News Ticker
  • Pertumbuhan Ekonomi Sektor Pertanian di Bojonegoro Capai 11,38 Persen, Geser Dominasi Migas
  • Rumah Warga Sumberrejo, Bojonegoro Terbakar, Kerugian Capai Rp 250 Juta
  • Tangani Kasus Anak Tidak Sekolah, Dinas Pendidikan Bojonegoro Siapkan Strategi Khusus dan Jalur Alternatif
  • Madrasah dan Pesantren Siap Jadi Basis Solusi Nasional Penuntasan Anak Tidak Sekolah
  • Seperempat Abad Merantau Lansia Sebatang Kara di Bojonegoro Dievakuasi ke Panti Sosial Magetan
  • Faktor Ekonomi Hingga Pernikahan Dini Picu 5.610 Anak di Bojonegoro Tidak Sekolah
  • Mudahkan Petani, DKPP Bojonegoro Terapkan Mekanisme Praktis Pengajuan Bantuan Benih Tembakau
  • Tekan Angka Pengangguran Lulusan Vokasi, Pemkab Bojonegoro Perkuat Sinergi Lintas Sektor
  • 09 Juni dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca 09 Juni 2026 di Bojonegoro
  • Pertumbuhan Ekonomi Bojonegoro 2026, Sektor Pertanian Naik dan Jadi Penopang
  • Berhasil Tekan Angka Pengangguran, Pemprov Jatim Raih Penghargaan Terbaik I dari Kemendagri
  • Truk Hino Tabrak Pengendara Motor Hingga Tewas di Baureno, Bojonegoro
  • Tips Mendidik Anak TK Berkarakter Baik, Mulai dari Keteladanan hingga 4 Kata Ajaib
  • 08 Juni dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca 08 Juni 2026 di Bojonegoro
  • Panggung Hiburan Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Bakal Diramaikan Sejumlah Artis Ternama
  • Film Monster Pabrik Rambut, Dobrak Kejenuhan Formula Horor Domestik
  • Mitos Warna Jingga pada Telur Tidak Menjamin Tingginya Kandungan Asam Lemak Sehat
  • Pemkab Blora Gelar Kerja Bakti Bersihkan Kali Grojogan, Libatkan Sekitar 300 Personel
  • 07 Juni dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca 07 Juni 2026 di Bojonegoro pop
  • Sambut Libur Sekolah KAI Daop 8 Surabaya Hadirkan Diskon Tiket 30 Persen dari Stasiun Bojonegoro
  • Joe Taslim dan Kang Yayan Kembali Beradu Peran dalam Film Internasional The Furious
Kenalkan Kata-Kata Khas Bojonegoro Lewat Kaos

Satrio Rikad Dhoyo, Pembuat Kaos Genyo

Kenalkan Kata-Kata Khas Bojonegoro Lewat Kaos

Oleh Vera Astanti

Kota - Potensi lokal Kabupaten Bojonegoro tidak hanya tentang pariwisata, namun juga bahasa prokem khas lokal yang berbeda dengan daerah lain. Letak Bojonegoro yang berada di antara Jawa Tengah dan Jawa Timur, menghasilkan bahasa unik yang tidak kasar juga tidak halus.

Dalam perkembangannya bahasa unik tidak kasar juga tidak halus itu menurunkan istilah prokem atau kata-kata khas anak-anak muda Bojonegoro. Oleh Satrio Rikad Dhoyo, kata-kata khas Bojonegoro itu menyentil ide kreatifnya untuk mengabadikan sekaligus mengenalkannya lewat sebuah kaos. Lalu jadilah sebuah produk kaos yang diberi nama kaos Genyo.

Kepada beritabojonegoro.com (BBC), Satrio Satrio Rikad Dhoyo atau lebih akrab dipanggil Dhoyok tak sungkan membagi kisah perjuangannya membuat kaos Genyo.

Ide untuk membuat kaos dengan trademark Genyo dimulai ketika melihat Bali dan Jogjakarta yang memiliki oleh-oleh khas berupa kaos. Dhoyok pun terinspirasi dari sana. Dia ingin Bojonegoro juga memiliki identitas sebagai orang Bojonegoro.

"Kenapa sih, orang Bojonegoro yang sudah sukses di luar daerah enggan kembali ke Bojonegoro? Atau kenapa pula, mahasiswa yang yang kuliah di luar daerah logat Bojonegoronya jadi hilang? Pertanyaan-pertanyaan ini akhirnya yang menjadi cikal bakal 'Genyo'," ujar Dhoyok.

Karena keinginan anti mainstream, Dhoyok membuat target pemasaran kaos Genyo adalah warga lokal. Berbeda dengan kaos khas Jogjakarta dan Bali yang targetnya adalah wisatawan asing, Dhoyok justru sebaliknya. "Baginya bagaimana kita bisa bangga dengan kota Bojonegoro kalau kita tidak mengenal kota sendiri?" ungkapnya.

Untuk memulai proyek ini, Dhoyok melakukan studi banding di Dagadu Jogjakarta mengenai standardisasi material bahan dan tinta kaos. "Untuk design kami melakukan riset terhadap kata-kata khas lokal sehingga diputuskan Genyo sebagai trademark," tuturnya.

Ketika disinggung mengapa produk kaos Genyo dijual dengan harga yang tergolong mahal? Dhoyok mengungkapkan, yang namanya ide dan kreativitas itu mahal harganya, sehingga  sudah sepantasnya produknya dihargai mahal.

"Kami menjual ide, menjual kreativitas. Kalau hanya foto tempat wisata itu tidak memiliki unsur edukasi dan tidak menarik," ungkapnya.

Anak pertama dari tiga bersaudara ini mulai berbisnis kaos dengan sistem pembelian langsung. Saat ini dengan dua pekerjanya, dia bisa memproduksi 600 potong kaos dalam dua bulan. Selain itu, kini dia sudah memiliki sepuluh Reseler yang mayoritas anak SMA.

Setiap kaos yang berhasil dijual, Reseler mendapatkan keuntungan Rp 10.000. Kaos juga bisa didapat di Distro PRS Basuki Rahmad, SDN Sukorejo, Kedai Nyusu Patimura 69, dan Palupi Kopi Kalitidu.

Untuk design kaos, Dhoyok sendiri yang mengerjakan. Design kaos baginya bukan hanya pekerjaan tetapi juga hobi. Kegemarannya menggambarnya itu muncul sejak TK. Sampai saat ini design yang telah dihasilkannya sekitar 100 buah.

"Namun masyarakat lebih suka design lama, karena Genyo ini berseri. Sehingga mereka pun mengoleksi koleksi mulai design lama," jelasnya.

Kesibukan lelaki yang lahir 26 tahun silam itu selain menyablon, juga aktif di berbagai komunitas dan traveling eksplorasi Bojonegoro. Karena itu Dhoyok memiliki program untuk menyisihkan laba Rp 10.000 per kaos untuk disumbangkannya. Hal inilah yang menyebabkan kaos miliknya berbeda dengan kaos lokal lainnya.

"Saya ingin mengajak semua untuk ikut beramal bersama untuk kemanusiaan. Jadi Genyo bukan saja untuk kepentingan pribadi tetapi juga memberikan manfaat kepada sesama," tandasnya.

Beberapa waktu lalu, ketika dia sedang berada di Jogja, dia melihat beberapa orang memakai kaos Genyo. Rasanya target telah tercapai untuk mengenalkan Bojonegoro di luar daerah. Selain itu ke depannya dia berharap bisa membuat distro dimana tidak hanya memuat kaos miliknya saja, tetapi juga karya seniman Bojonegoro lainnya. (ver/tap)

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Pernahkah Anda merasa paling benar setelah memenangkan debat di kolom komentar? Atau merasa paling sukses saat melihat angka di saldo ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Film Monster Pabrik Rambut, Dobrak Kejenuhan Formula Horor Domestik

Film Monster Pabrik Rambut, Dobrak Kejenuhan Formula Horor Domestik

Ranah sinema genre cekam tanah air kembali dikejutkan oleh keberanian sutradara Edwin melalui buah karya sinematik terbarunya yang bertajuk Monster ...

1781049883.5206 at start, 1781049883.7126 at end, 0.19204497337341 sec elapsed