Bojonegoro Optimis Juara Umum pada POPDA 2016
Sabtu, 01 Agustus 2015 00:00 WIBOleh Nasruli Chusna
Oleh:Nasruli Chusna
Kasiman-Selain cabang panahan, Bojonegoro memiliki banyak atlit berbakat di cabang atletik. Sebab itu tidak muluk-muluk jika Bojonegoro menargetkan menjadi juara umum pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Jatim 2016. Hal ini disampaikan oleh pembimbing Pusat Pendidkan dan Pelatihan Daerah (PPLD) Bojonegoro, Shodiqin. Cabang yang menjadi andalan untuk mendulang medali diantaranya adalah lembar cakram dan tolak peluru.
“Tentu ini realistis, tahun lalu dari satu atlit saja kita bisa dapet 4 medali. Dan sekarang kami sedang fokus untuk mempersiapkan itu. Dua tahun sebelumnya kita dapet nomor 23, lalu 10 besar, dan sudah saatnya kita jadi juara umum,” ujar Guru olahraga SMP Kasiman itu ketika ditemui beritabojonegoro.com .
Siswa yang siap menghadapi kejuaraan atletik dalam Popda Jatim dari Kasiman di antaranya Eka Permadi, kategori lempar lembing dan lempar cakram, Windi Rahmawati akan ikut kejuaraan tolak peluru dan Yani Sulistiyaningsih akan ikut kejuaraan lempar cakram. Saat ini mereka terus ditempa mengikuti latihan dengan disiplin ketat agar berhasil meraih kejuaraaan atletik di Popda Jatim, yang rencananya akan diselenggarakan di Kediri nanti.
Selain mendidik dan melatih para siswa dalam olah raga atletik di sekolah, Shodiqin juga melatih mereka di rumah. Untuk itu dia mendirikan klub atletik yang diberi nama Tunas Muda di kampungnya, Desa Ngelo, Kecamatan Kasiman. Klub olah raga atletik itu didirikan atas biaya sendiri dan dikelola secara mandiri. Pendirian klub olah raga atletik itu untuk mendidik dan melatih anak-anak dari daerah Kasiman dalam bidang olah raga atletik.
Shodiqin menerapkan disiplin yang ketat dalam mendidik dan menggembleng para siswanya yang menjadi atlet lempar lembing, lempar cakram, atau tolak peluru. Mereka harus mengikuti latihan enam hari dalam seminggu dan libur sehari, mengikuti program latihan hingga tuntas, mengikuti pola makan yang sehat dan bergizi.
Berkat kedisiplinan latihan yang diterapkannya terbukti anak-anak yang dididik oleh Shodiqin meraih segudang prestasi di bidang olah raga atletik yang cukup
membanggakan. Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro pun mengakui prestasi itu dan mendorong agar para siswa di daerah Kasiman dapat menoreh prestasi yang lebih banyak lagi.
Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro kini memberikan alokasi dana khusus untuk memberikan menu makanan bagi atlet olah raga atletik tersebut. Meskipun dia kerapkali harus nalangi terlebih dahulu, karena dana keluar dalam dua bulan sekali. [rul]































.md.jpg)






