Akibat Ancaman Sanksi PSSI Terhadap Persatu
Laga Persibo vs Persatu Terancam Batal
Selasa, 15 Maret 2016 17:00 WIBOleh Piping Dian Permadi
Oleh Piping Dian Permadi
Kota - Setelah dilaunching pada Minggu (13/03) lalu, Persibo Bojonegoro berencana melakukan laga uji coba melawan Persatu Tuban pada Minggu (20/03) di Stadion Letjen H Sudirman Bojonegoro. Namun laga tersebut terancam batal dikarenakan adanya ancaman sanksi dari PSSI. Ancaman itu disampaikan oleh PSSI Asprov Jatim kepada Persatu Tuban, yakni jika Persatu nekat melakoni laga melawan Persibo Bojonegoro yang notabene bukan merupakan anggota PSSI, akan dikenai sanksi.
Sekretaris PSSI Asprov Jatim, Amir Burhanudin saat dihubungi BBC melalui telepon seluler menerangkan, setiap anggota PSSI harus mematuhi seluruh peraturan yang berlaku dalam organisasi PSSI. Jika melanggar, maka sebuah Klub akan dikenai sanksi oleh komisi disiplin atau dalam konggres.
"Dalam statuta PSSI sudah jelas bahwa setiap anggota PSSI tidak diperkenankan berhubungan dengan klub yang bukan aggota dari PSSI, kecuali telah meminta ijin dan mendapat persetujuan dari pengurus PSSI," terangnya kepada beritabojonegoro.com (BBC) Selasa (15/03) melalui sambungan telepon.
Amir memberi contoh klub sepakbola di luar angota PSSI seperti PSTNI, PSPOLRI ataupun klub luar negeri bisa mengadakan laga uji coba dengan anggota PSSI selama ada izin.
"Namun tidak otomatis pula ketika klub meminta ijin akan kami izinkan," lanjutnya.
Terkait rencana Persatu Tuban yang akan menggelar laga uji coba melawan Persibo Bojonegoro, Minggu (20/03) maka sesuai peraturan dari PSSI, Persatu bisa saja dikenakan sanksi oleh Komisi Disiplin (Komdis) PSSI.
"Sampai saat ini Persatu Tuban belum meminta ijin secara resmi terkait adanya rencana laga uji coba tersebut. Persatu juga tahu mengenai peraturan tersebut," tuturnya.
Sementara itu CEO Persibo, Abdullah Umar disela-sela kunjungan kerja di Semarang, ketika dikonfirmasi wartawan BBC melalui sambungan telepon terkait kepastian pertandingan Persibo vs Persatu, mengatakan dirinya masih terus melakukan koordinasi dengan pihak Persatu.
"Persatu belum memberikan kepastian apakah siap menjalani laga uji coba tersebut," kata Umar.
Sedangkan info yang diperoleh BBC dari Sat Intelkam Polres Bojonegro, ijin pertandingan Persibo vs Persatu, tanggal 20 Maret 2016, sampai hari ini belum dikeluarkan karena masih terdapat kekurangan administrasi. Di antaranya belum mendapatkan ijin tempat dari pengelola Stadion Ledjen H Sudirman serta dukungan Petugas Medis dan Ambulance yang menjadi syarat utama penerbitan ijin pertandingan.
Di lain pihak, Ketua Panitia Penyelenggara Pertandingan (Panpel) Persibo, Kafrawi ketika di konfirmasi BBC terkait kekurangan administrasi perijinan, dirinya akan segera melengkapi dan menyelesaikan kekurangan tersebut.
"Untuk persyaratan ijin menggelar laga uji coba yang saat ini masih kurang akan segera kita lengkapi," ujarnya. (ping/inc)































.md.jpg)






