News Ticker
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 12 Juli 2026
  • HXKED BY JAXTOD X UMBRAE1337
  • HXKED BY JAXTOD X UMBRAE1337
  • Kunjungan Kerja di Bojonegoro, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Tinjau Rencana Pengembangan Batalyon TP 885 dan Brigif 33 di Dander
  • 11 Juli dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 11 Juli 2026
  • Kandang Ayam Senilai Rp2 M di Malo, Bojonegoro Ludes Terbakar
  • Panen Melon Bersama, Bupati Bojonegoro Ajak Generasi Muda Bangun Pertanian Modern
  • Pemkab Bojonegoro Alokasikan Rp11,03 Miliar untuk Lima Program Beasiswa Mahasiswa
  • Seorang Lansia Bojonegoro Tewas Tertabrak Kereta Api Jayabaya di Perlintasan Baureno
  • Perkiraan Harga Emas Hari Ini, 10 Jul 2026
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 10 Juli 2026
  • 10 Juli dalam Sejarah
  • Kecamatan Kota Dominasi Emas Kickboxing, Klasemen Sementara Porkab II Bojonegoro Masih Memimpin
  • Dalam Sehari Terjadi Enam Kebakaran Lahan di Bojonegoro, Ini Daftarnya
  • Pemkab Bojonegoro Berikan Pembinaan Ribuan Mahasiswa Penerima Beasiswa Daerah
  • "El Último Tango", Sepatu Spesial Adidas untuk Perjalanan Terakhir Messi di Piala Dunia
  • Kejari Bojonegoro Terima Tahap II Kasus Dugaan Peredaran Rokok Ilegal
  • Paripurna DPRD, Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Disetujui
  • Hadapi Musim Kemarau, Pemkab Bojonegoro Distribusikan Air Bersih ke Sejumlah Desa
  • Pemkab Bojonegoro Dorong Setiap OPD Lahirkan Inovasi Lewat BIA 2026
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 9 Juli 2026
  • Rumah Kosong di Kapas, Bojonegoro Terbakar, Kerugian Capai 150 Juta Rupiah
  • Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat
Diduga Epilepsi Kambuh, Petani di Balen, Bojonegoro, Ditemukan Meninggal Dunia di Sawah

Orang Meninggal Mendadak

Diduga Epilepsi Kambuh, Petani di Balen, Bojonegoro, Ditemukan Meninggal Dunia di Sawah

Bojonegoro - Seorang petan bernama Lasdi (68), warga Dusun Medayun, Desa Margomulyo RT 012 RW 001, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, pada Selasa (13/07/2021) sekira pukul 17.00 WIB, ditemukan meninggal dunia di sawah miliknya yang terletak di Desa Kedungbondo, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro.
 
 
Korban pertama kali ditemukan oleh seorang warga tergeletak di sawah miliknya sudah dalam kondisi meninggal dunia.
Menurut keterangan keluarganya, korban sudah 30 tahun menderita sakit epilepsi yang sering kambuh dan korban sering periksa di Puskesmas Balen.
 
Diduga penyebab kematian korban karena penyakit epilepsi yang dideritanya kambuh secara mendadak dan tidak ada yang menolong, sehingga korban meninggal dunia.
 
 

Petugas bersama warga saat mengevakuasi mayat Lasdi (68), warga Dusun Medayun, Desa Margomulyo, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro, yang ditemukan meninggal dunia di sawah. (foto: Istimewa)

 
Kapolsek Balen, Polres Bojoengoro, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Simoen, menjelaskan bahwa kronologi kejadian tersebut bermula pada Selasa (13/07/2021) sekira pukul 16.00 WIB, korban berpamitan kepada adanknay yang bernama Supriyanto (48) hendak berangkaty ke sawah miliknya yang terletak di Dusun Gampeng, Desa Kedungbondo, Kecamatan Balen, dengan mengendarai sepeda pancal.
 
Selang satu jam kemudian anak korban tersebut diberitahu oleh saksi Sumani (40) bahwa orang tuanya atau korban ditemukan meninggal dunia tergeletak di sawah.
 
"Setelah itu anak korban segera menuju ke sawah dan menemukan orang tuanya tersebut sudah dalam keadaan meninggal dunia. Selanjutnya dengan dibantu warga, korban dibawa menuju rumah duka," kata Kapolsek Balen, AKP Simoen. Rabu (14/07/2021).
 
 
 
Kapolsek menjelaskan bahwa setelah menerima laporan, angota Polsek Balen bersama petugas medis dari Puskesmas Balen langsung menuju ke rumah korban untuk melaksanakan identifikasi terhadap korban.
 
Berdasarkan hasil identifikasi, diketahui ciri-ciri mayat, panjang mayat 160 sentimeter, warna kulit coklat asia, rambut putih beruban, korban mengenakan kaos warna putih dan celana pendek warna abu-abu.
Sementara, berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, korban sudah mempunyai riwayat penyakit epilepsi sejak 30 tahun lalu yang sering kambuh. Selama ini korban sering periksa ke dokter untuk kesembuhan penyakitnya tersebut.
 
"Dari hasil pemeriksaan dokter Puskesmas Balen bahwa tidak terdapat tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban. Diduga penyebab kematian korban karena penyakit epilepsinya kambuh secara mendadak dan tidak ada yang menolong, sehingga korban meninggal dunia." kata Kapolsek.
 
 
 
Kapolsek menambahkan bahwa pihak keluarga korban menerima kejadian meninggalnya korban sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan otopsi yang dinyatakan dengan membuat surat pernyataan. “Jenazah korban selanjutnya kami serahkan kepada ahli warisnya untuk dimakamkan,” kata Kapolsek Balen, AKP Simoen. (red/imm)
 
 
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo
 
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Setelah berlangsung selama empt hari mulai Rabu (17/06/2026), ajang Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 resmi ditutup oleh Ketua Dekranasda ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Pernahkah Anda terbangun di suatu pagi, menatap cermin, dan menyadari bahwa garis-garis halus di wajah bukan sekadar tanda penuaan, melainkan ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1783818740.5303 at start, 1783818740.9451 at end, 0.41475605964661 sec elapsed