Peristiwa Angin Kencang
Angin Kencang di Bojonegoro, 1 Rumah Roboh, Belasan Lainnya Rusak, 3 Orang Terluka
Senin, 25 November 2019 21:00 WIBOleh Tim Redaksi Editor Imam Nurcahyo
Bojonegoro - Akibat hujan yang disertai angin kencang yang terjadi di wilayah Kabupaten Bojonegoro pada Senin (25/11/2019) sore hingga petang tadi, mengakibatkan satu rumah warga di Kecamatan Kedungadem roboh, sementara belasan rumah lainnya di 5 kecamatan juga alami kerusakan ringan hingga berat, sejumlah pohon juga dilaporkan tumbang. Selain itu, 3 orang juga dilaporkan alami luka ringan seetelah tertimpa pohon tumbang.
Informasi yang diterima awak media ini dari Kapolsek Kedungadem, Ajun Komisarin Polisi (AKP) Agus Elfauzi SSos, bahwa akibat hujan deras yang disertai angin kencang yang terjadi di wilayah Kecamatan Kedungadem pada Senin (25/11/2019) sekira pukul 16.30 WIB sore tadi, mengakibatkan sebuah rumah kosong, milik Edi Prayitno, yang berada di Dusun Grogolan Desa Sidorejo Kecamatan Kedungadem, roboh
Menurut Kapolsek, dari keterangan saksi-saksi yang berada di lokasi kejadian, rumah tersebut roboh akibat diguyur hujan lebat dan disertai angin. Selain itu, diduga kondisi rumah sudah dalam keadaan rapuh.
"Korban jiwa nihil, kerugaian material ditaksir mencapai 20 juta rupiah," kata Kapolsek.
Sebuah panggung di lapangan Desa Kumpulrejo Kecamatan Kapas, yang roboh. Senin (25/11/2019)
Selanjutnya, informasi yang diterima awak media ini dari Kapolsek Kapas, Ajun Komisarin Polisi (AKP) Sukirman, bahwa akibat hujan deras yang disertai angin kencang yang terjadi di wilayah Kecamatan Kapas pada Senin (25/11/2019) sekira pukul 16.00 WIB sore tadi, mengakibatkan sejumlah rumah dan panggung serta pos kamling di tiga desa alami kerusakan.
Di Desa Kumpulrejo, sebuah panggung di lapangan desa setempat roboh. Selain itu, atap dan dinding rumah Heri dan atap rumah milik Sarmo, alami kerusakan ringan.
Di Desa Tanjungharjo, atap rumah milik Lilik, atap dan dinding rumah milik Khambali, dan atap warung milik Putro, alami kerusakan.
"Poskamling di RT 021 RW 03 Desa Tanjungharjo juga roboh," kata Kapolsek.
Selanjutnya di Desa Padangmentoyo, atap rumah milik Kepala Desa, Lismawati juga alami kerusakan dan kabel listrik di rumah milik Makruf, putus.
"Korban jiwa nihil. Kerugian material masih dalam pendataan petugas," kata kapolsek Kapas, AKP Sukirman.
Rumah warga di Desa Kumpulrejo Kecamatan Kapas, yang rusak sedang. Senin (25/11/2019)
Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, Drs Umar Ghoni, melalui rilis media, Senin (25/11/2019) malam menyampaikan, bahwa berdasarkan pendataan yang dilakukan BPBD Bojonegoro, data kerusakan sementara akibat hujan deras yang disertai angin, yang terjadi pada Senin (25/11/2019) antara lain:
Beberapa rumah warga di Perumahan Puri Asri Dander, mengalami kerusakan. Dua rumah warga di Desa Kenep Kecamatan Balen, yaitu rumah Fathur Rohman dan Winarmi, rusak berat.
"Dua bangunan warung di sebelah SMPN 2 Balen, roboh," kata Drs Umar Ghoni, dalam siaran persnya.
Selain itu, satu rumah di kecamatan Ngasem juga dilaporkan alami rusak sedang, serta rumah milik Cuk Ransasi, di Desa Pacing Kecamatan Sukosewu, juga alami kerusakan sedang.
Sejumlah pohon juga dilaporkan tumbang, antara lain di Desa Ngumpakdalem Kecamatan Dander, di Desa Mojosari Kecamatan Kalitidu, di Desa Padangan Kecamatan Padangan, di Desa Balongcabe Kecamatan Kedungadem dan pohon di Jalan JA Suprapto Bojonegoro Kota, juga dilaporkan tumbang.
"Tiga orang di Kecamatan Dander dilaporkan mengalami luka ringan, yaitu Sadi, warga Desa Sumberagung, Suyadi warga Desa Ngumpakdalem dan Didik Heriyanto, warga Dusun Kedungrejo Desa Ngumpakdalem, alami luka ringan akibat tertimpa pohon tumbang," kata Drs Umar Ghoni.
Masih menurut Drs Umar Ghoni, bahwa saat ini BPBD Bojonegoro masih melakukan pendataan dan berkoordinasi dengan perangkat dan warga setempat.
"Petugas juga telah melakukan evakuasi atau pemotongan pohon yang tumbang. Kami juga telah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk penanganan lebih lanjut," kata Drs Umar Ghoni. (red/imm)