News Ticker
  • 15 Mei dalam Sejarah
  • Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan di Pemkab Blora, Bupati Arief Lantik 191 Pejabat
  • Melalui Kondisi Urine dan Kulit, Gejala Awal Gangguan Ginjal Bisa Dikenali
  • Jawa Timur Puncaki Prestasi Nasional dengan Torehan Puluhan Ribu Medali SIMT
  • Momen Akrab Wabup Bojonegoro Jajal Melinting Tembakau Bareng Buruh di Baureno
  • Perkuat Daya Saing IKM Lewat Legalitas dan Manajemen Bisnis di Bojonegoro
  • Pemkab Bojonegoro Salurkan BLT Cukai Tembakau 2026 untuk Buruh Pabrik Rokok di Baureno
  • Prakiraan Cuaca 14 Mei 2026 di Bojonegoro
  • 14 Mei dalam Sejarah
  • Jelang Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, Ribuan Penumpang Padati Stasiun Bojonegoro
  • Stok Pupuk Subsidi Bojonegoro Aman, Penyaluran Lampaui Target di Sejumlah Kios
  • Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia
  • Polisi Gelar Rakor Pengamanan Konser Band Ungu di Stadion Letjen H Soedirman Bojonegoro
  • Waspada Pola Makan Harian yang Menjadi Nutrisi bagi Pertumbuhan Sel Kanker
  • Menjawab Tantangan Industri Melalui Strategi Pendidikan Vokasi yang Adaptif di Jawa Timur
  • BPJS Kesehatan Imbau Perusahaan Patuh Bayar Iuran Pekerja Secara Teratur
  • Rupiah Sentuh Rekor Terlemah, Tekanan Global dan Domestik Picu Kekhawatiran Pasar
  • Permintaan Kambing Kurban di Bojonegoro Meningkat, Peternak Mulai Kebanjiran Pesanan
  • Lelang Lima Jabatan OPD Pemkab Bojonegoro Masih Sepi Peminat
  • Sektor Jasa dan Perdagangan Dongkrak Investasi Bojonegoro, Laporan PMDN di Triwulan I
  • 13 Mei dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca 13 Mei 2026 di Bojonegoro
  • Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih, Bojonegoro Siap Operasikan 85 Gerai
  • Pastikan Data Valid, ASN Bojonegoro Turun Lapangan Lakukan Ground Check Dua Pekan
Program Pendukung Operasi ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), Mengolah Sampah Jadi Berkah

Program PHBS dan Pengelolaan Sampah di Sekolah

Program Pendukung Operasi ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), Mengolah Sampah Jadi Berkah

Oleh Imam Nurcahyo

Operator minyak dan gas bumi Lapangan Banyu Urip, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) bersama pemerintah terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat, khususnya di bidang kesehatan. Dengan dukungan Satuan Kerja Khusus Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), EMCL melaksanakan Program Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan Pengelolaan Sampah di Sekolah. Program ini merupakan komitmen industri hulu migas dalam pemberdayaan masyarakat sekitar wilayah operasi.

***

SAMPAH bagi kebanyakan orang biasanya identik dengan hal-hal yang menjijikan dan tidak disukai. Sampah selalu dibuang dan ingin dijauhkan. Masih banyak orang yang sembarangan membuang sampah. Membuangnya begitu saja, menyebabkan banyak penyakit dan ketidaknyamanan. Ada juga yang berusaha membakarnya, tapi tetap masih banyak yang belum terurai. Akhirnya sampah menjadi masalah.

Namun bagi KH Alamul Huda, pengasuh Yayasan Pendidikan Pondok Pesantren Al Rosyid, sampah merupakan berkah. Menurut kyai yang akrab dipanggil Gus Huda ini, sampah harus dikelola dengan baik sehingga menghasilkan manfaat. Segala ciptaan Tuhan, kata dia, tidak ada yang sia-sia. Termasuk sampah.

Maka saat pemerintah Provinsi Jawa Timur menawarkan bantuan pembangunan fasilitas pengolahan sampah untuk Desa Ngumpak Dalem, Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro, Gus Huda dengan suka rela menawarkan lahan untuk digunakan Tempat Pembuangan Sampah Sementara. Kini, di area pondok pesantren yang diasuhnya itu, telah dibangun sebuah fasilitas pengolahan sampah. Seluruh warga di desa bisa mengumpulkan sampah di sana.

Gus Huda memberdayakan siswa dan santri mukim untuk mengelola tempat sampah tersebut. Bagi dia, sarana ini menjadi bagian dari proses pembelajaran untuk murid-muridnya. Dia berharap, santri akan lebih mandiri dan bertanggungjawab sekaligus memiliki kepedulian lingkungan. Alhasil, sampah di sekolah dan pondok pesantren asuhannya itu bisa dikelola dengan baik. “Ini sarana belajar, kita akan jaga bantuan ini dan kita kembangkan secara bertahap,” tutur Gus Huda.

Tahun 2016 lalu, Pemerintah Provinsi Jawa Timur membangun fasilitas penampungan sampah sementara seluas 50 meter persegi. Bangunan tersebut juga dilengkapi sebuah pencacah sampah kompos. Semangat dan motivasi yang dimiliki Gus Huda mendapat banyak apresiasi. Mulai dari pemerintah kabupaten Bojonegoro hingga swasta.

ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) termasuk yang mengapresiasi semangat itu. Melihat semangat kepedulian terhadap lingkungan dan sarana pembelajaran yang baik, EMCL mengembangkan program pengelolaan sampah di sekolah tersebut dengan menggandeng Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) lokal asal Bojonegoro, Institute Development For Society (Idfos). Dengan dukungan ini, pengelolaan sampah di Al Rosyid semakin berkembang.

EMCL bersama Idfos membentuk kader pilah sampah dari kalangan siswa dan santri mukim. Para kader ini kemudian diberi berbagai pelatihan. Sarana yang kurang juga ditambah. Misalnya kendaraan pengangkut, bak sampah, dan mesin pencacah.

Manajer Program Idfos, Achmad Eko menjelaskan, upaya pondok pesantren dengan melibatkan para santri dan siswa didiknya untuk mengelola sampah sudah diawali dengan baik. Sehingga, pendampingan yang diberikan menjadi lebih mudah karena meneruskan kegiatan yang sudah ada.

Program diawali dengan kampanye kebersihan di pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS). "Pemilahan sampah dimulai dari hulu. Yakni dimulai dari kelas, diberikan tempat sampah organik dan tempat sampah anorganik. Kita mengenalkan jenis-jenis sampah di sini. Sehingga siswa faham mengenai sampah yang bisa dipilah,” tutur Eko.  Selain itu, setiap kelas dimotivasi untuk bisa memilah sampah sebaik mungkin dan mengumpulkannya sebanyak mungkin. “Kita bangun persaingan positif antar kelas," imbuhnya.

Untuk lebih memotivasi dan belajar secara langsung, para kader diajak studi banding ke sebuah pondok pesantren di Kabupaten Lamongan yang sudah menerapkan Eco Pesantren, sebuah konsep pembelajaran berbasis lingkungan yang terintegrasi. Melalui kegiatan ini, kader diharapkan mendapat pengetahuan dan pengalaman dengan melihat prosesnya secara langsung.

"Kini di Al Rosyid ada dua kelompok kader pengurus pengolahan sampah perintis. Yakni bagian yang khusus mengklasifikasikan sampah, sehingga harga jual lebih tinggi. Dan ada juga yang bagian administrasi, pencatatan dan pengelolaan keuangan dari penjualan sampah," terang Eko.

Sejauh ini, pengolahan sampah kering atau anorganik di Al Rosyid sudah bisa menghasilkan rata-rata hingga Rp 1,2 juta perbulan. Sampah hasil pemilahan dijual kepada pengepul yang ada di Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander yang tak jauh dari lokasi sekolah.

Sedangkan sampah organik, lanjut Eko, diolah menjadi pupuk cair maupun padat. Para siswa sudah memanfaatkannya untuk bercocok tanam di lahan pertanian yang ada di sekolah.

"Harapannya, bisa menjadi contoh sekolah bersih yang ada di Bojonegoro. Selain itu, ketika siswa kembali ke masyarakat, mereka juga mampu mengaplikasikannya," imbuh Eko.

Program Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan Pengelolaan Sampah yang diprakarsai oleh EMCL ini, selain di lingkungan pendidikan Al Rosyid juga dilakukan di empat desa yang ada di Kecamatan Gayam sejak tahun 2015. Di antaranya di Desa Sudu, Ngraho, Mojodelik dan Gayam. Program ini diakui, selain bermanfaat dari segi kesehatan dan kebersihan, juga berdampak pada sosial dan ekonomi. “Ini merupakan komitmen EMCL sebagai operator migas Lapangan Banyu Urip yang harus kita dukung bersama,” tukas Eko.

External Affairs Manager EMCL, Dave Ardian Seta mengatakan, program ini merupakan wujud komitmen EMCL di bidang kesehatan dan pengembangan ekonomi masyarakat. Hingga saat ini, EMCL telah mendonasikan lebih dari 1500 paket tempat sampah, 23 gerobak sampah, 15 kendaraan pengangkut sampah, dan mesin pencacah sampah ke berbagai desa di Bojonegoro. “Selain memberi alat, bersama mitra program, kami juga melakukan berbagai upaya membangun kesadaran tentang perilaku hidup sehat dengan pendampingan bagi lebih dari 400 kader PHBS,” tutur Dave.

Sementara itu, Kepala bidang persampahan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bojonegoro, Ahmad Fatoni mengapresiasi apa yang telah dilakukan EMCL. Menurut dia, upaya pemerintah dalam menata sampah di Bojonegoro sangat terbantu dengan adanya sinergi bersama perusahaan. “Tentu kerjasama positif ini patut dipertahankan,” ucapnya singkat. (*/inc)

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Pernahkah Anda merasa paling benar setelah memenangkan debat di kolom komentar? Atau merasa paling sukses saat melihat angka di saldo ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

Bojonegoro - Sepanjang 2025, produksi minyak Blok Cepu kembali melampaui target pemerintah. ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), sebagai operator salah satu ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Polisi Gelar Rakor Pengamanan Konser Band Ungu di Stadion Letjen H Soedirman Bojonegoro

Polisi Gelar Rakor Pengamanan Konser Band Ungu di Stadion Letjen H Soedirman Bojonegoro

Bojonegoro - Kepolisian Resor (Polres) Bojonegoro, pada Rabu pagi (13/05/2026), menggelar rapat koordinasi (Rakor) Pengamanan Konser Band Ungu dalam rangka ...

1778806983.7356 at start, 1778806983.9901 at end, 0.2544949054718 sec elapsed