News Ticker
  • Pemerintah Perkuat Perlindungan Buruh Lewat Paket Regulasi Baru
  • Gubernur Khofifah Pastikan Stok Hewan Kurban di Jatim Melimpah, Siap Sokong Daerah Lain
  • Avanza Terperosok ke Sawah di Kapas Bojonegoro, Diduga Sopir Kurang Konsentrasi
  • Semangat Hidup Sehat dan Kelestarian Alam Warnai Spekta Bumi Fun Run 2026 di Pilanggede
  • Prakiraan Cuaca 03 Mei 2026 di Bojonegoro
  • 03 Mei dalam Sejarah
  • Tersengat Listrik, Seorang Pekerja Peternakan Ayam di Sumberrejo, Bojonegoro Meninggal Dunia
  • Kemnaker Terbitkan Aturan Baru Outsourcing, Hanya 6 Bidang Pekerjaan yang Diizinkan
  • Khofifah Tegaskan Jatim Pertahankan Posisi Barometer Pendidikan Nasional
  • Perubahan Urine Bisa Jadi Tanda Awal Gangguan Ginjal, Ini Kata Dokter
  • Prakiraan Cuaca 02 Mei 2026 Bojonegoro
  • 02 Mei dalam Sejarah
  • Pemprov Jatim Siapkan Perda Pesangon Buruh, Dorong Akses Transportasi dan Perumahan
  • Rintis Klinik Tani, Adnan Buyung Nasution Raih Juara 1 Pemuda Pelopor Bojonegoro 2026
  • Sering Mendadak Lupa Mau Melakukan Apa? Ini Penjelasan Ilmiahnya
  • Bupati Medhayoh di Kecamatan Malo, Serap Aspirasi Warga Meski Kondisi Hujan
  • Dilepas Bupati, 1.741 Calon Haji Bojonegoro Mulai Perjalanan ke Tanah Suci
  • Prakiraan Cuaca 01 Mei 2026 di Bojonegoro
  • 01 Mei dalam Sejarah
  • PPDI Bojonegoro Gelar Halal Bihalal dan Muskerda, Dorong Perlindungan Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan bagi Perangkat Desa
  • SIG Pabrik Tuban Dukung Ketahanan Pangan Lewat Penguatan Infrastruktur Pertanian
  • Pemkab Bojonegoro Terapkan Rekayasa Lalu Lintas Selama Dua Hari Pemberangkatan Haji
  • Lima UMKM Persit Brawijaya Siap Ramaikan Ajang Nasional Persit Bisa 2 di Jakarta
  • 1.746 CJH Bojonegoro Mulai Diberangkatkan Bertahap Menuju Asrama Haji Surabaya
Petualangan Tom Sawyer

Petualangan Tom Sawyer

*Oleh Muhammad Roqib

Penulis buku Mark Twain, sebenarnya ini nama pena dan nama aslinya Samuel Langhorne Clemens (1835-1910) menuliskan kisah petualangan bocah yang mengesankan lewat bukunya yang berjudul,”The Adventures of Tom Sawyer,”. Boleh dibilang Tom Sawyer merupakan buah karya kegeniusan Mark Twain. Buku novel dari Mark Twain yang dikenal sebagai bapak sastra Amerika ini juga pernah difilmkan 18 kali. Sungguh luar biasa.

Tom Sawyer yang biasa dipanggil Tom oleh teman-temannya dikenal sebagai bocah bengal, nakal, tetapi pemberani dan jujur. Sejak kecil ia diasuh oleh bibinya, Bibi Polly. Tom dan teman sepermainannya itu tinggal di kampung kecil bernama St Petersburg, sebuah kampung yang miskin.

Tom suka sekali bermain, berkelahi dan mempunyai imajinasi yang tinggi. Ada saja ulahnya yang membuat teman-temannya menjadi kesal. Tetapi, Tom juga mempunyai kesetiakawanan yang tinggi dengan teman-temannya.

Tom dan teman-temannya sekolah di kota kecil yang berada di dekat kampungnya. Tetapi saat di sekolah, ia sering kena hukuman lantaran berbuat ulah yang mengjengkelkan gurunya. Suatu ketika, ada anak gadis dari luar kota yang sekolah di kota itu namanya Becky Thatcher. Gadis itu menarik perhatian Tom Sawyer. Dengan gayanya yang sok jagoan, Tom berusaha menarik simpati dan perhatian Becky. Tetapi Becky mengacuhkannya. Tetapi Tom akhirnya bisa berteman dengan Becky, anak seorang hakim di kota kecil itu.

Suatu malam Tom dan temannya, Huck Finn, menyaksikan tragedi pembunuhan. Tom dan Huck hendak menguburkan bangkai kucing di sebuah makam. Namun, ketika itu di makam ada Injun Joe, seorang bajingan peranakan Indian, Potter, dan seorang dokter. Injun Joe dan Potter hendak membongkar makam dan mengambil perhiasan yang ada di dalamnya. Namun, Potter dalam keadaan mabuk. Sedangkan, si dokter dipaksa dibawa ke makam itu untuk menunjukkan lokasi makam yang diinginkan. Dalam keadaan mabuk, Potter bertengkar dengan si dokter. Potter membawa sepilah pisau. Namun, dalam pertengkaran itu Potter terjatuh dan pingsan. Injun Joe lalu mengambil pisau di tangan Potter itu lalu menusukkannya ke tubuh si dokter. Dokter pun lunglai dan bersimbah darah hingga meninggal. Tom dan Huck Finn melihat kejadian itu dari balik pohon elm tanpa diketahui Injun Joe. Tak lama kemudian, Injun Joe melarikan diri dan membiarkan tubuh dokter menggeletak di makam.

Pagi harinya, orang-orang kampung berdatangan ke lokasi makam. Mereka menangkap Potter bersama pisau yang ada di tangannya. Sementara, jasad si dokter diperiksa oleh sherif. Potter lalu dituduh telah membunuh si dokter tersebut. Tom dan Huck yang menyaksikan pembunuhan itu berjanji tidak akan membuka mulut.

Tom dan Huck juga berpetualang menjadi kawanan bajak laut. Mereka meninggalkan rumah mereka lalu menuju ke sebuah hutan di tengah pulau terpencil. Berhari-hari mereka berkemah di tengah hutan, memancing ikan lalu membakarnya, dan berlagak seperti seorang bajak laut. Bibi Polly dan orang-orang di kampung mencari Tom. Tetapi setelah dicari beberapa hari tidak ketemu, orang-orang mengira Tom dan Huck tenggelam di sungai. Hingga akhirnya, diadakan upacara pemakaman di gereja yang ada di kampung itu. Orang-orang sudah berkumpul termasuk Bibi Polly. Namun, Tom punya rencana lain. Malam sebelumnya ia dan Huck telah keluar dari hutan dan bersembunyi di balkon gereja itu. Ketika orang-orang berdoa, Tom dan Huck muncul dalam keadaan lusuh dan compang-camping. Seketika orang-orang kaget tetapi bercampur haru. Bibi Polly memeluk Tom sambil berlinang air mata. Keponakannya yang nakal itu ketemu.

Sidang pembunuhan dokter digelar di pengadilan. Potter dituduh membunuh si dokter. Tom dan Huck Finn mengikuti jalannya persidangan itu dengan perasaan tersiksa. Sebab, ia mengetahui bukan Potter yang membunuh dokter tetapi Injun Joe. Akhirnya, pada saat sidang penentuan di hadapan juri, Tom membuka mulut menjadi saksi hingga akhirnya Potter terlepas dari tuduhan itu. Tetapi, Injun Joe yang berada di ruang persidangan seketika itu melompat dari jendela dan melarikan diri. Injun Joe, pembunuh berdarah dingin itu kini mengincar Tom.

Tom dan Huck kini ingin mencari harta karun yang disimpan oleh para penjahat seperti Injun Joe di kota kecil itu. Tom dan Huck mengetahui kalau Injun Joe menginap di sebuah kamar hotel bernomor dua. Tiap malam Huck mengamati gerak-gerik Injun Joe di kamar itu. Sebuah peti harta karun ia kira disimpan di kamar itu. Ketika Injun Joe pergi, Tom dan Huck ingin mengambilnya. Tetapi ternyata Injun Joe menyimpan harta karunnya di tempat lain.

Saat liburan sekolah, Tom dan Becky serta teman-teman sekolahnya liburan ke pantai di dekat kota. Ada sebuah gua yang sangat indah dan menarik untuk dimasuki. Semula Tom dan Becky masuk gua itu di permukaan tetapi karena penasaran keduanya masuk ke lorong yang agak dalam. Mereka membawa lilin untuk penerangan di gua itu. Tom dan Becky semakin dalam masuk di gua itu dan akhirnya tersesat. Berhari-hari mereka tersesat di dalam gua itu dan lilinnya sudah habis. Keduanya kelaparan. Orang-orang di kampung pun berhari-hari mencari Tom dan Becky yang tersesat di gua itu.

Namun saat di dalam gua yang gelap itu, Tom bertemu dengan Injun Joe. Rupanya Injun Joe menyimpan harta karunnya itu di dalam gua. Tetapi, Injun Joe mengira bukan Tom yang ada di gua itu dan ia bersembunyi. Setelah beberapa hari, akhirnya orang-orang menemukan Tom dan Becky yang dalam keadaan lemas karena kelaparan dan kelelahan.

Setelah kejadian itu, hakim Thatcher ayah Becky menutup gua itu dengan lempengan besi dan batu besar. Tetapi, beberapa hari setelah istirahat Tom baru sadar dan ingat kalau Injun Joe juga tinggal di gua itu. Warga kemudian membuka kembali pintu gua itu tetapi menyaksikan tubuh Injun Joe sudah tergeletak tak bernyawa di mulut gua.

Tetapi, warga tidak mengetahui kalau ada peti harta karun di gua itu. Tom dan Huck beberapa hari kemudian masuk ke gua itu dan mengambil peti karta karun yang berisi koin emas itu. Orang-orang tak percaya kalau Tom dan Huck menemukan harta karun itu, tetapi Tom memang membawa peti harta karun itu.

Dua bocah itu, Tom dan Huck menjadi kaya raya berkat penemuan harta karun itu. Mereka mempunyai simpanan uang di bank. Namun, Huck ternyata tidak nyaman menjadi orang yang kaya, ia memilih menjadi bocah kumuh dan miskin seperti dulu. Sementara Tom kini bisa menyenangkan Bibi Polly yang telah merawatnya sejak kecil.

Mark Twain menulis kisah petualangan Tom Sawyer ini dengan begitu apik. Gaya berceritanya menarik dan lincah. Mark Twain tumbuh besar di Hannibal, Missouri. Tempat kelahirannya ini menjadi seting pada novel The Adventures of Tom Sawyer (1876) dan The Adventures of Huckleberry Finn (1884). Setelah kematian putra pertamanya, Mark Twain membawa istrinya, Olivia Langdon, pindah ke Hartford Conecticut. Karya besar Mark Twain lainnya yakni The Prince and the Pauper (1881), Life on The Missisipi (1883) dan A Connecticut Yankee in King Arthur’s Court (1889).

 

 

 

 

 

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka?

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka?

Surabaya - Ketegangan perang dagang (trade war) antara Amerika Serikat dan China kembali memanas pada tahun 2025. Situasi ini seperti ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

Bojonegoro - Sepanjang 2025, produksi minyak Blok Cepu kembali melampaui target pemerintah. ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), sebagai operator salah satu ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Film Para Perasuk, Ruang Aman di Balik Magis Desa Latas

Film Para Perasuk, Ruang Aman di Balik Magis Desa Latas

Sutradara Wregas Bhanuteja kembali menggebrak sinema tanah air melalui karya terbarunya, Para Perasuk. Berbeda dengan pakem film bertema mistis pada ...

1777821749.7816 at start, 1777821750.3804 at end, 0.59882998466492 sec elapsed