News Ticker
  • Tips Bagi Calon Pelamar Dalam Mengikuti Proses Seleksi CPNS 2018
  • Inilah Alur Pendaftaran CPNS 2018
  • Jelang Pileg dan Pilpres, Polres Tuban Gelar Simulasi Pengamanan Pemilu
  • Pendaftaran CPNS 2018 Dibuka Hari Ini, Situs SSCN BKN Belum Dapat Diakses
  • Polisi di Bojonegoro Amankan Seorang Pelaku Penadahan
  • Perbedaan
  • Pecah Ban, Mobil Milik DLH Bojonegoro Tabrak Tumpukan Batu di Pinggir Jalan
  • Ratusan Warga Mojoagung Soko Tuban, Minta Kejaksaan Tindak Tegas Kades Korupsi
  • Penerimaan CPNS 2018 di Kabupaten Bojonegoro Tersedia 384 Formasi
  • Formasi Penerimaan CPNS 2018 Kabupaten Blora Sebanyak 508 Lowongan
  • Lagi, Kebakaran Menimpa Rumah Milik Warga Balen Bojonegoro
  • Penanggulangan Kemiskinan Menjadi Prioritas Pemerintah
  • Tabrakan Motor di Baureno Bojonegoro Kedua Pengendara Luka-Luka
  • Berikut ini Syarat Dasar Bagi Pelamar CPNS 2018
  • Sat Lantas Polres Bojonegoro Launching SIMELI
  • Sat Narkoba Polres Bojonegoro Laksanakan Binluh Bahaya Penyalahgunaan Narkoba Pada Pelajar
  • Kapolres Bojonegoro Tekankan 7 Hal Kepada Anggotanya
  • Kapolres Bojonegoro Harap Komunitas Mancing Turut Berperan Dalam Menjaga Lingkungan
  • Perubahan
  • Menristekdikti: Kampus Tak Boleh Digunakan Untuk Politik Praktis

Seorang Warga Kedungadem Bojonegoro Ditemukan Tewas Gantung Diri

Oleh Ahmad Muhajir

Bojonegoro (Kedungadem) - Warga Kedungadem Bojonegoro pada Rabu (06/06/2018) sekira pukul 07.00 WIB tadi pagi, digegerkan dengan penemuan seorang laki-laki yang tewas akibat gantung diri di gudang toko bangunan yang dikontrak korban yang berlokasi di Desa Tlogoagung RT 001 RW 001 Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro.

Korban diketahui bernama Sugito (41) warga Dusun Beton Desa Megale RT 004 RW 001 Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro. Belum diketahui alasan korban mengakhiri hidup dengan cara gantung diri. Saat ini petugas masih melakukan pemeriksaan dan meminta keterangan pada para saksi guna mengetahui motif korban, hingga melakukan gantung diri.

 

Kapolsek Kedungadem AKP Subakir kepada medai ini mengungkapkan bahwa dari keterangan para saksi dilokasi kejadian yaitu Yatri (istri korban), Ramli (65) dan Wakimin ketiganya warga Desa Megale Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro, bahwa kronologi kejadian tersebut bermula pada Rabu (06/06/2018) sekira pukul 06.00 WIB, istri korban dan anaknya sedang masuk gudang toko bangunan. Di dalam gudang, lanjut AKP Subakir, istri korban mendapati suaminya sudah tergantung di penyangga rumah.

"Istri korban teriak kaget meminta tolong warga sekitar," ujarnya.

Teriakan istri korban mengundang warga sekitar datang ke gudang milik korban. Selanjutnya, warga langsung menurunkan korban beserta keluarga korban.

"Ketika dicek korban sudah tidak bernyawa lagi," jelas AKP Subakir.

Selanjutnya warga sekitar langsung melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Kedungadem. Petugas pun langsung menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk memeriksa dan mengamankan TKP, mengumpulkan barang bukti dan memeriksa keterangan para saksi.

Masih menurut AKP Subakir, bahwa saat dilakukan oleh TKP dan identifikasi terhadap korban, petugas mengamankan barang bukti berupa pakai kemeja warna coklat, 1 (satu) buat tali dari tampar plastik warna biru, celana jeans warna abu-abu, celana pendek model kaos warna abu-abu, celana dalam warna biru, serta dompet warna coklat milik korbam berisi uang Rp160 ribu

Sedangkan dari hasil pemeriksaan medis, petugas tidak memukan adanya tanda-tanda kekerasan dan penganiayaan terhadap korban.

Hasil medis sementara, penyebab kematian korban murni karena korban gantung diri. Menurut keterangan keluarganya, korban tidak memiliki riwayat sakit," tegas AKP Subakir.

Setelah dilaksanakan musyawarah dengan keluarga korban, ahli waris korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah. Atas permintaan ahli-warisnya, jenazah korban tidak di otopsi yang dinyatakan dengan membuat surat pernyataan yang diketahui dan disaksikan oleh kepala desa setempat.

“Setelah dibuatkan berita acara, selanjutnya jenazah korban diserahkan kepada ahli warisnya untuk proses pemakaman,” terang Kapolsek. (muh/imm)

Berita Bojonegoro
Berita Terkait
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro

Teras

“Saya Ingin Selalu Memberi”

Kang Yoto, Mantan Bupati Bojonegoro

“Saya Ingin Selalu Memberi”

Oleh Muhammad Roqib Kang Yoto, mantan Bupati Bojonegoro dua periode yakni 2008 2013 dan 2013 2018, sungguh menikmati masa-masa senggangnya ...

Opini

Gaul Bebas Kian Marak, HIV/AIDS Makin Merebak

Gaul Bebas Kian Marak, HIV/AIDS Makin Merebak

*Oleh Atik Kholifah SKM PERGAULAN remaja di masa sekarang sungguh sangat merisaukan. Kita biasa menjumpai di tempat-tempat keramaian, muda mudi ...

Quote

Perbedaan

Perbedaan

Oleh Dr Hj Sri Minarti, M.Pd.I Allah menciptakan mahluk di dunia ini dengan berbagai perbedaan, tidak ada yang sama persis ...

Sosok

Eny Kojiro, Perempuan Asal Bojonegoro yang Geluti Seni Menghias Tumpeng

Eny Kojiro, Perempuan Asal Bojonegoro yang Geluti Seni Menghias Tumpeng

Oleh Muliyanto Bojonegoro - Lobak, Timun, Batang, Sawi, Wortel dan aneka buah serta sayur ternyata tak hanya difungsikan menjadi sayur ...

Eksis

Petani Asal Bojonegoro Ini Tak Menyangka Anaknya Lulus Seleksi Akpol 2018

Petani Asal Bojonegoro Ini Tak Menyangka Anaknya Lulus Seleksi Akpol 2018

Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro - Suwito (56), warga Desa Sumberejo RT 002 RW 001 Kecamatan Trucuk Kabupaten Bojonegoro, yang sehari-hari ...

Religi

Ternyata, Ada Fakta Hidup di Alam Fana Itu

Ternyata, Ada Fakta Hidup di Alam Fana Itu

*Oleh Roli Abdul Rokhman SAg MPdI Saudaraku, sadarilah...! Selama kita masih suka mengagungkan harta, maka diri kita pasti akan mengalami ...

Berita Foto

Mural Siswa SMA Negeri 1 Kalitidu Bojonegoro

Mural Siswa SMA Negeri 1 Kalitidu Bojonegoro

Oleh Muhammad Roqib Bojonegoro (Kalitidu) Siswa SMA Negeri 1 Kalitidu membuat lukisan atau mural di tembok yang ada di sekililing ...

Resensi

Alice in Cheongdam Dong 2

Alice in Cheongdam Dong 2

Oleh Delfariza Amaliya Penulis : Ahn Jae Kyung Penerjemah : Dwita Rizki Nientyas Tahun : 2014 Penerbit : Qanita, PT ...

Pelesir

Ruwatan Massal Digelar di Objek Wisata Khayangan Api Bojonegoro

Ruwatan Massal Digelar di Objek Wisata Khayangan Api Bojonegoro

Oleh Muliyanto Bojonegoro - Bulan Suro, bagi sebagian orang Jawa masih dianggap sebagai bulan yang sakral. Bulan untuk tirakat dan ...

Statistik

Hari ini

2.626 kunjungan

4.723 halaman dibuka

118 pengunjung online

Bulan ini

59.719 kunjungan

106.750 halaman dibuka

Tahun ini

988.026 kunjungan

1.734.154 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 624.798

Indonesia: 10.473

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015