News Ticker
  • Pemprov Jatim Siapkan Perda Pesangon Buruh, Dorong Akses Transportasi dan Perumahan
  • Rintis Klinik Tani, Adnan Buyung Nasution Raih Juara 1 Pemuda Pelopor Bojonegoro 2026
  • Sering Mendadak Lupa Mau Melakukan Apa? Ini Penjelasan Ilmiahnya
  • Bupati Medhayoh di Kecamatan Malo, Serap Aspirasi Warga Meski Kondisi Hujan
  • Dilepas Bupati, 1.741 Calon Haji Bojonegoro Mulai Perjalanan ke Tanah Suci
  • Prakiraan Cuaca 01 Mei 2026 di Bojonegoro
  • 01 Mei dalam Sejarah
  • PPDI Bojonegoro Gelar Halal Bihalal dan Muskerda, Dorong Perlindungan Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan bagi Perangkat Desa
  • SIG Pabrik Tuban Dukung Ketahanan Pangan Lewat Penguatan Infrastruktur Pertanian
  • Pemkab Bojonegoro Terapkan Rekayasa Lalu Lintas Selama Dua Hari Pemberangkatan Haji
  • Lima UMKM Persit Brawijaya Siap Ramaikan Ajang Nasional Persit Bisa 2 di Jakarta
  • 1.746 CJH Bojonegoro Mulai Diberangkatkan Bertahap Menuju Asrama Haji Surabaya
  • Pemkab Bojonegoro Buka Pengumpulan Proposal Beasiswa Sepuluh Sarjana Per Desa
  • Simpan Buah di Kulkas: Utuh vs Dipotong, Mana Lebih Sehat?
  • Pelantikan Tiga Kades PAW Bojonegoro, Bupati: Jabatan Bukan Kekuasaan, Tapi Amanah
  • Prakiraan Cuaca 30 April 2026 di Bojonegoro
  • 30 April dalam Sejarah
  • kalender Jawa, Besok tanggal 30 April 2026 jatuh pada hari Kamis Pahing
  • Insiden di Bekasi Timur Ganggu Perjalanan KA, Daop 8 Surabaya Lakukan Penyesuaian Operasi
  • Gubernur Khofifah Targetkan Jawa Timur Jadi Pusat Substitusi Impor Infus Nasional
  • Dispusip Bojonegoro Gelar Bimtek Kearsipan, Upaya Menuju Standar Nasional
  • Petani Bojonegoro Peringkat Kedua Nasional Serap Pupuk Organik di Tengah Krisis Regenerasi
  • Integritas Aparatur Menjadi Kunci Perbaikan Sistem Pengendalian Korupsi di Bojonegoro
  •  Obesitas pada Usia Muda Tingkatkan Risiko Kematian Dini Hingga 70 Persen
Jenazah Kakek Sebatang Kara Warga Kapas Bojonegoro Telah Diambil Keluarganya

Penemuan Mayat

Jenazah Kakek Sebatang Kara Warga Kapas Bojonegoro Telah Diambil Keluarganya

Bojonegoro - Diberitakan sebelumnya, seorang kakek bernama Supardi (89), warga Desa Klampok RT 006 RW 001 Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro, yang sehari-hari hidup sebatang kara, pada Selasa (31/03/2020) sekira pukul 16.00 WIB, ditemukan oleh tetangganya meninggal dunia di dalam rumahnya dalam kondisi sudah membusuk.
 
 
Diduga akibat penyakit paru-paru yang diderita korban kambuh dan tidak ada yang menolong, sehingga korban meninggal dunia.
 
Selanjutnya setelah dilakukan visum di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr R Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro, jenazah korban oleh pihak kepolisian diserahkan kepada keluarganya untuk dimakamkan.
 
 
 
 
 
 
Informasi yang diperoleh awak media ini dari dokter Supadjar, ketua tim medis RSUD dr R Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro, bahwa berdasarkan hasil visum, korban diperkirakan meninggal kurang dari 5 hari dan tidak ada tanda-tanda kekerasan.
 
Sementara, penyebab kematian korban diduga akibat penyakit paru-paru yang sudah lama diderita korban kambuh dan tidak ada yang menolong, sehingga korban meninggal dunia.
 
"Tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Menurut keterangan keluarganya, korban memiliki riwayat penyakit paru menahun. Diduga penyakitnya kambuh dan tidak ada yang menolong, sehingga korban meninggal dunia." kata dokter Supadjar.
 
Lebih lanjut dokter Supadjar menyampaikan bahwa setelah diotopsi dan dilakukan penanganan jenazah sebagaimana mestinya, selanjutnya oleh pihak kepolisin jenazah korban diserahkan kepada keponakannya yang bernama Suyadi (59) alamat Desa Sukorejo RT 033 RW 008 Kecamatan Bojonegoro Kota.
 
"Jenazah korban diambil keluarganya sekitar pukul 20.00 WIB tadi. Selanjutnya jenazah dibawa pulang menggunakan ambulans untuk dimakamkan di Desa Klampok Kecamatan Kapas,' kata dokter Supadjar.
 
 
 
Untuk diketahui, penemuan mayat Supardi (89), warga Desa Klampok RT 006 RW 001 Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro, tersebut bermula pada Selasa (31/03/2020) sekira pukul 16.00 WIB, saksi Suparno (70) tetangga korban yang rumahnya berada di sebelah utara rumah korban mencium bau tidak enak yang berasal dari dalam rumah korban.
 
Selanjutnya saksi Suparno segera mencari keponakan korban yang bernama Marjani (60) untuk melakukan pengecekan asal dari bau tersebut, dan selanjutnya saksi Marjani atau keponakan korban segera membuka pintu rumah korban yang pada saat itu dalam keadaan tertutup.
 
 
 
Saat pintu rumah korban berhasil dibuka, saksi melihat korban sudah meninggal dunia dalam posisi terlentang dan seluruh badannya dalam kondisi sudah membengkak serta mengeluarkan bau yang kurang sedap.
 
Setelah dilakukan olah TKP, jenazah korban oleh aparat bawa ke RSUD Bojonegoro untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, hingga akhirnya jenazah korban diambil keluarganya untuk dimakamkan. (red/imm)
 
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka?

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka?

Surabaya - Ketegangan perang dagang (trade war) antara Amerika Serikat dan China kembali memanas pada tahun 2025. Situasi ini seperti ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

Bojonegoro - Sepanjang 2025, produksi minyak Blok Cepu kembali melampaui target pemerintah. ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), sebagai operator salah satu ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Film Para Perasuk, Ruang Aman di Balik Magis Desa Latas

Film Para Perasuk, Ruang Aman di Balik Magis Desa Latas

Sutradara Wregas Bhanuteja kembali menggebrak sinema tanah air melalui karya terbarunya, Para Perasuk. Berbeda dengan pakem film bertema mistis pada ...

1777637867.6274 at start, 1777637868.1784 at end, 0.55100703239441 sec elapsed