Peristiwa Orang Meninggal Mendadak
Diduga Serangan Jantung, Warga Malo Meninggal saat Hendak Beli Elpiji di Kalitidu, Bojonegoro
Rabu, 10 Juni 2026 19:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro - Seorang laki-laki bernama Remin (54), warga Dusun Lebak, Desa Sudah RT 006 RW 003, Kecamatan Malo, Kabupaten Bojonegoro, meninggal dunia saat hendak membeli elpiji di Toko Kelontong Habib Rizki milik Siti Mukaromah (35), yang berlokasi di Desa Mlaten, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Rabu (10/06/2026) sekitar pukul 16.30 WIB.
Saat itu, korban hendak membeli gas elpiji di toko tersebut, namun tiba-tiba terjatuh dengan kondisi tengkurap.
Selanjutnya korban segera dilarikan ke Puskesmas Malo, namun setelah dilakukan pemeriksaan, korban dinyatakan telah meninggal dunia.
Dugaan sementara, penyebeb kematian korban akibat serangan jantung karena berdasarkan keterangan darti pihak keluarga, korban mempunyai riwayat sakit jantung.
Saat ini, jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Petugas saat lakukan identifikasi jenazah Remin (54), warga Dusun Lebak, Desa Sudah, Kecamatan Malo, Kabupaten Bojonegoro. (Aset: Istimewa)
Kapolsek Kalitidu, Polres Bojonegoro, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Saefudinuri SH MH MAP, dikonfirmasi awak media ini membenarkan adanya orang meninggal mendadak di Toko Lelontong Habib Rizki milik Siti Mukaromah (35), yang berlokasi di Desa Mlaten, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro.
“Dari keterangan saksi, korban saat itu hendak membeli gas elpiji, namun tiba-tiba terjatuh dengan kondisi tengkurap,” tutur Kapolsek AKP Saefudinuri SH MH MAP.
Mengetahui kejadian tersebut, saksi bersama warga dan pihak keluarga segera membawa korban ke Puskesmas Malo dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kalitidu.
“Saat dilakukan pemeriksaan di Puskesmas Malo, korban dinyatakan telah meninggal dunia.” kata Kapolsek.
Kapolsek mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil identifikasi, diketahui ciri-riri mayat jenis kelamin laki-laki, panjang mayat 165 sentyimeter, perawakan sedang, warna kulit sawo matang, menggunakan baju motif garis warna biru putih dan celana pendek motif loreng.
“Tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaaan pada tubuh korban.” kata Kapolsek.
Sementara berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, korban mempunyai riwayat sakit jantung dan penyebabab kematian korban akibat sakit yang dideritanya kambuh secara mendadak hingga korban meninggal dunia.
Dengan adanya kejadian tersebut pihak keluarga menerima kematian korban sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan autopsi yang dinyatakan dengan membuat surat pernyataan.
"Selanjutnya jenazah korban kami serahkan kepada ahli warisnya untuk dimakamkan," kata Kapolsek Kalitidu AKP Saefudinuri SH MH MAP. (red/imm)
Penulis: Tim Redaksi
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo