News Ticker
  • Sesosok Mayat Laki-Laki Ditemukan di Kalitidu, Bojonegoro
  • Kejar Integrasi Data Bansos, Pemcam Purwosari Bojonegoro Jemput Bola Pendaftaran IKD ke Desa-Desa
  • Pemprov Jatim Susun Raperda Transportasi Terintegrasi, Layanan Trans Jatim Bakal Terhubung ke Stasiun Hingga Pelabuhan
  • Inspiratif, Warga Kanor Bojonegoro Manfaatkan Lahan Belakang Rumah untuk Ternak Ayam Petelur Mandiri
  • Studi Ilmiah Ungkap Konsumsi Kopi Rutin Efektif Menekan Risiko Penyakit Kronis dan Perpanjang Usia Harapan Hidup
  • Pasar Kota Bojonegoro Bertransformasi Jadi Pasar Semi-Modern Tiga Lantai, Berfasilitas Eskalator Hingga Ramah Disabilitas
  • Film Operasi Pesta Copet, Sisi Gelap di Tengah Riuk Pesta Musik
  • 05 September dalam catatan Sejarah
  • Cuaca Bojonegoro 5 September 2026
  • Peringati HUT ke-28, IJTI Bojonegoro Bersama TNI dan BPBD Salurkan Air Bersih di Tlogohaji Sumberrejo
  • Cara Unik Sekolah Dasar di Bojonegoro Edukasi Pengelolaan Sampah
  • Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana, DWP Bojonegoro Ikuti Bimtek Srikandi Tangguh Bencana secara Virtual
  • Luas Tanam Tembakau di Bojonegoro Tembus 15 Ribu Hektare, Harga Rajangan Kering Tembus Rp48 Ribu per Kg
  • Pemkab Bojonegoro Paparkan Rencana Revitalisasi Ruang Publik dan Pasar Kota dalam Dialog Sapa Bupati
  • Tanamkan Kesadaran Pajak Sejak Dini, KPP Madya dan Pratama Gresik Gelar Sosialisasi di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1
  • Peringati HUT ke-28, IJTI Pantura Raya Bersama TNI-Polri Salurkan 30 Ribu Liter Air Bersih di Tuban
  • Revitalisasi Sejumlah Ruang Publik di Kota Bojonegoro, Upaya untuk Tingkatkan Aktivitas Ekonomi Kerakyatan
  • Tembus Pasar Estetik, Perajin Anyaman Desa Gapluk Purwosari Kreasikan Keranjang Mini Telur Gayatri
  • Petugas Inseminasi Buatan Asal Kasiman Ini Wakili Bojonegoro dalam Lomba Tingkat Provinsi
  • Peringati Maulid Nabi di Pendopo, Bupati Wahono Minta ASN Bojonegoro Kedepankan Ketulusan Melayani
  • Kejar Target Kepemilikan KIA, Pemerintah Kecamatan Purwosari Gelar Layanan Jemput Bola ke Sekolah
  • Tiga Siswa Bojonegoro Terima Penghargaan dari Bupati Usai Lolos Paskibraka Nasional dan Provinsi
  • Sering Diabaikan, Ini 6 Kebiasaan Sehari-hari yang Bikin Diet Gagal dan Lemak Membandel
  • Perbanyak Ruang Publik, Pemkab Bojonegoro Matangkan Desain Dua Taman Baru di Kawasan Kota
Banjir Bandang di Kerek, Tuban, Seorang Kakek Dilaporkan Meninggal

Banjir Bandang di Kerek, Tuban, Seorang Kakek Dilaporkan Meninggal

Tuban - Usai terjadinya banjir bandang di wilayah Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, Kamis (10/03/2022), seorang kakek dilaporkan meninggal dunia.
 
Korban diketahui bernama Rasiban (70), warga Desa Temayang, Kecamatan Kerek, yang ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya.
 
Diduga, korban saat itu diterjang arus air yang masuk ke dalam rumahnya, sehingga terjatuh dan tidak ada yang menolong, hingga akhirnya korban meninggal dunia.
 
 
Diberitakan sebelumnya, akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Kerek pada Kamis (10/03/2022) siang hingga sore, membuat tanggul yang ada di Desa Temayang jebol, sehingga air langsung menerjang rumah warga di beberapa desa sekitar.
 
Sebanyak 8 desa di Kecamatan Kerek, (red, sebelumnya ditulis 7 desa), yaitu Desa Temayang, Padasan, Margomulyo, Karanglo, Gemulung, Trantang, Jarorejo, dan Wolutengah, terdampak banjir bandang tersebut.
 
Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti jumlah rumah warga yang tergenang luapan air, termasuk total kerugian material akibat banjir bandang tersebut. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban, belum mengeluarkan data resmi terkait dampak banjir bandang tersebut.
 
 
 
 

Kondisi rumah warga di Desa Temayang, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, usai diterjang banjir bandang. Jumat (11/03/2022). (foto: dok istimewa)

 
Kepala Desa (Kades) Temayang, Kecamatan Kerek, Abdul Qoyi, dikonfirmasi awak media ini Jumat (11/03/2022) membenarkan terkait warganya yang meninggal dunia akibat banjir, yaitu seorang kakek bernama Rasiban (70).
 
"Iya, ada korban yang meninggal dunia satu orang. Korban ditemukan di dalam rumahnya," tutur Kades Abdul Qoyi.
 
Kades menjelaskan bahwa Rasiban yang menjadi korban dari bencana banjir bandang itu diduga karena korban hendak menutup pintu rumahnya agar tidak kemasukan air, namun karena arus air sangat deras, korban tak mampu menghadang laju arus air sehingga jatuh.
 
"Korban diduga terdorong air sehingga jatuh. Ya karena sudah tua juga," Kata Abdul Qoyi.
 
 
Abdul Qoyi juga menjelaskan bahwa banjir bandang tersebut terjadi karena tanggul yang ada di desanya jebol, sehingga luapan air dari tanggul tersebut  langsung menerjang rumah warga sehingga banyak yang rusak.
 
"Yang rusak berapa itu belum terdata, kalau yang terdampak warganya banyak sekali. Semalam itu banjirnya hingga setinggi atu meter," ucap Kades Abdul Qoyi.
 
 

Kasri, warga Desa Temayang, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, saat ditemui di rumahnya usai diterjang banjir bandang. Jumat (11/03/2022). (foto: dok istimewa)

 
Sementara itu, salah satu warga Desa Temayang bernama Kasri (58), yang tinggal di pinggir tanggul dan bangunan rumahnya hanya terbuat dari bambu, saat tanggul jebol seketika rumahnya langsung diterjang banjir.
 
"Pinggir rumah ini tanggul, saat tanggulnya jebol yang pertama kena ini saya langsung jebol dinding rumah saya," ucap Kasri sambil menangis
 
Kasri hanya pasrah karena barang-barang miliknya ikut hanyut terbawa arus air, namun dirinya bersyukur karena dirinya selamat. Saat kejadian, Kasri beserta anak dan keluarganya langsung berlari mencari tempat aman. 
 
"Ini saya sudah gak punya apa-apa, LPG, kompor, beras, dan barang-barang di dapur hanyut semua. Gak bisa masak ini," ucap Kasri.
 
 
Kasri mengaku saat ini dirinya juga tidak memiliki baju bersih karena sebagian besar hanyut terbawa banjir. Sebagian bajunya memang masih ada yang bisa diselamatkan namun dalam kondisi kotor terkena lumpur.
 
"Ini aja belum ganti baju, sudah gak ada baju, ini ada ya basah semua, kasur saja ikut kena, semalam sudah gak bisa tidur, takut juga lihat air deras kayak gitu," kata Kasri.
 
 
Ia berharap kepada pemerintah setempat agar segera memberikan bantuan untuk dirinya dan beberapa warga di desanya, karena Desa Temayang merupakan salah satu desa yang paling parah terdampak banjir bandang tersebut.
 
Menurutnya, banyak barang berharga milik warga di desanya yang ikut hanyut. Beberapa ternak milik warga juga ikut mati karena terbawa arus banjir.
 
"Saya berharap ada bantuan pemerintah. Sampai saat ini masih belum ada bantuan," ucap Kasri. (red/imm)
 
 
Reporter: Ayu Fadillah SIKom
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo
 
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Setelah berlangsung selama empt hari mulai Rabu (17/06/2026), ajang Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 resmi ditutup oleh Ketua Dekranasda ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Pernahkah Anda terbangun di suatu pagi, menatap cermin, dan menyadari bahwa garis-garis halus di wajah bukan sekadar tanda penuaan, melainkan ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Film Operasi Pesta Copet, Sisi Gelap di Tengah Riuk Pesta Musik

Film Operasi Pesta Copet, Sisi Gelap di Tengah Riuk Pesta Musik

Geliat festival musik tidak hanya menghadirkan panggung megah dan alunan nada, tetapi juga menyisakan celah kerawanan bagi para pengunjungnya. Fenomena ...

1788661785.8794 at start, 1788661788.3068 at end, 2.4274489879608 sec elapsed