Abdullah Umar. Mereka kecewa karena selama ini tidak pernah diajak bicara manajemen terkait kelangsungan Persibo ke depan.
Presiden Boromania Priyanto Jasmo saat rapat koordinasi persiapan keamaan menjelang Launching Persibo pada Jumat (11/03) lalu, di Polres Bojonegoro, mengatakan, selama ini kelompok suporter Boromania yang telah bertahun-tahun mendampingi Persibo di setiap laga, tidak pernah diajak komunikasi oleh manajemen pimpinan CEO Abdullah Umar.
"Kami sangat kecewa dengan manajemen baru. Kami masih memiliki pengurus aktif bahkan koordinator di setiap kecamatan, namun kami tidak pernah dilibatkan," katanya di hadapan peserta rapat.
Menurutnya, dalam olahraga sepak bola itu ada 3 elemen yang mesti terlibat, yakni manajemen, klub dan suporter. Ketiga elemen itu berkaitan erat, sehingga harus saling mendukung. ''Seharusnya manajemen merangkul elemen suporter sehingga tercipta sepak bola yang kondusif. Manajemen yang dulu hampir setiap hari mengajak komunikasi, kalau yang sekarang tidak pernah," imbuhnya.
Namun demikian, Priyanto Jasmo, selaku Presiden Boromania, tetap hadir dalam launching Tim Persibo yang baru. Hari ini, Minggu (13/03), launching itu digelar di pertigaan Jalan Pahlawan dan Mas Tumapel, Kota Bojonegoro.
Secara terpisah, CEO Persibo Abdullah Umar saat dikonfirmasi usai launching Persibo, mengatakan, selama ini pihak manajemen sudah melakukan komunikasi yang intens dengan Sekjen Boromania.
''Itu tidak benar, kami selalu melakukan komunikasi dengan Sekjen dan sudah kami minta untuk diteruskan kepada jajaran pimpinan dan pengurus Boromania. Hari ini Sekjen Boromania juga hadir,'' terangnya. (pin/tap)































.md.jpg)






