News Ticker
  • Jelang Pileg dan Pilpres, Polres Tuban Gelar Simulasi Pengamanan Pemilu
  • Pendaftaran CPNS 2018 Dibuka Hari Ini, Situs SSCN BKN Belum Dapat Diakses
  • Polisi di Bojonegoro Amankan Seorang Pelaku Penadahan
  • Perbedaan
  • Pecah Ban, Mobil Milik DLH Bojonegoro Tabrak Tumpukan Batu di Pinggir Jalan
  • Ratusan Warga Mojoagung Soko Tuban, Minta Kejaksaan Tindak Tegas Kades Korupsi
  • Penerimaan CPNS 2018 di Kabupaten Bojonegoro Tersedia 384 Formasi
  • Formasi Penerimaan CPNS 2018 Kabupaten Blora Sebanyak 508 Lowongan
  • Lagi, Kebakaran Menimpa Rumah Milik Warga Balen Bojonegoro
  • Penanggulangan Kemiskinan Menjadi Prioritas Pemerintah
  • Tabrakan Motor di Baureno Bojonegoro Kedua Pengendara Luka-Luka
  • Berikut ini Syarat Dasar Bagi Pelamar CPNS 2018
  • Sat Lantas Polres Bojonegoro Launching SIMELI
  • Sat Narkoba Polres Bojonegoro Laksanakan Binluh Bahaya Penyalahgunaan Narkoba Pada Pelajar
  • Kapolres Bojonegoro Tekankan 7 Hal Kepada Anggotanya
  • Kapolres Bojonegoro Harap Komunitas Mancing Turut Berperan Dalam Menjaga Lingkungan
  • Perubahan
  • Menristekdikti: Kampus Tak Boleh Digunakan Untuk Politik Praktis
  • Jelang Pemilu 2019, Polres Bojonegoro Gelar Deklarasi Pemilu Damai
  • Sahabat Muda Bojonegoro Gelar Aksi Kemanusiaan Untuk Korban Gempa Lombok

Mayat Bayi Laki-Laki Ditemukan Warga Desa Sembung Kecamatan Kapas

Oleh Imam Nurcahyo

Bojonegoro(Kapas) - Jenazah bayi laki-laki ditemukan di belakang rumah Asnarti (66), warga Desa Sembung RT 006 RW 002 Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro pada Kamis (19/10/2017) sekira pukul 07.30 WIB pagi tadi. Belum diketahui asal-usul mayat bayi tersebut. Saat ini petugas dari Polsek Kapas dan Polres Bojonegoro masih berupaya mengungkap identitas ibu kandung bayi tersebut.

Menurut keterangan Kapolsek Kapas, AKP Ngatimin SH, yang dikutip dri keterangan saksi-saksi, bahwa kronologi penemuan mayat bayi tersebut bermula pada Kamis (19/10/2017) sekira pukul 07.30 WIB pagi tadi, saksi Asnarti (66) mencium bau menyengat seperti bau bangkai, dari samping belakang rumahnya.

“Kemudian saksi berupaya mencari sumber bau bangkai tersebut dan beberapa lama kemudian saksi menemukan bungkusan plastik hitam dengan posisi terikat di atas karung yang berisikan kain bekas,” terang Kapolsek.

Kapolsek menambahkan,  awalnya saksi Asnarti mengira yang berada di dalam bungkusan plastik hitam tersebut adalah bangkai kucing, sehingga oleh saksi, bungkusan tersebut dipindah ke kebun pisang di sebelah timur rumahnya, namun karena saksi merasa curiga, selanjutnya tas plastik tersebut di buka.

“Setelah dibuka ternyata di dalam plastik tersebut berisikan sesosok mayat bayi dengan posisi tengkurap dan masih mengeluarkan darah,” lanjut Kapolsek.

Mengetahui kejadian tersebut selanjutnya saksi melaporkan kejadian tersebut kepada Kepala Desa Sembung.

“Selanjutnya oleh Kades, peristiwa tersebut dilaporkan ke Polsek Kapas.” imbuh Kapolsek.

Medapat laporan tersebut, Kapolsek segera mendatangi lokasi kejadian guna melakukan olah TKP sambil menghubungi tim Indentifikasi dari Polres Bojonegoro.

“Setelah dilakukan oleh TKP, mayat bayi tersebut dievakuasi ke RSUD Bojonegoro untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.” terang Kapolsek.

Berdasarkan hasil identifikasi, diketahui jenis kelamin bayi laki-laki, dengan ciri-ciri berat mayat 1 kilogram, panjang mayat 55 sentimeter, rambut hitam lurus, tali pusar beserta ari, masih melekat di tubuh mayat bayi dan belum terpotong dengan panjang tali pusar 40 sentimeter.

“Belum diketahui identitas orang tua kandung dari bayi tersebut, saat ini petugas masih terus melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas bayi tersebut,” pungkas AKP Ngatimin.

Sementara, menurut hasil otopsi yang dilakukan dokter Sarjono dari RSUD Bojonegoro, bahwa diduga bayi tersebut sudah meninggal sejak 3 (tiga) hari yang lalu.

“Bayi meninggal di luar kandungan atau meninggal setelah dilahirkan,” terang dokter Sarjono. (red/imm)

 

Berita Bojonegoro
Berita Terkait
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro

Teras

“Saya Ingin Selalu Memberi”

Kang Yoto, Mantan Bupati Bojonegoro

“Saya Ingin Selalu Memberi”

Oleh Muhammad Roqib Kang Yoto, mantan Bupati Bojonegoro dua periode yakni 2008 2013 dan 2013 2018, sungguh menikmati masa-masa senggangnya ...

Opini

Gaul Bebas Kian Marak, HIV/AIDS Makin Merebak

Gaul Bebas Kian Marak, HIV/AIDS Makin Merebak

*Oleh Atik Kholifah SKM PERGAULAN remaja di masa sekarang sungguh sangat merisaukan. Kita biasa menjumpai di tempat-tempat keramaian, muda mudi ...

Quote

Perbedaan

Perbedaan

Oleh Dr Hj Sri Minarti, M.Pd.I Allah menciptakan mahluk di dunia ini dengan berbagai perbedaan, tidak ada yang sama persis ...

Sosok

Eny Kojiro, Perempuan Asal Bojonegoro yang Geluti Seni Menghias Tumpeng

Eny Kojiro, Perempuan Asal Bojonegoro yang Geluti Seni Menghias Tumpeng

Oleh Muliyanto Bojonegoro - Lobak, Timun, Batang, Sawi, Wortel dan aneka buah serta sayur ternyata tak hanya difungsikan menjadi sayur ...

Eksis

Petani Asal Bojonegoro Ini Tak Menyangka Anaknya Lulus Seleksi Akpol 2018

Petani Asal Bojonegoro Ini Tak Menyangka Anaknya Lulus Seleksi Akpol 2018

Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro - Suwito (56), warga Desa Sumberejo RT 002 RW 001 Kecamatan Trucuk Kabupaten Bojonegoro, yang sehari-hari ...

Religi

Ternyata, Ada Fakta Hidup di Alam Fana Itu

Ternyata, Ada Fakta Hidup di Alam Fana Itu

*Oleh Roli Abdul Rokhman SAg MPdI Saudaraku, sadarilah...! Selama kita masih suka mengagungkan harta, maka diri kita pasti akan mengalami ...

Berita Foto

Mural Siswa SMA Negeri 1 Kalitidu Bojonegoro

Mural Siswa SMA Negeri 1 Kalitidu Bojonegoro

Oleh Muhammad Roqib Bojonegoro (Kalitidu) Siswa SMA Negeri 1 Kalitidu membuat lukisan atau mural di tembok yang ada di sekililing ...

Resensi

Alice in Cheongdam Dong 2

Alice in Cheongdam Dong 2

Oleh Delfariza Amaliya Penulis : Ahn Jae Kyung Penerjemah : Dwita Rizki Nientyas Tahun : 2014 Penerbit : Qanita, PT ...

Pelesir

Ruwatan Massal Digelar di Objek Wisata Khayangan Api Bojonegoro

Ruwatan Massal Digelar di Objek Wisata Khayangan Api Bojonegoro

Oleh Muliyanto Bojonegoro - Bulan Suro, bagi sebagian orang Jawa masih dianggap sebagai bulan yang sakral. Bulan untuk tirakat dan ...

Statistik

Hari ini

1.755 kunjungan

3.135 halaman dibuka

133 pengunjung online

Bulan ini

58.822 kunjungan

105.119 halaman dibuka

Tahun ini

987.134 kunjungan

1.732.529 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 624.798

Indonesia: 10.473

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015