News Ticker
  • Diterjang Angin, Padepokan Perguruan Silat di Gondang, Bojonegoro Roboh
  • 12 Rumah di Desa Jono Rusak Diterjang Angin Kencang, Aparat Gabungan Turun Bantu Warga
  • Studi Terbaru Ungkap Kecepatan Jalan Kaki Cepat Berdampak Signifikan Bagi Kebugaran dan Umur Panjang
  • Realisasi Beasiswa Tahap II Bojonegoro Tembus 2.567 Penerima, Ratusan SK Baru Segera Rampung
  • Pemprov Jatim Gelar Pemutihan Pajak Kendaraan Hingga 30 November, Sekda Bojonegoro Ajak Warga Manfaatkan Insentif
  • 6 November di Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 6 November 2026
  • Teridentifikasi, Mayat yang Ditemukan di Sungai Bengawan Solo Ngraho, Bojonegoro Warga Blora
  • Misi Dagang Jatim-Sulsel Tembus Rp5,69 Triliun, Gubernur Khofifah Dorong Penguatan Logistik Kawasan Timur
  • Apresiasi Musda X LDII, Pemkab Bojonegoro Dorong Penguatan SDM dan Kemitraan Sektor Pertanian
  • Sesosok Mayat Laki-Laki Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sungai Bengawan Solo Ngraho, Bojonegoro
  • DPRD Bojonegoro Matangkan 13 Raperda Propemperda 2027, Lindungi Kekayaan Intelektual Hingga Pangan Daerah
  • Angkat Potensi Wisata dan Ekonomi Lokal, Pemkab Bojonegoro Siap Gelar Festival Geopark Bojonegoro 2026 #2
  • 5 November dalam Catatan Sejarah
  • Lomba Sains Anak Bojonegoro: Wahana untuk Menggali Potensi, Kreativitas, dan Jiwa Inovator Anak
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 05 November 2026
  • Wabup Nurul Azizah Beberkan Empat Prioritas Pembangunan Bojonegoro di Tengah Penyesuaian APBD
  • Garasi SPPG di Temayang, Bojonegoro Roboh, 2 Mobil Operasional dan 10 Motor Karyawan Tertimpa Reruntuhan
  • Siaga Bencana Hidrometeorologi, Kapolres Bojonegoro AKBP Yenni Diarty Tegaskan Keselamatan Masyarakat Jadi Prioritas
  • Bojonegoro Raih Dua Penghargaan ATM Award 2026 di Bandung
  • BPOM Intensifkan Pengawasan Pemanis Alami Stevia Tetes, Ingatkan Batas Konsumsi Harian
  • Pemkab Bojonegoro dan Perhutani Siapkan Reboisasi Masif, Targetkan Tanam 1,8 Juta Pohon
  • Disepakati Aklamasi di Paris, Geopark Bojonegoro Direkomendasikan Jadi UNESCO Global Geopark
  • Satpol PP Bojonegoro Sosialisasikan Regulasi Cukai di Trucuk, Ajak Linmas dan Pedagang Gempur Rokok Ilegal
Diduga Akibat Serangan Jantung, Warga Kepohbaru Bojonegoro Meninggal Dunia di Sawah

Peristiwa Orang Meninggal Mendadak

Diduga Akibat Serangan Jantung, Warga Kepohbaru Bojonegoro Meninggal Dunia di Sawah

Bojonegoro - Seorang laki-laki bernama Sujiono bin Wangkot (58), warga Dusun Soko RT 007 RW 002 Desa Pejok Kecamatan Kepohbaru Kabupaten Bojonegoro, pada Rabu (02/09/2020) sekira pukul 09.00 WIB, meninggal dunia saat bekerja di sawah miliknya yang berada di desa setempat.
 
Diduga, penyebab kematian korban aklibat penyakit tekanan darah tinggi (hipertensi) dan jantung yang diderita korban kambuh secara mendadak, hingga akhirnya korban meninggal dunia.
 
 
Kapolsek Kepohbaru, Ajun Komisris Polisi (AKP) Supriyono, saat dikonfirmasi awak media ini membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari kepala desa setempat terkait adanya orang meninggal dunia secara mendadak di ladang pertanian turut Dusun Soko Desa Pejok Kecamatan Kepohbaru.
 
Menurut keterangan para saksi, kronologi kejadian tersebut bermula pada Rabu (02/09/2020) sekira pukul 06.30 WIB, korban bersama istrinya Sakinten (57), berangkat ke ladang miliknya untuk membersihkan rumput.
 
"Sekira satu jam kemudian, korban mengeluh kepada istrinya bahwa kepalanya terasa pusing  dan napasnya sesak atau tersendat, sehingga korban beristirahat duduk di tanah." kata Kapolsek yang dikutip dari keterangan saksi.
 
 

Petugas, saat lakukan identifikasi jenazah Sujiono bin Wangkot (58), warga Dusun Soko Desa Pejok Kecamatan Kepohbaru Bojonegoro, yang meninggal dunia Rabu (02/09/2020)

 
Akan tetapi, lanjut Kapolsek, korban terus merasa pusing dan sesak napas sehingga korban tidak dapat bertahan dan akhirnya meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).
 
Mendapati kejadian tersebut, kemudian istri korban segera mencari pertolongan pada warga yang berada di sekitar lokasi kejadian, sehingga warga segera berdatangan.
 
"Selanjutnya mayat korban oleh warga dibawa pulang ke rumah duka di Dusun Soko Desa Pejok Kecamatan Kepohbaru," kata Kapolsek.
 
Setelah mendapat laporan, Kapolsek bersama anggota segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP, dan menuju rumah duka untuk mengidentifikasi terhadap korban.
 
 
Dari hasil identifikasi, diketahui ciri-ciri mayat, jenis kelamin laki-laki, panjang mayat 169 sentimeter, tubuh sedang, kulit sawo matang, rambut hitam pendek. Saat kejadian korban mengenakan pakaian celana pendek warna hijau.
 
Sementara, berdasarkan pemeriksaan medis dari Puskesmas Pembatu Pejok, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh morban. Sedangkan menurut keterangan keluarganya, korban memiliki riwayat sakit tekanan darah tinggi (hipertensi) dan jantung.
 
"Kesimpulan hasil pemeriksaan medis, duduga korban meninggal dunia akibat hipertensi dan serangan jantung," kata Kapolsek.
 
 
Masih menurut Kapolsek, bahwa setelah dilakukan musyawarah, ahli waris korban menolak untuk dilakukan otopsi yang dinyatakan dengan membuat surat pernyataan, tidak akan menutut siapapun akibat meninggalnya korban.
 
“Setelah dibuatkan berita acara, jenazah korban selanjutnya kami serahkan kepada ahli warisnya untuk proses pemakaman,” kata AKP Supriyono. (red/imm)
 
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Dorong Produktivitas dan Kesejahteraan Petani, Pemkab Bojonegoro Gelar Gutanbo Fest 2026

Dorong Produktivitas dan Kesejahteraan Petani, Pemkab Bojonegoro Gelar Gutanbo Fest 2026

Bojonegoro Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menggelar Gumregah Tani Bojonegoro Festival (Gutanbo Fest) 2026 di Alun-Alun Bojonegoro pada Jumat (16/10/2026). Perhelatan dibuka ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Cara Kafein "Menipu" Otak Kita

Opini

Cara Kafein "Menipu" Otak Kita

Menghadapi tumpukan materi kuliah, kejaran tenggat tugas, dan jadwal kelas pagi yang tak kompromi sering kali memaksa mahasiswa mencari jalan ...

Sosok

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Bojonegoro - Di tengah gempuran arus budaya modern, kepedulian terhadap pelestarian kesenian tradisional ditunjukkan oleh Ki Ngesti Adi Anggoro, seorang ...

Infotorial

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Berbekal kedisiplinan dan keuletannya, Unanik kini bisa membantu ekonomi keluarga. Perempuan asal Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro ini mampu membiayai ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Merawat Warisan Geologi di Kedung Lantung, Bojonegoro, dari Perut Bumi untuk Masa Depan

Wisata

Merawat Warisan Geologi di Kedung Lantung, Bojonegoro, dari Perut Bumi untuk Masa Depan

Bojonegoro - Bukan sekadar destinasi wisata anyar, Geosite Kedung Lantung di Desa Sugihwaras, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menjadi ...

1793994043.7581 at start, 1793994044.7034 at end, 0.94527196884155 sec elapsed