Pring Sewu dan Segoro Biru, Destinasi Wisata Alternatif di Pinggir Bengawan Solo Bojonegoro
Selasa, 30 Desember 2025 15:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro - Di sebuah desa tepi Bengawan Solo, tepatnya Dusun Merbong Desa Payaman, Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro terdapat destinasi wisata yang cukup memanjakan wisatawan. Meski letaknya agak jauh dari pusat kota, akan tetapi tidak kalah menjanjikan. Tempat wisata di desa itu adalah Pring Sewu dan Segoro Biru.
Pring Sewu adalah destinasi wisata alam yang menawarkan keindahan taman bermain dan bersantai yang dilingkupi panorama pohon bambu yang rimbun dan sejuk. Tempat ini cocok untuk pengunjung yang ingin merasakan suasana alami dan damai. Akses menuju Pring Sewu pun cukup mudah, dan fasilitas dasar seperti tempat parkir dan warung kecil tersedia di area wisata. Pring Sewu juga sering dijadikan tempat foto pre-wedding dan kegiatan outdoor lainnya.
Pengelola wisata Pring Sewu, Santoso, menjelaskan di Pring Sewu juga disediakan fasilitas tenda dan camping bagi yang ingin menginap.
"Organisasi pemuda dan kelompok outbond sering menggelar kegiatan camping di Pring Sewu," katanya.
Sementara itu, tak jauh dari lokasi Pring Sewu ada Segoro Biru, yaitu destinasi kolam renang yang menawarkan kombinasi menarik antara kuliner dan keseruan bermain air. Tempat ini memiliki kolam renang dengan air segar, area kuliner, dan gazebo bersantai. Segoro Biru juga dilengkapi dengan fasilitas seperti pelampung dan pelatih renang, sehingga aman untuk anak-anak.
Baik Pring Sewu maupun Segoro Biru harga tiket masuknya sangat terjangkau, yaitu Rp 15.000.
Kedua destinasi wisata ini menawarkan pengalaman yang unik dan menyenangkan, sehingga tidak heran jika banyak wisatawan yang mengunjungi Pring Sewu dan Segoro Biru, terutama saat liburan.
Akses menuju kedua tempat wisata ini juga tergolong mudah. Dari perempatan Tinggang, Ngraho, arah ke barat hingga menemukan papan petunjuk. Tinggal mengikuti papan petunjuk maka pengunjung akan sampai ke lokasi dengan mudah.
Salah satu pengunjung, Sundari, mengatakan melihat wisata ini dari medsos. Dia dan rombongannya mengunjungi kedua tempat wisata itu sekaligus.
"Tempatnya sama satu desa, daripada liburan jauh, belum lagi cuaca yang ekstrem, mending di Bojonegoro saja, tetap asyik kok," kata Sundari (red/toh)































.md.jpg)






