Wawancara Dengan Lukman Wafi
Program Kerja Pengurus KONI Periode 2015-2020
Rabu, 09 September 2015 22:00 WIBOleh Vera Astanti
Oleh Vera Astanti
Kota - Musorkab dan Pemilihan Ketua Umum KONI Kabupaten Bojonegoro Periode 2015 - 2020 pada Sabtu lalu, (05/09) yang diselenggarakan di Griya Dharma Kusuma (GDK), menetapkan Lukman Wafi sebagai Ketua Umum KONI Kabupaten Bojonegoro, periode 2015-2020.
Berikut ini wawancara wartawan BBC (beritabojonegoro.com), Vera Astanti dengan Lukman Wafi, pada Kamis sore (09/09), berikut ini :
Kapan Susunan Pengurus Baru KONI akan diumumkan?
Sampai saat ini saya masih melakukan komunikasi dengan pihak pengurus lama dan beberapa teman untuk membentuk kepengurusan yang baru. Untuk pengumumannya, secepatnya. Sebisa mungkin September ini sudah terbentuk kepengurusan yang baru.
Apakah pengurus yang baru masih didominasi oleh Kepala SKPD?
(Tertawa) Saya mengerti bahwa pertanyaan ini menarik. Karena tentunya sebagai Kepala SKPD sudah memiliki kesibukan di pekerjaannya, tentu dikhawatirkan tidak bisa maksimal bila harus mengemban tanggung jawab di KONI. Untuk itu pada kepengursan yang baru, saya akan mengurangi porsi pegawai PNS. Namun bukan berarti langsung seluruhnya. Karena KONI masih butuh orang-orang yang berpengalaman di bidang ini sebelumnya.
Apa Program Kerja KONI ke depannya?
Untuk Jangka Pendek : Pada tiga bulan pertama akan diadakan penataan kedalam. Kami akan melakukan konsolidasi total. Bagaimana kepengurusan pada cabang-cabang olahraga, kemudian melakukan penilaian para atlit dan mengukur kapasistas prestasi dan fasilitasnya. Selanjutnya kami ingin mengaktifkan kembali KONI di Kecamatan agar bersinergi dengan KONI Kabupaten. Sehingga bisa memunculkan benih-benih atlit baru secara menyeluruh di Bojonegoro.
Jangka Menengah : Kami akan melakukan komunikasi secara intensif kepada kelompok masyarakat juga para pengusaha untuk bersama-sama memajukan olahraga di Bojonegoro. Dan untuk para atlitnya, kami akan mendorong cabang olahraga untuk mengadakan pertandingan lokal. Selanjutnya kami akan membentuk tim monitoring untuk melihat dan mengukur kemampuan atlit-atlit di daerah lain. Baru kami bisa menentukan target.
Jangka Panjang : Kami berharap olahraga juga bisa menjangkau ke seluruh lapisan masyarakat. Tidak hanya atlit dan para pengurus KONI tetapi semua warga Bojonegoro bisa senang dengan aktifitas olahraga. Olahraga bukan hanya jadi kewajiban tetapi sebagai kebutuhan. Karena dengan berolahraga tidak hanya badan yang sehat, tetapi juga bisa menghilangkan rasa jenuh dan me-refres pikiran sehingga bisa mengoptimalkan kerja sesuai slogan Bupati “Ayo Kerja”
Untuk saat ini KONI belum memiliki kantor, selanjutnya bagaimana?
Koni memiliki ruangan kecil di bawah di samping Dinas Pendidikan. Walaupun untuk acara-acara besar, masih meminjam ruangan di Dinas Pendidikan. Namun kedepannya kami ingin memiliki kantor yang bisa menjadi rumah kedua bagi atlit dan juga pengurusnya.
Apakah KONI memiliki agenda khusus untuk Persibo yang akan tanding dengan Persebaya nanti?
Kalau untuk KONI, kami belum memiliki agenda khusus. Karena harus melihat cakupan Persibo nanti seperti apa. Apakah Persibo termasuk kelas amatir apa kelas profesional. Karena sampai saat ini Persibo masih dianggap masuk di kelas Profesional, karena hal itu KONI tidak memiliki wewenang. Namun sebagai mantan CEO persibo, saya mendukung tindakan manajer Persibo dengan adanya pertandingan ini. Dengan pertandingan ini, bahwa masyarakat akan tahu bahwa Persibo masih memiliki eksitensi dan tidak hilang walaupun persmasalahan dengan PSSI. Persibo sudah memiliki nama di kancah Nasional. (ver/inc)































.md.jpg)






