Solidaritas dari Lapangan Minyak, Pekerja Blok Cepu di Bojonegoro Berbagi Berkah Ramadan
Kamis, 05 Maret 2026 18:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro - Di tengah upaya mempertahankan kapasitas produksi minyak nasional, para pekerja ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) menyalurkan santunan bagi 609 anak yatim dan dhuafa di wilayah operasi Blok Cepu, Kabupaten Bojonegoro, Rabu dan Kamis (05/03/2026).
Kegiatan yang diinisiasi Badan Dakwah Islam (BDI) EMCL ini menyasar 250 anak yatim dari 12 desa di Kecamatan Gayam dan 359 anak di Kecamatan Kalitidu.
Bantuan berupa paket alat sekolah dan santunan tunai ini bersumber dari sedekah mandiri para pekerja yang dikumpulkan sejak awal Ramadan.
Maintenance Manager EMCL, Syamsuar Samsudin, dan Supply Chain Manager EMCL, Hendra Priadi, turut hadir mendampingi para pekerja dalam kegiatan buka puasa bersama di balai kecamatan setempat.
Kehadiran manajemen dan pekerja ini menjadi bentuk interaksi langsung industri hulu migas dengan warga di sekitar area operasional.
Pemberian santunan kepada anak yatim oleh perwakilan pekerja ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) di Lapangan Migas Banyu Urip, Blok Cepu di Kabupaten Bojonegoro. (Aset: Istimewa)
Ketua BDI EMCL, Imam Chudori, menyebutkan partisipasi pekerja tahun ini meningkat dibandingkan tahun lalu. Lebih dari 50 pekerja terlibat aktif dalam penggalangan donasi ini.
"Tahun ini kami bisa merangkul lebih banyak penerima manfaat dari desa-desa di lingkar tambang," ujar Imam.
Salah satu penerima bantuan, Pandu (11), siswa kelas 5 SD asal Desa Cengungklung, menyatakan bantuan ini sangat berarti untuk kelanjutan sekolahnya. Pandu, yang kini tinggal bersama nenek dan adiknya setelah sang ayah wafat, bercita-cita menjadi dokter.
Camat Gayam, Erna Zulaikah, mengapresiasi inisiatif personal para pekerja tersebut. Menurutnya, sinergi antara operator Blok Cepu dan masyarakat lokal harus terus diperkuat, mengingat peran strategis wilayah ini yang menyumbang lebih dari seperempat produksi minyak nasional.
Senada dengan Erna, Camat Kalitidu, Djuana Poerwiyanto, berharap dukungan industri terhadap pemangku kepentingan di daerah terus berlanjut demi kelancaran operasional hulu migas.
Rangkaian acara ditutup dengan pengajian singkat oleh Imro’atun Nafisah Al Camelia mengenai keutamaan menyantuni anak yatim, diikuti dengan buka puasa bersama tokoh masyarakat dan pimpinan kecamatan setempat. (red/imm)
Reporter: Tim Redaksi
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo