News Ticker
  • Ratusan Anak TK Bojonegoro Ramaikan Festival Hari Anak Nasional
  • Stasiun Bojonegoro Layani Ribuan Penumpang Selama Libur Iduladha 2026
  • Gubernur Jatim Pimpin Tanam Tebu Serentak di Kediri demi Akselerasi Swasembada Gula
  • Komite Ekraf Siapkan Bojonegoro Art Circle Dua Hari, Panggung Teater dan Workshop Boneka Gratis
  • Jalan Kaki Sehat, Tapi Hindari 5 Kesalahan Ini agar Manfaatnya Maksimal
  • 29 Mei dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 29 Mei 2026
  • PLN Nusantara Power UP Tanjung Awar-Awar Salurkan 34 Hewan Qurban ke Masyarakat Tuban
  • Penjualan Hewan Kurban di Jatim Naik Signifikan
  • Nanas dan Daun Pepaya Ampuh Mengempukkan Daging Alot, Pakar IPB Jelaskan Cara Kerjanya
  • 28 Mei dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca di Bojonegoro 28 Mei 2026
  • PNM Tebar Syukur, Salurkan Hewan Kurban ke Warga Desa
  • Pemprov Jatim Perkuat Sistem Kebencanaan Lewat Perda Baru, Tekankan Kolaborasi dan Inklusi
  • Pemkab Bojonegoro Dorong Inovasi Pendidikan Lewat Forum 100 Ide Inspira Risbo
  • Mas Bambang, Sapi Kurban Banpres Prabowo untuk Warga Bojonegoro Disalurkan Melalui Ponpes Modern Al Fatimah
  • Dinsos Bojonegoro dan BI Jatim Edukasi CBP Rupiah untuk Penyandang Tunanetra
  • Bupati Bojonegoro Salat Id di Darussalam, Wabup di Babus Sofa
  • 27 Mei dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca 27 Mei 2026 di Bojonegoro
  • Gubernur Khofifah Kunjungi Peternak Hewan Kurban di Bojonegoro
  • Lahan 8,7 Hektar di Depan Pasar Sido Makmur Disulap Jadi Kampus UNY, Penerimaan Mahasiswa Dimulai 2027
  • Gubernur Khofifah Salurkan BLT DBHCHT Rp10,3 Miliar di Bojonegoro dan Resmikan Masjid Nur Khofifah
  • 26 Mei dalam Sejarah
YKIB Gelar Kajian Kampung Ilmu Generasi Milenial dan Sumpah Pemuda di Bojonegoro

YKIB Gelar Kajian Kampung Ilmu Generasi Milenial dan Sumpah Pemuda di Bojonegoro

Bojonegoro – Yayasan Kampung Ilmu Bojonegoro (YKIB) mengadakan kajian bertema “Generasi Milenial dan Sumpah Pemuda” di Rumah Belajar Kampung Ilmu di Desa/Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro, pada Minggu (27/10/2019). Kajian ini dihelat dalam rangka refleksi Hari Sumpah Pemuda yang diperingati setiap tanggal 28  Oktober.
 
Sebagai penyaji dalam kajian ini yaitu Muhammad Imam Gusthomi, alumnus Fakultas Hukum Universitas Trunojoyo Madura dan kandidat penerima beasiswa strata dua dari LPDP. Ia juga pengajar di lembaga Bimbel Gugusan Bintang YKIB. Sedangkan, peserta dalam kajian ini yaitu pelajar SMK yang mengikuti program magang di Lapangan Banyu Urip yang dikelola oleh ExxonMobil Cepu Limited, dan para guru YKIB.
 
 
Muhammad Imam Gusthomi mengatakan, peran pemuda dalam membangun kesadaran berbangsa dan bernegara pada masa perjuangan kemerdekaan sangat penting. Pada awalnya, kata dia, perjuangan melawan penjajahan Belanda dilakukan oleh bangsa Indonesia secara kedaerahan, belum bersatu sehingga mudah dikalahkan oleh Belanda. Kemudian, kata dia, para pemuda menggelar kongres pemuda I pada 30 April sampai 02 Mei 1926, kongres pemuda II pada 27 Oktober 1928, dan kongres pemuda III pada 28 Oktober 1928.
 
“Pada kongres pemuda III ini lahir ikrar sumpah pemuda yaitu bertanah air satu, berbangsa satu, dan berbahasa satu yaitu Indonesia. Kesadaran ini yang kemudian menjadi pondasi kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945,” ujarnya.
 
Menurutnya, dalam sejarah pemuda selalu mempunyai peranan penting dalam mengubah sejarah. Sehingga wajar, kata dia, apabila Soekarno pernah berucap beri sepuluh pemuda maka ia akan mengguncang dunia. Peran pemuda dalam kemerdekaan Indonesia dan juga dalam perubahan rezim mulai orde lama, orde baru, dan reformasi sudah tidak bisa diragukan lagi. Akan tetapi, kata dia, bagaimana dengan peran pemuda dalam masa digital sekarang ini.
 
“Pemuda dan pelajar pada masa milenial sekarang ini bisa berkontribusi membangun bangsa dan negaranya dengan cara tekun belajar, bekerja keras, terus berinovasi, dan peduli dan berbakti kepada bangsa dan negaranya. Selama kita terus melakukan hal yang positif, misalnya menjalani magang dengan baik, maka sebenarnya sudah membangun bangsa ini,” ujarnya.
 
 
Menurut Danis Handika, siswa SMKN 4 Bojonegoro, salah satu siswa magang di Lapangan Banyu Urip, mengatakan, pemuda di masa sekarang ini harus melanjutkan perjuangan para pemuda di masa perjuangan kemerdekaan. Salah satu caranya yakni menggunakan waktu secara produktif, melakukan hal yang positif, dan berusaha meraih prestasi baik di sekolah maupun luar sekolah.
 
“Pemuda di era digital ini juga harus peduli dengan bangsa dan negaranya, berbakti kepada bangsa dan negaranya. Kemajuan bangsa dan negara ini juga ditentukan oleh peran para pemudanya,” ujarnya.
 
Danis Handika adalah satu siswa peserta program magang siswa SMK di Lapangan Banyu Urip, Blok Cepu yang dioperatori oleh EMCL. Program bagi pelajar SMK ini telah digelar sejak tahun 2016 hingga 2017. Pada tahun 2016 diikuti 19 siswa, pada tahun 2017 diikuti 21 siswa, pada tahun 2018 diikuti 37 siswa, dan pada tahun 2019 ini telah diikuti 51 siswa. (kik/imm)
 
 
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Pernahkah Anda merasa paling benar setelah memenangkan debat di kolom komentar? Atau merasa paling sukses saat melihat angka di saldo ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Ungu Sajikan 12 Lagu, Mulai Hatiku Hampa hingga Seperti Mati Lampu

Konser Harmony 3 Dekade BPR Bojonegoro

Ungu Sajikan 12 Lagu, Mulai Hatiku Hampa hingga Seperti Mati Lampu

Bojonegoro Band papan atas Ungu menaiki panggung menyapa ribuan penonton dari berbagai penjuru di Stadion Letjen H Soedirman Bojonegoro pada ...

1780066408.1987 at start, 1780066408.5231 at end, 0.32441520690918 sec elapsed