News Ticker
  • Seperempat Abad Merantau Lansia Sebatang Kara di Bojonegoro Dievakuasi ke Panti Sosial Magetan
  • Faktor Ekonomi Hingga Pernikahan Dini Picu 5.610 Anak di Bojonegoro Tidak Sekolah
  • Mudahkan Petani, DKPP Bojonegoro Terapkan Mekanisme Praktis Pengajuan Bantuan Benih Tembakau
  • Tekan Angka Pengangguran Lulusan Vokasi, Pemkab Bojonegoro Perkuat Sinergi Lintas Sektor
  • 09 Juni dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca 09 Juni 2026 di Bojonegoro
  • Pertumbuhan Ekonomi Bojonegoro 2026, Sektor Pertanian Naik dan Jadi Penopang
  • Berhasil Tekan Angka Pengangguran, Pemprov Jatim Raih Penghargaan Terbaik I dari Kemendagri
  • Truk Hino Tabrak Pengendara Motor Hingga Tewas di Baureno, Bojonegoro
  • Tips Mendidik Anak TK Berkarakter Baik, Mulai dari Keteladanan hingga 4 Kata Ajaib
  • 08 Juni dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca 08 Juni 2026 di Bojonegoro
  • Panggung Hiburan Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Bakal Diramaikan Sejumlah Artis Ternama
  • Film Monster Pabrik Rambut, Dobrak Kejenuhan Formula Horor Domestik
  • Mitos Warna Jingga pada Telur Tidak Menjamin Tingginya Kandungan Asam Lemak Sehat
  • Pemkab Blora Gelar Kerja Bakti Bersihkan Kali Grojogan, Libatkan Sekitar 300 Personel
  • 07 Juni dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca 07 Juni 2026 di Bojonegoro pop
  • Sambut Libur Sekolah KAI Daop 8 Surabaya Hadirkan Diskon Tiket 30 Persen dari Stasiun Bojonegoro
  • Joe Taslim dan Kang Yayan Kembali Beradu Peran dalam Film Internasional The Furious
  • Telur Omega-3 Bukan Berasal dari Ayam Khusus, Begini Penjelasannya
  • Upaya Melestarikan Warisan Budaya, Pemkab Bojonegoro Siap Gelar Wastra Batik Festival 2026
  • 06 Juni dalam Sejarah
  • Prakiran Cuaca 06 Juni 2026 di Bojonegoro
Sepanjang Operasi Patuh Semeru 2024, Sat Lantas Polres Bojonegoro Tindak Ribuan Pelanggar

Operasi Patuh Semeru 2024

Sepanjang Operasi Patuh Semeru 2024, Sat Lantas Polres Bojonegoro Tindak Ribuan Pelanggar

Bojonegoro - Sepanjang pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2024 yang digelar selama 14 hari dari tanggal 15 Juli 2024 sampai 28 Juli 2024, jajaran Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Bojonegoro tindak ribuan pengendara yang secara kasat mata melanggar aturan lalu lintas.
 
Dari data yang dihimpun, kendaraan yang ditindak tersebut meliputi 3.428 sepeda motor, 90 mobil penumpang, satu bus, dan 191 mobil barang.
 
 
Sementara untuk jumlah tindakan yang diberikan petugas sebanyak 35.071 tindakan, meliputi 213 tilang elektronik (ETLE), 3.521 tilang manual, dan 31.337 teguran.
 
Selain itu, sepanjang pelaksanaan Operasi Patuh juga terjadi 22 kejadian kecelakaan lalu lintas, yang melibatkan 28 sepeda motor, 2 mobil penumpang, dan 2 mobil barang.
 
 
 

Petugas saat melakukan kegiatan Operasi Patuh Semeru 2024 di wilayah hukum Polres Bojonegoro. (Aset: Istimewa)

 
Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Bojonegoro, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Anjar Rahmad Putra menjelaskan bahwa pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2024 di wilayah hukum Polres Bojonegoro digelar selama 14 hari, mulai 15-28 Juli 2024.
 
Menurutnya, Operasi Patuh Semeru 2024 dilakukan dari segi preemtif, preventif, dan penegakan hukum.
 
“Kegiatan preventif dilaksanakan dengan tujuan bisa mencegah masyarakat yang tadinya akan berbuat melanggar, namun karena kehadiran petugas dengan kegiatan preventif sehingga muncul kesadaran dari masyarakat di jalan, sehingga bisa mengurangi angka kecelakaan lalu lintas dan fatalitas kecelakaan lalu lintas," tutur AKP Anjar Rahmad Putra. Rabu (31/07/2024).
 
 
AKP Anjar Rahmad Putra mengungkapkan bahwa dalam Operasi Patuh Semeru 2024 tersebut ada dua sasaran pelanggaran, yaitu kendaraan roda dua dan kendaraan roda empat.
 
Untuk kendaraan roda dua, sasaran pelanggaran meliputi: pengendara yang tidak menggunakan helm SNI sebanyak 599 pelanggar. Melawan arus sebanyak 2.259 pelanggar, Pengendara di bawah umur 294 pelanggar, Berboncengan lebih dari satu 20 pelanggar, Menggunakan knalpot yang tidak sesuai spektek 209 pelanggar, dan pelanggaran lain-lain sebanyak 38 pelanggar.
 
Sedangkan untuk kendaraan roda empat, sasaran pelanggaran meliputi: melawan arus 94 pelanggar, tidak menggunakan sabuk pengaman (safety belt) 91 pelanggar, dan pelanggaran lain-lain 44 pelanggar.
 
“Kendaraan yang ditindak tersebut meliputi 3.428 sepeda motor, 90 mobil penumpang, satu bus, dan 191 mobil barang.” tutur AKP Anjar Rahmad Putra
 
 
AKP Anjar Rahmad Putra menjelaskan bahwa salah satu tujuan Operasi Patuh adalah untuk mengedukasi masyarakat agar tertib berlalu lintas, sehingga muncul kesadaran dari masyarakat di jalan.
 
“Tujuan akhirnya bisa mengurangi angka kecelakaan lalu lintas dan fatalitas kecelakaan lalu lintas,” tutur AKP Anjar Rahmad Putra.
 
Selain melakukan penindakan, dalam operasi tersebut petugas juga melakukan tindakan preventif berupa pengaturan, penjagaan, pengawalan, serta kegiatan patroli. Kegiatan preventif ini dilakukan dengan tujuan mencegah masyarakat yang akan melanggar lalu lintas. (red/imm)
 
 
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Pernahkah Anda merasa paling benar setelah memenangkan debat di kolom komentar? Atau merasa paling sukses saat melihat angka di saldo ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Film Monster Pabrik Rambut, Dobrak Kejenuhan Formula Horor Domestik

Film Monster Pabrik Rambut, Dobrak Kejenuhan Formula Horor Domestik

Ranah sinema genre cekam tanah air kembali dikejutkan oleh keberanian sutradara Edwin melalui buah karya sinematik terbarunya yang bertajuk Monster ...

1780985945.6695 at start, 1780985946.0937 at end, 0.42422294616699 sec elapsed