News Ticker
  • Pemkab Bojonegoro Fasilitasi 100 UMKM Urus Legalitas Lewat Program SALEHA
  • Komisi B DPRD Bojonegoro Dorong Kemandirian Puskesmas Lewat Optimalisasi BLUD
  • Alvin Putra dan Ridwan Firdaus, Dua Pelajar SMPN 1 Purwosari yang Sulap Limbah Bonggol Pisang Jadi Kandidat Pencegah Kanker
  • Pemkab Bojonegoro Matangkan Program Gayatri 2026 dan Perkuat Pendampingan Pascapenyaluran
  • Adaptasi Teknologi Digital, Guru TK di Bojonegoro Bekali Diri dengan Kemampuan Koding dan AI
  • Pemkab Bojonegoro Borong Tiga Penghargaan Ekosistem Halal Nasional
  • Prakiraan Cuaca 06 Mei 2026 di Bojonegoro
  • Kalender Jawa, Besok Tanggal 06 Mei 2026 Jatuh pada Hari Rabu Pon
  • Cermin Hijau: Saat Kita Bertemu Diri Sendiri di Bawah Rindang Pohon
  • Komisi B DPRD Bojonegoro Gelar Raker Bahas Gayatri, Soroti Pentingnya Pendampingan Program
  • Inflasi Jawa Timur April 2026 Tembus 2,85 Persen Dipicu Lonjakan Harga Perawatan Pribadi dan Pangan
  • Tabrakan Motor di Kalitidu, Bojonegoro, Satu Orang Meninggal, 2 Lainnya Luka Ringan
  • Jemaah Haji Diimbau Batasi Barang Bawaan Demi Kelancaran Pergerakan ke Makkah
  • Kualitas Udara di Bojonegoro Alami Penurunan Drastis
  • Pemkab Bojonegoro Kembali Gulirkan Program Domba Kesejahteraan, Sasar 3.325 Penerima
  • Mengenal Hara Hachi Bu di Jepang, Rahasia Umur Panjang Lewat Kebiasaan Berhenti Makan Sebelum Kenyang
  • Prakiraan Cuaca 05 Mei 2026 di Bojonegoro
  • 05 Mei dalam Sejarah
  • kalender Jawa, Besok tanggal 05 Mei 2026 jatuh pada hari Selasa Pahing
  • BSPS Jawa Timur Naik 10 Kali Lipat, Menteri PKP Targetkan 33 Ribu Rumah Tahun Ini
  • Memahami Diri Sendiri Lebih dari Sekadar Apa yang Terlihat
  • BLT DBHCHT Bojonegoro Cair Paling Lambat Pekan Kedua Bulan Mei
  • Prakiraan Cuaca 04 Mei 2026 di Bojonegoro
  • 04 Mei dalam Sejarah
Gerakan Panen Air Hujan Bojonegoro, Inspirasi Solusi untuk Krisis Air Nasional

Gerakan Panen Air Hujan Bojonegoro, Inspirasi Solusi untuk Krisis Air Nasional

Bojonegoro - Ketercukupan air bersih berpengaruh signifikan terhadap kesehatan masyarakat, termasuk permasalahan stunting, diare, tifus, dan penyakit kronis seperti kolera.
 
Kemahalan air akan semakin membebani ekonomi rumah tangga dan meningkatkan kemiskinan. Tantangannya, 33 juta penduduk Indonesia atau sekitar 8,28 persen rumah tangga tidak memiliki akses ke air minum yang layak (BPS: 2024).
 
 
Air tanah, yang menjadi andalan 80 persen dari kebutuhan air bersih nasional, kenyataannya semakin langka dan semakin tercemar oleh intrusi pencemaran sungai, limbah rumah tangga dan industri, serta intrusi air laut.
 
Aspek-aspek ini semakin diperparah untuk penggundulan hutan, air hujan yang tidak sempat diresapkan dan dimanfaatkan, serta penggunaan plastik berlebihan dan pengelolaan sampah yang tidak baik. Hal ini mengancam daya dukung lingkungan terhadap kehidupan masyarakat, dan sangat membebani masyarakat ekonomi lapis bawah.
 
 
 
Kabupaten Bojonegoro telah menjadi contoh wilayah ironi air, yaitu banjir ketika musim hujan dan langka air ketika musim kemarau.
 
Data dari Badan Penanggulangan Daerah (BPBD) Bojonegoro, pada September 2024, sebanyak 92 desa di 23 kecamatan di Bojonegoro dilaporkan mengalami kelangkaan air bersih yang mempengaruhi lebih dari 41.000 jiwa.
 
Sementara itu, Laporan dari PDAM Bojonegoro menunjukkan bahwa pada tahun 2024, cadangan air tanah mengalami penurunan drastis hingga 40 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
 
Solusi yang fundamental untuk water for all, seperti perbaikan lingkungan alam, meningkatkan level air tanah, modernisasi penyediaan dan distribusi air bersih untuk rakyat, harus terus dilakukan secara berkelanjutan.
 
Namun, dibutuhkan solusi cepat untuk menghadapi musim kemarau tahun depan, dan tetap bisa digunakan untuk kemarau tahun depannya lagi.
 
 
 
Ademos, dan Yayasan Mannah Indonesia bekerja sama dengan Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM) menawarkan solusi quick wins melalui ‘GERAKAN PANEN AIR HUJAN, sebagai sumber air bersih yang sehat dan berkelanjutan, yang sudah terbukti aman, sehat dan murah.
 
Strategi ini sangat mungkin dilakukan di Bojonegoro, mengingat curah hujan tahunan rata-rata 2.000 hingga 3.000 milimeter, dan hanya membutuhkan infrastruktur sederhana seperti talang air, tangki penampungan, dan sistem filtrasi air hujan.
 
Gerakan Panen Air Hujan ini, didorong untuk mengurangi dampak kekeringan di Bojonegoro secara berkelanjutan karena memberikan solusi konkret untuk masyarakat lokal mulai dari tingkatan rumah tangga karena dapat dilakukan dengan aman, mudah dan murah.
 
 

Gerakan Bojonegoro Panen Air Hujan. (Aset: Ademos Indonesia)

 
Challenge Video Gerakan Bojonegoro Panen Air Hujan
 
Sebagai tahapan awal untuk meningkatkan kesadaran masyarakat melalui gerakan panen air hujan, Ademos bersama Yayasan Mannah juga mengadakan challenge digital campaign melalui kompetisi video gerakan panen air hujan.
 
Kompetisi ini terbuka untuk siapa pun dan pendaftarannya tidak dipungut biaya alias GRATIS.
 
Ademos dan Mannah mengajak seluruh masyarakat untuk turut terlibat dalam kompetisi ini dan diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dan perubahan perilaku pengelolaan air dan keberlimpahan air hujan dengan bijak.
 
 

Gerakan Bojonegoro Panen Air Hujan. (Aset: Ademos Indonesia)

 
Sebagai informasi, Kompetisi ini masih terbuka pendaftarannya mulai dari tanggal 1-9 Januari 2025, dengan periode perlombaan mulai dari tanggal 10-20 Januari 2025.
 
Masyarakat yang tertarik mengikuti dapat mengunjungi media sosial resmi di Instagram maupun TikTok @panenair_bojonegoro. (red/imm)
 
 
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Cermin Hijau: Saat Kita Bertemu Diri Sendiri di Bawah Rindang Pohon

Cermin Hijau: Saat Kita Bertemu Diri Sendiri di Bawah Rindang Pohon

Bayangkan sebuah pagi di mana dunia berhenti sejenak dari kebisingannya. Kamu berdiri di hadapan sebuah pohon tua, sebuah monumen hidup ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

Bojonegoro - Sepanjang 2025, produksi minyak Blok Cepu kembali melampaui target pemerintah. ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), sebagai operator salah satu ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Film Para Perasuk, Ruang Aman di Balik Magis Desa Latas

Film Para Perasuk, Ruang Aman di Balik Magis Desa Latas

Sutradara Wregas Bhanuteja kembali menggebrak sinema tanah air melalui karya terbarunya, Para Perasuk. Berbeda dengan pakem film bertema mistis pada ...

1778089823.941 at start, 1778089824.2394 at end, 0.29837203025818 sec elapsed