Orang Meninggal Mendadak
Diduga Serangan Jantung, Petani di Kepohbaru, Bojonegoro, Meninggal di Sawah
Minggu, 22 Maret 2026 18:30 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro - Seorang petani bernama Madari (67), warga Dusun Wirosobo, Desa Pohwates RT 002 RW 001, Kecamatan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, ditemukan meninggal dunia di area pesawahan miliknya yang tak jauh dari rumahnya. Minggu (22/03/2025) sekitar pukul 10.30 WIB.
Sebelumnya, korban sedang melakukan pemupukan padi miliknya, namun tiba-tiba jatuh dengan posisi tertelungkup dan meninggal dunia.
Menurut keterangan pihak keluarga, korban memiliki riwayat sakit jantung, kencing manis, dan tekanan darah tinggi, serta saat ini sedang menjalani pengobatan penyakit jantung.
Diduga penyebab kematian korban karena penyakit jantung yang dideritanya kambuh secara mendadak.
Petugas saat identifikasi mayat Madari (67), warga Dusun Wirosobo, Desa Pohwates, Kecamatan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro, yang ditemukan meninggal di sawah. Minggu (22/03/2026) (Aset: Istimewa)
Kapolsek Kepohbaru, Polres Bojonegoro, Inspektur Satu (Iptu) Supriyanto menjelaskan bahwa kronologi kejadian tersebut bermula pada Minggu (22/03/2026) sekitar pukul 10.30 WIB, tetangga korban yang bernama H Sangat (67) yang berada di area persawahan yang tidak jauh dari lokasi korban bekerja, melihat korban saat melakukan pemupukan padi miliknya.
“Saksi menlihat korban dengan posisi berdiri dan tidak bergerak. Sesaat kemudian saksi melihat korban terjatuh dengan posisi tertelungkup.” tutur Kapolsek.
Melihat kejadian tersebut, selanjutnya saksi H Sangat segera meminta pertolongan kepada warga sekitar untuk membantu mengevakuasi korban yang saat itu sudah dalam keadaan meninggal dunia.
“Selanjutnya korban dibawa pulang ke rumahnya,” kata Kapolsek.
Kapolsek menjelaskan bahwa setelah mendapat laporan, pihaknya segera mendatangi lokasi kejadian dan rumah korban guna melakukan oleah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengidentifikasi korban.
Berdasarkan hasil oleh TKP, lokasi sawah milik korban berjarak kurang lebih 20 meter dari rumahnya, dengan kondisi sawah berlumpur atau tidak ada kubangan air.
Sementara berdasarkan hasil identifikasi, diketahui ciri-ciri mayat jenis kelamin laki-laki, panjang mayat 168 sentimeter, badan gemuk, rambut cokelat beruban. Korban memakai kaus warna cokelat dan celana pendek warna hitam.
“Tidak ada tanda-tanda kekerasan atau luka pada tubuh korban.” tutur Kapolsek.
Sedangkan berdasarkan pihak keluarga, korban sudah hampir lima tahun menderita penyakit jantung, kencing manis, dan darah tinggi, serta saat ini sedang menjalani pengobatan penyakit jantung.
“Diduga penyebab kematian korban akibat serangan jantung atau sakit jantungnya kambuh secara mendadak dan tidak ada yang menolong.” tutur Kapolsek.
Dengan adanya kejadian tersebut pihak keluarga menerima kematian korban dan menolak untuk dilakukan autopsi yang dinyatakan dengan membuat surat pernyataan.
"Selanjutnya jenazah korban kami serahkan kepada ahli warisnya untuk dimakamkan," kata Kapolsek Kepohbaru Iptu Supriyanto. (red/imm)
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo