Hingga Mei 2017, 5 Pelaku Ilegal Logging Ditangkap
Jumat, 19 Mei 2017 10:00 WIBOleh Muliyanto
Oleh Muliyanto
Bojonegoro Kota - Semakin maraknya pencurian dan perdagangan kayu gelap (ilegal logging) di kawasan hutan Bojonegoro menjadi perhatian serius bagi Perhutani Bojonegoro. Betapa tidak meskipun pelaku ilegal logging berhasil ditangkap akan tetapi tidak menyurutkan para pelaku untuk terus menggencarkan aksinya.
Administratur Perhutani Bojonegoro Daniel mengatakan dalam tahun 2017 ini saja, pihaknya sudah mengamankan 5 orang yang melakukan ilegal logging di kawasan hutan Bojonegoro.
"Hingga bulan Mei ini, kami sudah menangkap 5 orang yang melakukan ilegal logging. Termasuk tiga pegawai Perhutani sendiri," ungkapnya saat ditemui wartawan beritabojonegoro.com, Jumat (19/05/2018).
Pihaknya menjelaskan Perhutani Bojonegoro pada tahun 2016 lalu juga menangkap sebanyak 11 orang yang melakukan ilegal logging. Pihak Perhutani langsung menyerahkannya ke Kepolisian Bojonegoro.
Sementara itu untuk menjaga hutan wilayah Bojonegoro pihaknya mengundang 11 kecamatan dan kepala desa sekitar hutan Bojonegoro. Untuk bekerjasama menjaga kawasan hutan di wilayah Bojonegoro ini.
Pihaknya juga memberikan nomor handphone kepada seluruh camat dan kepala desa agar saat mengetahui mandor atau petugas Perhutani yang melakukan ilegal logging bisa langsung dilaporkan.
"Dengan ini nanti warga yang ada di sekitar kawasan hutan saat ada ilegal logging bisa langsung dilaporkan kepada saya pribadi," ungkapnya. (mol/kik)












































.md.jpg)






