News Ticker
  • Pemkab Bojonegoro Fasilitasi Penjualan Telur Gayatri, Dorong Penguatan Kerjasama
  • Tiga Desa Unggulan Resmi Sandang Status Desa Cantik Bojonegoro Tahun 2026
  • Pemkab Bojonegoro Dorong Kemandirian Data dan Keunggulan Desa Lewat Program Desa CANTIK
  • Transformasi Tata Kelola Haji Fokuskan Keadilan Antrean dan Ketahanan Keuangan
  • Pembiayaan Gagal Ginjal oleh BPJS Kesehatan Melonjak Drastis Salip Kasus Kanker
  • Dua Maling Motor di Bojonegoro Dibekuk Polisi
  • Prakiraan Cuaca 16 April 2026 di Bojonegoro
  • 16 April dalam Sejarah
  • Kalender Jawa Hari Ini, Kamis 16 April 2026, Detail Weton Kamis
  • Jembatan Akses Desa Wotan dan Sambongrejo di Bojonegoro Ambrol Tergerus Aliran Sungai
  • Viral! Unggahan Medsos di Bojonegoro Ini Minta Pengkritik Program MBG Pindah Negara
  • Pemprov Jatim Mulai Terapkan Pembatasan Penggunaan Gadget di Sekolah
  • Okupansi Penumpang Kereta Api di Stasiun Bojonegoro Melonjak Drastis Sepanjang Awal Tahun 2026
  • Tersengat Listrik saat Potong Ranting Pohon, Warga Temayang, Bojonegoro Meninggal Dunia
  • Wakil Bupati Blora Dorong Pembangunan Embung di Cepu untuk Atasi Banjir Tahunan
  • Sumari, Kuli Panggul di Blora Naik Haji Tahun Ini Setelah 20 Tahun Sisihkan Uang Receh
  • Respons Cepat Laporan Warga, Satpol PP Bojonegoro Amankan ODGJ yang Resahkan Pengguna Jalan
  • Bawa Senjata Tajam, Penderita Gangguan Mental di Bubulan, Bojonegoro Diamankan Polisi
  • Pemkab Bojonegoro Gelar Gerakan Pangan Murah Edisi ke-18 di Kalitidu
  • Prakiraan Cuaca 15 April 2026 di Bojonegoro
  • 15 April dalam Sejarah
  • Panduan Lengkap Prompt AI untuk Media Sosial, Blog, dan YouTube Anda
  • Dinas Perhubungan Bojonegoro Gembok Mobil Siaga Desa yang Parkir Sembarangan
  • Film Tunggu Aku Sukses Nanti, Potret Realita Kelas Menengah yang Hangat di Momen Lebaran
Jenazah Kakek Sebatang Kara Warga Kapas Bojonegoro Telah Diambil Keluarganya

Penemuan Mayat

Jenazah Kakek Sebatang Kara Warga Kapas Bojonegoro Telah Diambil Keluarganya

Bojonegoro - Diberitakan sebelumnya, seorang kakek bernama Supardi (89), warga Desa Klampok RT 006 RW 001 Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro, yang sehari-hari hidup sebatang kara, pada Selasa (31/03/2020) sekira pukul 16.00 WIB, ditemukan oleh tetangganya meninggal dunia di dalam rumahnya dalam kondisi sudah membusuk.
 
 
Diduga akibat penyakit paru-paru yang diderita korban kambuh dan tidak ada yang menolong, sehingga korban meninggal dunia.
 
Selanjutnya setelah dilakukan visum di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr R Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro, jenazah korban oleh pihak kepolisian diserahkan kepada keluarganya untuk dimakamkan.
 
 
 
 
 
 
Informasi yang diperoleh awak media ini dari dokter Supadjar, ketua tim medis RSUD dr R Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro, bahwa berdasarkan hasil visum, korban diperkirakan meninggal kurang dari 5 hari dan tidak ada tanda-tanda kekerasan.
 
Sementara, penyebab kematian korban diduga akibat penyakit paru-paru yang sudah lama diderita korban kambuh dan tidak ada yang menolong, sehingga korban meninggal dunia.
 
"Tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Menurut keterangan keluarganya, korban memiliki riwayat penyakit paru menahun. Diduga penyakitnya kambuh dan tidak ada yang menolong, sehingga korban meninggal dunia." kata dokter Supadjar.
 
Lebih lanjut dokter Supadjar menyampaikan bahwa setelah diotopsi dan dilakukan penanganan jenazah sebagaimana mestinya, selanjutnya oleh pihak kepolisin jenazah korban diserahkan kepada keponakannya yang bernama Suyadi (59) alamat Desa Sukorejo RT 033 RW 008 Kecamatan Bojonegoro Kota.
 
"Jenazah korban diambil keluarganya sekitar pukul 20.00 WIB tadi. Selanjutnya jenazah dibawa pulang menggunakan ambulans untuk dimakamkan di Desa Klampok Kecamatan Kapas,' kata dokter Supadjar.
 
 
 
Untuk diketahui, penemuan mayat Supardi (89), warga Desa Klampok RT 006 RW 001 Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro, tersebut bermula pada Selasa (31/03/2020) sekira pukul 16.00 WIB, saksi Suparno (70) tetangga korban yang rumahnya berada di sebelah utara rumah korban mencium bau tidak enak yang berasal dari dalam rumah korban.
 
Selanjutnya saksi Suparno segera mencari keponakan korban yang bernama Marjani (60) untuk melakukan pengecekan asal dari bau tersebut, dan selanjutnya saksi Marjani atau keponakan korban segera membuka pintu rumah korban yang pada saat itu dalam keadaan tertutup.
 
 
 
Saat pintu rumah korban berhasil dibuka, saksi melihat korban sudah meninggal dunia dalam posisi terlentang dan seluruh badannya dalam kondisi sudah membengkak serta mengeluarkan bau yang kurang sedap.
 
Setelah dilakukan olah TKP, jenazah korban oleh aparat bawa ke RSUD Bojonegoro untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, hingga akhirnya jenazah korban diambil keluarganya untuk dimakamkan. (red/imm)
 
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka?

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka?

Surabaya - Ketegangan perang dagang (trade war) antara Amerika Serikat dan China kembali memanas pada tahun 2025. Situasi ini seperti ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

Bojonegoro - Sepanjang 2025, produksi minyak Blok Cepu kembali melampaui target pemerintah. ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), sebagai operator salah satu ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Panduan Lengkap Prompt AI untuk Media Sosial, Blog, dan YouTube Anda

Panduan Lengkap Prompt AI untuk Media Sosial, Blog, dan YouTube Anda

Para kreator konten dihadapkan pada tuntutan produksi yang luar biasa besar di ruang digital. Persoalan utamanya kini bukan sekadar memproduksi ...

1776327419.8788 at start, 1776327420.7995 at end, 0.9207718372345 sec elapsed