News Ticker
  • Ribuan Warga Ikuti Senam Dayung di Alun-Alun Bojonegoro
  • Cangkrukan Kamtibmas, Kapolres Ajak BEM se Bojonegoro Jadi Mitra Kamtibmas
  • Terperosok Lubang Jalan Paving, Pemotor di Kanor Bojonegoro Luka Berat
  • Cah Jos, Upaya Polres Bojonegoro Tekan Penggunaan Motor Oleh Pelajar
  • Menjaga Gejolak Medsos di Tengah Maraknya Angka Perceraian
  • Menunggu
  • Di Bojonegoro Hari Ini Terjadi 2 Peristiwa Kebakaran Rumah
  • Pelantikan Perangkat Desa Glagahwangi Sugihwaras Diwarnai Aksi Unjuk Rasa Warga
  • Kebakaran Nyaris Menghanguskan Gudang Toko Milik Warga Pacul Bojonegoro
  • Jagong Harmoni, Upaya Kapolres Bojonegoro Dalam Menjaga Kondusifitas Wilayah
  • Mengubah Pola Pikir, Membangun Mindset
  • Polres Bojonegoro Rilis Hasil Ungkap Kasus Operasi Sikat Semeru 2018
  • Satria Tubruk Vario di Padangan Bojonegoro, Kedua Pengendara Luka-Luka
  • Viral, Senam Goyang Dayung di Kalangan Pelajar Tuban
  • Tabrakan Motor di Dander Bojonegoro, 3 Orang Luka-Luka
  • Masih Ada Kendaraan Bak Terbuka di Bojonegoro, Untuk Mengangkut Orang
  • Keadaan
  • 87 Pengendara Kendaraan Bermotor Terjaring Razia Sat Lantas Polres Bojonegoro
  • Pola Pengamanan Pemilu 2019 di Bojonegoro, Sesuai Situasi dan Kondisi Kerawanan Daerah
  • Jajaran Polres Bojonegoro Siap Amankan Pemilu 2019

Peristiwa Orang Tenggelam

Seorang Bocah di Ngraho, Meninggal Dunia Tenggelam di Sungai Bengawan Solo

Oleh Imam Nurcahyo

Bojonegoro (Ngraho) - Lagi lagi, peristiwa orang meninggal dunia akibat tenggelam terjadi di Kecamatan Ngraho, kali ini korbannya seorang bocah bernama Moch Ulin Moha (9), warga Desa Tapelan RT 003 RW 002 Kecamatan Ngraho Kabupaten Bojonegoro, pada Minggu (15/04/2018) sekira pukul 11.30 WIB siang tadi, dilaporkan meninggal dunia, akibat tenggelam di sungai Bengawan Solo yang berada di desa setempat.

Sebelum ditemukan tenggelam, korban bersama teman-temannya sedang berenang di sungai terpanjang di pula Jawa tersebut, namun tiba-tiba korban tenggelam sehingga teman-teman korban meminta bantuan pada warga yang berada di pinggir sungai tersebut.

Saat ditemukan, diduga korban masih hidup namun tak sadarkan diri, sehingga warga berupaya membawa korban ke puskesmas setempat, namun sesampai di puskesmas, korban dinyatakan telah meninggal dunia.

 

Menurut keterangan Kapolsek Ngraho, AKP H Purwanto S SH, yang dikutip dari keterangan saksi-saksi, bahwa kronologi penemuan korban  bermula pada Minggu (15/04/2018), sekira pukul 11.00 WIB, teman-teman korban yang juga masih tetangga korban, yang bernama Dimas Aria Saputra (10), Rama (9) dan Rafi (11), berangkat bersama-sama hendak berenang di sungai Bengawan Solo. Sekira 30 menit berikutnya, korban datang menyusul dan lansung ikut berenang.

“Tak lama berselang, tiba-tiba teman-temannya melihat korban sudah tenggelam di tengah sungai Bengawan Solo,” jelas Kapolsek yang dikutip dari keterangan saksi.

Melihat korban tenggelam, selanjutnya teman-temannya tersebut berteriak minta tolong pada warga yang ada di pinggir sungai Bengawan Solo dan datanglah Saksi Sutikno (50) dan saksi Lamidi (36), keduanya juga masih tetangga korban, yang lansung berupaya melakukan pencarian terhadap korban.

“Tak lama berselang, korban diketemukan di dasar sungai, dalam keadaan tidak sadarkan diri,” lanjut Kapolsek.

Oleh kedua saksi, kemudian korban segera dibawa ke Puskesmas Ngraho dan setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.

“Kemudian peristiwa tersebut dilaporkan ke perangkat desa setempat dan diteruskan ke Polsek Ngraho.” tutur Kapolsek.

Setelah pihaknya menerima laporan, Kapolsek bersama anggota segera menuju ke Puskesmas Ngraho guna melakukan identifikasi serta ke lokasi kejadian guna melakukan olah TKP.

Dan berdasarkan hasil olah TKP, diduga penyebab tenggelamnya korban karena terseret arus sungai Bengawan Solo yang cukup deras, sehingga korban akhirnya tenggelam.

“Diduga korban tak kuasa melawan arus sungai Bengawan Solo yang cukup deras, sehingga korban tenggelam,” imbuh Kapolsek.

Sedangkan berdasarkan hasil visum luar yang dilakukan oleh dr Punita Surya dari Puskesmas Ngraho, tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban.

“Penyebab kematian korban murni karena tenggelam.” jelas Kapolsek.

Atas terjadinya peristiwa tersebut, orang tua korban menerima peristiwa ini sebagai musibah dan meminta untuk tidak dilakukan otopsi dengan dibuatkan surat pernyataan tidak bersedia dilakukan autopsi mayat.

“Selanjutnya setelah dibuatkan berita-acara yang diketahui dan disaksikan perangkat desa setempat, jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.” lanjut Kapolsek

Menyikapi peristiwa tersebut, Kapolsek tak lupa menghimbau kepada warga masyarakat khususnya para orang tua, agar melarang anak-anak untuk bermain atau berrenang di Sungai Bengawan solo, disaat arus airnya masih cukup besar.

“Semoga kejadian orang tenggelam di sungai Bengawan Solo tidak terjadi lagi,” harap Kapolsek. (red/imm)

 

Berita Bojonegoro
Berita Terkait
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro

Teras

“Saya Ingin Selalu Memberi”

Kang Yoto, Mantan Bupati Bojonegoro

“Saya Ingin Selalu Memberi”

Oleh Muhammad Roqib Kang Yoto, mantan Bupati Bojonegoro dua periode yakni 2008 2013 dan 2013 2018, sungguh menikmati masa-masa senggangnya ...

Opini

Menjaga Gejolak Medsos di Tengah Maraknya Angka Perceraian

Opini

Menjaga Gejolak Medsos di Tengah Maraknya Angka Perceraian

*Oleh Desmaniar BERTRANSFORMASI menjadi kebutuhan primer di abad 21 ini, media sosial (medsos), disadari banyak memberikan manfaat berupa kemudahan bagi ...

Quote

Menunggu

Menunggu

Oleh Dr Hj Sri Minarti, M.Pd.I Menunggu dapat diartikan tinggal beberapa saat di suatu tempat mengharapkan atau menanti hadirnya atau ...

Sosok

Eny Kojiro, Perempuan Asal Bojonegoro yang Geluti Seni Menghias Tumpeng

Eny Kojiro, Perempuan Asal Bojonegoro yang Geluti Seni Menghias Tumpeng

Oleh Muliyanto Bojonegoro - Lobak, Timun, Batang, Sawi, Wortel dan aneka buah serta sayur ternyata tak hanya difungsikan menjadi sayur ...

Eksis

Petani Asal Bojonegoro Ini Tak Menyangka Anaknya Lulus Seleksi Akpol 2018

Petani Asal Bojonegoro Ini Tak Menyangka Anaknya Lulus Seleksi Akpol 2018

Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro - Suwito (56), warga Desa Sumberejo RT 002 RW 001 Kecamatan Trucuk Kabupaten Bojonegoro, yang sehari-hari ...

Religi

Ternyata, Ada Fakta Hidup di Alam Fana Itu

Ternyata, Ada Fakta Hidup di Alam Fana Itu

*Oleh Roli Abdul Rokhman SAg MPdI Saudaraku, sadarilah...! Selama kita masih suka mengagungkan harta, maka diri kita pasti akan mengalami ...

Berita Foto

Mural Siswa SMA Negeri 1 Kalitidu Bojonegoro

Mural Siswa SMA Negeri 1 Kalitidu Bojonegoro

Oleh Muhammad Roqib Bojonegoro (Kalitidu) Siswa SMA Negeri 1 Kalitidu membuat lukisan atau mural di tembok yang ada di sekililing ...

Resensi

Alice in Cheongdam Dong 2

Alice in Cheongdam Dong 2

Oleh Delfariza Amaliya Penulis : Ahn Jae Kyung Penerjemah : Dwita Rizki Nientyas Tahun : 2014 Penerbit : Qanita, PT ...

Pelesir

Ruwatan Massal Digelar di Objek Wisata Khayangan Api Bojonegoro

Ruwatan Massal Digelar di Objek Wisata Khayangan Api Bojonegoro

Oleh Muliyanto Bojonegoro - Bulan Suro, bagi sebagian orang Jawa masih dianggap sebagai bulan yang sakral. Bulan untuk tirakat dan ...

Statistik

Hari ini

1.579 kunjungan

2.815 halaman dibuka

73 pengunjung online

Bulan ini

73.517 kunjungan

131.096 halaman dibuka

Tahun ini

1.001.838 kunjungan

1.758.528 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 609.159

Indonesia: 10.085

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015