News Ticker
  • Tips Bagi Calon Pelamar Dalam Mengikuti Proses Seleksi CPNS 2018
  • Inilah Alur Pendaftaran CPNS 2018
  • Jelang Pileg dan Pilpres, Polres Tuban Gelar Simulasi Pengamanan Pemilu
  • Pendaftaran CPNS 2018 Dibuka Hari Ini, Situs SSCN BKN Belum Dapat Diakses
  • Polisi di Bojonegoro Amankan Seorang Pelaku Penadahan
  • Perbedaan
  • Pecah Ban, Mobil Milik DLH Bojonegoro Tabrak Tumpukan Batu di Pinggir Jalan
  • Ratusan Warga Mojoagung Soko Tuban, Minta Kejaksaan Tindak Tegas Kades Korupsi
  • Penerimaan CPNS 2018 di Kabupaten Bojonegoro Tersedia 384 Formasi
  • Formasi Penerimaan CPNS 2018 Kabupaten Blora Sebanyak 508 Lowongan
  • Lagi, Kebakaran Menimpa Rumah Milik Warga Balen Bojonegoro
  • Penanggulangan Kemiskinan Menjadi Prioritas Pemerintah
  • Tabrakan Motor di Baureno Bojonegoro Kedua Pengendara Luka-Luka
  • Berikut ini Syarat Dasar Bagi Pelamar CPNS 2018
  • Sat Lantas Polres Bojonegoro Launching SIMELI
  • Sat Narkoba Polres Bojonegoro Laksanakan Binluh Bahaya Penyalahgunaan Narkoba Pada Pelajar
  • Kapolres Bojonegoro Tekankan 7 Hal Kepada Anggotanya
  • Kapolres Bojonegoro Harap Komunitas Mancing Turut Berperan Dalam Menjaga Lingkungan
  • Perubahan
  • Menristekdikti: Kampus Tak Boleh Digunakan Untuk Politik Praktis

Peristiwa Orang Tersengat Listrik

Seorang Balita di Kedungadem Meninggal Dunia Akibat Tersengat Listrik

Oleh Imam Nurcahyo

Bojonegoro (Kedungadem) - Seorang balita bernama Muhammad Muklas Nur Habib bin Muhammad Toha (3), warga Dusun Tumpang Desa Kedungadem RT 001 RW 007 Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro, pada Minggu (11/03/2018) sekira pukul 16.00 WIB kemarin sore, meninggal dunia saat dalam perjalanan ke puskesmas setempat, akibat tersengat aliran listrik.

Sebelumnya, korban hendak menyalakan televisi namun saat memasang colokan kabel televisi ke dalam stop kontak, korban tesengat aliran listrik hingga jatuh terpental.

 

Menurut Keterangan Kapolsek Kedungadem, AKP Subakir, sebagaimana dihimpun dari keterangan saksi-saksi, bahwa kronologi peristiwa tersebut bermula pada Minggu (11/03/2018) sekira pukul 15.30 WIB, korban bersama saudaranya, Muhammad Ridho Maulana Nur Amin (9), sedang bermain air di depan rumah, selanjutnya keduanya masuk ke dalam rumah. Saat itu kakak korban bermain handphone sedangkan korban hendak menyalakan televisi.

“Saat memasang kabel televisi ke dalam stop kontak, korban tersengat arus listrik hingga jatuh terpentasl,” jelas Kapolsek.

Mengetahui adiknya tergeletak di tanah dan kejang-kejang, selanjutnya kakak korban memanggil memanggil ibunya yang selanjutnya ibunya memanggil ayahnya.

“Ayah korban segera berteriak minta tolong pada para tetangga, yang selanjutnya para tetangga berdatangan,” lanjut Kapolsek.

Setelah itu, ayah korban dengan dibantu tetangganya, langsung membawa korban ke Puskesmas Kedungadem, namun setelah sampai di Puskesmas Kedungadem, korban dinyatakan sudah meninggal dunia.

“Korban meninggal dunia saat dalam perjalanan ke puskesmas,” imbuh Kapolsek.

Setelah pihaknya mendapat laporan, Kapolsek bersama anggota segera mendatangi lokasi kejadian guna melakukan olah TKP dan meminta keterangan pada saksi-saksi.

Sementara, berdasarkan hasil identifikasi, diketahui ciri-ciri jenazah, panjang mayat panjang 90 sentimeter, rambut hitam, kulit sawo matang, korban mengenakan pakaian kemeja lengan pendek warna biru motif garis dan celana kolor warna putih. Sedangkan berdasarkan pemeriksaan petugas medis dari Puskesmas Kedungadem, diketahui terdapat luka bakar pada jari tengah tangan kiri.

“Tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan di badan korban. Penyebab kematian korban murni karena tersengat listrik,” lanjut Kapolsek.

Dalam peristiwa tersebut, kedua orang tua korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan keluarga korban meminta untuk tidak dilakukan otopsi. Selanjutnya dengan dibuatkan surat pernyataan, yang disaksikan perangkat desa setempat, jenazah korban diserahkan kepada ahli warisnya untuk proses pemakaman.

“Setelah dibuatkan berita acara, jenazah korban diserahkan kepada keluarganya untuk dimakamkan,” pungkas Kapolsek. (*/imm)

Berita Bojonegoro
Berita Terkait
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro

Teras

“Saya Ingin Selalu Memberi”

Kang Yoto, Mantan Bupati Bojonegoro

“Saya Ingin Selalu Memberi”

Oleh Muhammad Roqib Kang Yoto, mantan Bupati Bojonegoro dua periode yakni 2008 2013 dan 2013 2018, sungguh menikmati masa-masa senggangnya ...

Opini

Gaul Bebas Kian Marak, HIV/AIDS Makin Merebak

Gaul Bebas Kian Marak, HIV/AIDS Makin Merebak

*Oleh Atik Kholifah SKM PERGAULAN remaja di masa sekarang sungguh sangat merisaukan. Kita biasa menjumpai di tempat-tempat keramaian, muda mudi ...

Quote

Perbedaan

Perbedaan

Oleh Dr Hj Sri Minarti, M.Pd.I Allah menciptakan mahluk di dunia ini dengan berbagai perbedaan, tidak ada yang sama persis ...

Sosok

Eny Kojiro, Perempuan Asal Bojonegoro yang Geluti Seni Menghias Tumpeng

Eny Kojiro, Perempuan Asal Bojonegoro yang Geluti Seni Menghias Tumpeng

Oleh Muliyanto Bojonegoro - Lobak, Timun, Batang, Sawi, Wortel dan aneka buah serta sayur ternyata tak hanya difungsikan menjadi sayur ...

Eksis

Petani Asal Bojonegoro Ini Tak Menyangka Anaknya Lulus Seleksi Akpol 2018

Petani Asal Bojonegoro Ini Tak Menyangka Anaknya Lulus Seleksi Akpol 2018

Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro - Suwito (56), warga Desa Sumberejo RT 002 RW 001 Kecamatan Trucuk Kabupaten Bojonegoro, yang sehari-hari ...

Religi

Ternyata, Ada Fakta Hidup di Alam Fana Itu

Ternyata, Ada Fakta Hidup di Alam Fana Itu

*Oleh Roli Abdul Rokhman SAg MPdI Saudaraku, sadarilah...! Selama kita masih suka mengagungkan harta, maka diri kita pasti akan mengalami ...

Berita Foto

Mural Siswa SMA Negeri 1 Kalitidu Bojonegoro

Mural Siswa SMA Negeri 1 Kalitidu Bojonegoro

Oleh Muhammad Roqib Bojonegoro (Kalitidu) Siswa SMA Negeri 1 Kalitidu membuat lukisan atau mural di tembok yang ada di sekililing ...

Resensi

Alice in Cheongdam Dong 2

Alice in Cheongdam Dong 2

Oleh Delfariza Amaliya Penulis : Ahn Jae Kyung Penerjemah : Dwita Rizki Nientyas Tahun : 2014 Penerbit : Qanita, PT ...

Pelesir

Ruwatan Massal Digelar di Objek Wisata Khayangan Api Bojonegoro

Ruwatan Massal Digelar di Objek Wisata Khayangan Api Bojonegoro

Oleh Muliyanto Bojonegoro - Bulan Suro, bagi sebagian orang Jawa masih dianggap sebagai bulan yang sakral. Bulan untuk tirakat dan ...

Statistik

Hari ini

2.626 kunjungan

4.723 halaman dibuka

97 pengunjung online

Bulan ini

59.719 kunjungan

106.750 halaman dibuka

Tahun ini

988.026 kunjungan

1.734.154 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 624.798

Indonesia: 10.473

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015