News Ticker
  • Pengertian Zakat dan Macamnya (Bagian #2)
  • Puluhan Orang di Bojonegoro Terjaring Operasi Yustisi Protokol Kesehatan COVID-19
  • Bupati dan Wakil Bupati Hadiri Penutupan Pelatihan Batik di BLK Blora
  • Masjid Baitunnur Blora Akan Gelar Salat Idulfitri 1442 H dengan Protokol Kesehatan Ketat
  • Polisi Bojonegoro Gelar Ikrar dan Tanda Tangani Komitmen Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba
  • Kapolres Bojonegoro Serahkan Hadiah Pemenang Lomba TikTok Larangan Mudik
  • Pedagang Pasar Temayang, Bojonegoro, Terima Uang Palsu Pecahan Rp 100 Ribu
  • EMCL Santuni Ratusan Anak Yatim dan Bagikan Seribu Paket Sembako di Bojonegoro
  • Pengertian Zakat dan Macamnya (Bagian #1)
  • Persoalan Stunting Menjadi Perhatian Khusus DPRD dan Sejumlah Elemen di Bojonegoro
  • Diduga Lupa Matikan Kompor dan Ditinggal ke Pasar, Dapur Milik Warga Bojonegoro Kota, Terbakar
  • Diduga Akibat Lupa Matikan Kompor Gas, Rumah Warga Dander, Bojonegoro, Ludes Terbakar
  • 2 Unit Bangunan Toko di Ngraho, Bojonegoro Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp 45 Juta
  • Kapolres Blora Cek Pos Penyekatan di Perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur
  • Eratkan Silaturahmi Bersama Masyarakat di Wilayah Operasi, PEPC Berbagi di Bulan Suci Ramadan
  • Kapolres Bojonegoro Tegaskan Petugas Akan Meminta Kendaraan Pemudik untuk Putar Balik
  • Hukum Puasa Ramadan bagi Orang yang Sudah Sangat Tua dan Uzur
  • Safari Ramadan, Pertamina EP Sukowati Field Distribusikan Bantuan Paket Sembako
  • Jelang Idulfitri, Bupati Blora Minta Posko PPKM Skala Mikro Tingkat Desa Dimaksimalkan
  • Bupati dan Wakil Bupati Blora Serahkan Zakat untuk Warga Kurang Mampu
  • Kapolres Bojonegoro Pimpin Penyekatan Larangan Mudik di Perbatasan Jawa Timur-Jawa Tengah
  • Karyawan Pabrik Sepatu di Bojonegoro Gelar Aksi Demo
  • Hari Kedua Larangan Mudik Lebaran, Terminal Rajekwesi Bojonegoro Sepi
  • 4 Film Lokal Ini Wajib Masuk Daftar Tontonan Akhir Pekan Sambil Ngabuburit!

Kejari Bojonegoro Musnahkan Barang Bukti, Tindak Pidana yang Sudah Berkekuatan Hukum Tetap

Bojonegoro - Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro, pada Senin (20/07/2020), bertempat di halaman Kantor Kejaksaan Negeri di Jalan Rajekwesi Bojonegoro, menggelar acara pemusnahan barang bukti tindak pidana umum yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap (inkrach), dari hasil penindakan selama kurang lebih 1 tahun.
 
 
Barang bukti tersebut merupakan akumulasi dari penindakan hukum 12 jenis perkara, di antaranya kasus narkotika dan obat-obatan terlarang serta jamu atau ramuan tradisional, minuman keras, sejata tajam dan senjata api, kasus pencurian dan perjudian, dengan jumlah total keseluruhan sebanyak 52 perkara.
 
Kegiatan pemusnahan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bojonegoro, Sutikno SH MH, dan dihadiri oleh Bupati Bojonegoro, DR Hj Anna Muawanah, dihadiri Kapolres Bojonegoro, AKBP M Budi Hendrwan SIK MH; Dandim 0813 Bojonegoro, Letkol Inf Bambang Hariyanto; Kepala Lembaga Pemasyarakatan Bojonegoro, Edy Saryanto Bc IP SPd MM; Ketua DPRD Kabupaten Bojonegoro, Imam Sholikin; Kasi Pemberantasan, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tuban, AKP Desis Susilo; Ketua Forum Kerukuna Umat Beragama (FKUB) Bojonegoro, KH Alamul Huda,
 
 
 

Pemusnahan barang bukti tindak pidana umum yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap (inkrach), di Kejaksaan Negeri Bojonegoro. Senin (20/07/2020)

 
Kepala Kejaksaan Negeri Bojonegoro Sutikno SH MH, mengatakan bahwa barang bukti yang dimusnahkan merupakan akumulasi dari kegiatan penegakan hukum yang awalnya Polres Bojonegoro, dan telah dilaksanakan keputusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.
 
"akumulasi barang bukti ini merupakan penuntasan eksekusi perkara tindak pidana yang mana bukan cuman terpidana yang di eksekusi tapi juga barang bukti," kata Kajari.
 
Menurut Kajari, sejumlah barang bukti tersebut ada yang di kembalikan ada yang di rampas negara ada yang di musnahkan. Menurutnya, untuk yang di kembalikan dan dirampas negara, sudah dilakukan saat perkara itu ikrach, tapi untuk barang bukti yang memang dapat digunakan untuk publikasi, penghangusannya dilakukan secara seremonal bersama.
 
"Supaya masyarakat tahu dan agar semuanya sadar bahwa ini dampak tidak bagus untuk masyarakat, sehingga kita bersama-sama bisa mengantisipasi." kata Kajari.
 
 
 
Masih menurut Kajari bahwa cara untuk pemusnahan barang bukti tersebut ada yang dilakukan dengan cara dihanguskan dan dihancurkan, ada yang pakai air, ada yang diblender, ada juga yang dibakar. Untuk yang cairan tuangkan ke got, atau ditanam. Untuk cairan-cairan kusus disiapkan tong-tong yang memang tidak bocor dan tidak terjadi pencemaran lingkungan. Kemudian ada yang berupa barang-barang seperti botol dan senjata tajam, nantinya dipukul hancur dan ada juga yang dipotong pakai gerinda.
 
"Pemusnahan ini kita laksanakan hari ini sekaligus memperingati hari bakti adhyaksa yang ke 60 semoga harapan kami dengan pemusnahan kali ini bisa lakukan bersama sama seperti ini, semoga kita bisa lebih lagi meningkatkan penegakan hukum di Kabupaten Bojonegoro," kata Kajari Bojonegoro Sutikno SH MH.
 
 
 

Pemusnahan barang bukti tindak pidana umum yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap (inkrach), di Kejaksaan Negeri Bojonegoro. Senin (20/07/2020)

 
Bupati Bojonegoro, Dr  Hj Anna Muawanah dalam sambutannya mengucapkan terimakasih atas kerjsamanya semua pihak utamanya Kejaksaan Negeri Bojonegoro dan Polres Bojonegoro, dalam penegak hukum, khususnya pemberantasan penyakit masyarakat di Kabupaten Bojonegoro.
 
"Mari bersama sama menegakkan hukum terhadap penyakit masyarakat yang sekarang makin hari makin menjadi jadi. Harapannya makin turun tapi kalau kita lihat trennya makin naik dan justru metodenya yang trrus berkembang sehingga kita semua dituntut untuk bisa menginisiasi terhadap penyakit masyarakat ini agar bisa menurun tajam," kata Bupati Ann Muawanah.
 
 
 
Bupati  Anna Muawanah, selaku seorang perempuan atau ibu, pada kesempatan tersebut menyoroti terkait tidak pidana inses (red, hubungan sedarah) yang menurut Bupati makin hari makin marak, sehingga menurut Bupati diperlukan peraturan tesendiri untuk mengatur terhadap pelaku inses.
 
"Makin hari penyakit ini makin banyak, karena memang prilaku, budaya sudah makin tidak terkontrol, termasuk infomasi yang tidak ada filter lagi karena sudah jaman transformasi teknologi seperti ini. Oleh sebab itu Bapak Kajari, Bapak Kapolres, saya minta terus di gelorkan kalau bisa jangan 1 tahun sekali, kalau bisa 2 kali atau lebih, agar masyarakat sedikit ada jera," kata Bupati Anna Muawanah.
 
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan pemusnahan barang bukti dengan berbagai metode, ada yang diblendr, dibakar dan dan lain sebainya. (dan/imm)
 
Berita Terkait

Videotorial

Video: Kapolres Bojonegoro Sampaikan Ucapan Selamat Natal 2020 dan Tahun Baru 2021

Videotorial

Video: Kapolres Bojonegoro Sampaikan Ucapan Selamat Natal 2020 dan Tahun Baru 2021

Kapolres Bojonegoro, AKBP Eva Guna Pandia SIK MM MH, beserta staf dan jajaran sampaikan ucapan Selamat Hari Natal 2020 dan ...

Berita Video

Heboh Seekor Buaya Muncul di Tengah Sawah di Temayang, Bojonegoro

Berita Video

Heboh Seekor Buaya Muncul di Tengah Sawah di Temayang, Bojonegoro

Bojonegoro - Seekor buaya air tawar (crocodylus novaeguinae) ditemukan di tengah sawah Desa Jono, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, ...

Teras

2020, di Bojonegoro Telah Terjadi 16 Kasus Orang Tersengat Listrik, Korban Jiwa 18 Orang

Peristiwa Orang Tersengat Listrik

2020, di Bojonegoro Telah Terjadi 16 Kasus Orang Tersengat Listrik, Korban Jiwa 18 Orang

Bojonegoro - Berdasarkan data yang di himpun media ini, bahwa sejak Januari 2020 hingga Rabu (14/10/2020) hari ini, di Kabupaen ...

Opini

Tuberkulosis, Sang Monster yang Mematikan

Opini

Tuberkulosis, Sang Monster yang Mematikan

SAYA kali ini mencoba membahas penyakit TBC. Apakah nanti COVID-19 ini akan menjadi penyakit TBC yang sudah ratusan tahun kita ...

Quote

Hakikat Puasa Ramadan

Oase Ramadan

Hakikat Puasa Ramadan

PENGELOMPOKAN tingkatan orang yang berpuasa di Bulan Suci Ramadan menurut Imam al Ghazali, memberi kesan publik seolah-olah ada puasa untuk ...

Sosok

Pameran Foto: Jejak Karya Almarhum Budi 'Uglu' Sugiharto

Pameran Foto: Jejak Karya Almarhum Budi 'Uglu' Sugiharto

Surabaya - Budi Sugiharto yang akrab disapa Uglu, pada Selasa (16/03/2021) sekitar pukul 06.00 WIB, tutup usia. Fotografer sekaligus wartawan ...

Eksis

Komunitas Difabel Blora Segera Punya Kantor Sekretariat

Komunitas Difabel Blora Segera Punya Kantor Sekretariat

Blora - Setelah belasan tahun numpang di rumah salah satu anggota, Komunitas Difabel Blora Mustika (DBM) akan segera memiliki kantor ...

Infotorial

4 Film Lokal Ini Wajib Masuk Daftar Tontonan Akhir Pekan Sambil Ngabuburit!

4 Film Lokal Ini Wajib Masuk Daftar Tontonan Akhir Pekan Sambil Ngabuburit!

SETELAH menjalani kegiatan yang padat dari hari Senin hingga Jumat, pikiran dan tenaga harus diistirahatkan sejenak. Meski sebagian orang masih ...

Berita Foto

Foto: Goa Janggut di Kawasan Hutan Ngorogunung, Bubulan, Bojonegoro

Berita Foto

Foto: Goa Janggut di Kawasan Hutan Ngorogunung, Bubulan, Bojonegoro

Bojonegoro - Goa Janggut memang masih belum banyak dikenal orang. Namun goa ini menyimpan keindahan berupa stalaktit dan stalagmit berusia ...

Feature

Desa Ngunut, Dander, Bojonegoro, Berupaya Kembangkan Agrowisata Jeruk Keprok

Desa Ngunut, Dander, Bojonegoro, Berupaya Kembangkan Agrowisata Jeruk Keprok

Bojonegoro - Desa Ngunut, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, selama ini dikenal karena memiliki objek wisata air Grogoland. Namun kini, sejumlah ...

Religi

Pengertian Zakat dan Macamnya (Bagian #2)

Oase Ramadan

Pengertian Zakat dan Macamnya (Bagian #2)

IBADAH zakat merupakan salah satu dari lima rukun Islam yang wajib ditunaikan bagi setiap muslim yang mampu dan memiliki kelapangan ...

Pelesir

Menikmati Wedang Ronde Khas Bojonegoro di Malam Ramadan

Wisata Kuliner

Menikmati Wedang Ronde Khas Bojonegoro di Malam Ramadan

Bojonegoro - Wedang ronde, mungkin bagi sebagian masyarakat di Kabupaten Bojonegoro saat ini jarang ditemui, namun di pelosok Bojonegoro bagian ...

Hiburan

Peringati Hari Kartini, Pelukis Perempuan Bojonegoro Gelar Pameran Lukisan

Peringati Hari Kartini, Pelukis Perempuan Bojonegoro Gelar Pameran Lukisan

Bojonegoro - Sebanyak 50 lukisan hasil karya seni 16 pelukis perempuan Bojonegoro dan 5 pelukis perempuan dari Solo, Surabaya, dan ...

Statistik

Hari ini

334 kunjungan

459 halaman dibuka

36 pengunjung online

Bulan ini

20.589 kunjungan

29.255 halaman dibuka

Tahun ini

451.225 kunjungan

637.185 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 1.372.689

Indonesia: 21.637

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015

1620693617.987 at start, 1620693618.2188 at end, 0.23182201385498 sec elapsed