News Ticker
  • Ulasan Film: Seni Merayu Tuhan — Saat Beragama Tak Lagi Soal Egoisme Mayoritas
  • Usung Tema Pesona Budaya Nusantara, 46 Kontingen dan 6 Tim Eksibisi Meriahkan Pawai Pembangunan Blora 2026
  • Waspadai Dampak Telat Makan, Dokter Gizi Ingatkan Batas Toleransi dan Risiko Asam Lambung
  • Diserbu 1.500 Pencari Kerja, Dinperinaker Bojonegoro Gelar Bejo Career Day 2026
  • 30 Agustus dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 30 Agustus 2026
  • Tingkatkan Kedisiplinan Generasi Muda, 94 Peleton Pramuka Bojonegoro Ikuti Lomba Baris-Berbaris
  • Dua Kelompok Ternak Asal Bojonegoro Masuk Penilaian Agribisnis Peternakan Tingkat Jatim 2026
  • Waspadai Kerusakan Ginjal, Dokter Urologi Ingatkan Risiko Obat Herbal Hingga Vitamin C Berlebihan
  • Tingkatkan Keselamatan Pengguna Jalan, Dishub Bojonegoro Realisasikan Pemasangan Warning Light di 13 Titik
  • Dorong Program Prioritas Daerah, TP PKK Bojonegoro Tinjau Potensi Mandiri Warga Gedongarum Kanor
  • 28 Agustus dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 28 Agustus 2026
  • Siswa-Siswi SD di Bojonegoro Gelar Aksi Peduli Lingkungan
  • Tingkatkan Kapasitas Irigasi Pertanian, Dinas PU SDA Bojonegoro Rehabilitasi Embung Rowoglandang di Tambakrejo
  • Konsumsi Kopi Americano Pagi Hari Tak Efektif Pangkas Berat Badan Tanpa Defisit Kalori
  • Manfaatkan Sampah untuk Bayar PBB, Inovasi SAJAK Desa Tebon Jadi Wadah Kreativitas Lingkungan dan Edukasi Remaja
  • Diskon Hingga Bebas Tunggakan, Pemprov Jatim Masih Buka Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor Hingga Akhir Agustus
  • Pemkab Bojonegoro Gelar Bootcamp UMKM 2026 untuk 150 Pemuda, Mulai Hari Ini
  • Garis Bawahi Penataan APBDes dan BKK Desa, Pemkab Bojonegoro Dorong Efisiensi dan Tertib Pencatatan Kas
  • 27 Agustus dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 27 Agustus 2026
  • Targetkan Kategori Nindya di 2026, Pemkab Bojonegoro Matangkan Persiapan Verifikasi Lapangan Kabupaten Layak Anak
  • Seorang Laki-Laki di Kanor, Bojonegoro Aniaya Ibu Kandungnya Hingga Meninggal
Bocah 2 Tahun Ditemukan Meninggal di Parit

Bocah 2 Tahun Ditemukan Meninggal di Parit

Oleh Linda Estiyanti

Gayam – Kejadian ini menjadi pelajaran penting bagi orang tua agar lebih ekstra lagi dalam memperhatikan anak-anaknya. Kelalaian yang tidak terpikirkan sebelumnya akan berdampak serius, bisa saja terjadi tanpa disangka bahkan menyebabkan nyawa melayang.

Seperti yang terjadi Sabtu (16/1) pagi, kemarin. Karena kelalaian, kesedihan pun harus dialami oleh Nasron dan Rukayah, pasangan suami istri asal Desa Beged, Kecamatan Gayam. Mereka harus kehilangan buah hati kesayangan untuk selama-lamanya. Pasalnya, sang buah hati tercinta Mazia Assidawi (2), ditemukan tenggelam di kali kecil atau parit di belakang rumah dalam kondisi tak bernyawa, sekira pukul 09.30 WIB.

Pagi itu, ketika sang Ibu, Rukayah, tengah sibuk membersihkan rumput di samping rumah, kemudian Nasron, sang ayah, kedatangan seorang tamu, sehingga harus menjamu tamu dengan duduk di kursi di depan rumah. Sementara sang anak, Mazia, harus berada sendirian di dalam rumah. 

Satu jam berlalu, Nasron selesai menerima tamu. Kemudian ia masuk ke dalam rumah bermaksud mencari Mazia. Namun ketika diketahui Mazia tidak ada di dalam rumah, kepanikan pun melanda. Ia bersama sang Istri, Rukayah, mencari-cari dan menanyakan ke tetangga.

"Sudah mencari ke tetangga tidak ada, ke sekitar juga tidak ketemu, hingga kesekian berputar-putar di sekeliling rumah, tiba-tiba saya melihat ada tangan menyembul dari air di parit. Airnya lumayan dalam untuk ukuran anak kecil," ujar Abdul Aziz, tetangga korban yang turut membantu mencari korban.

Selanjutnya dengan dibantu para tetangga, bocah malang tersebut di angkat ke permukaan. Namun saat diangkat ke permukaan, diketahui bocah malang tersebut sudah dalam keadaan tidak bernafas. Kemudian keluarga pun segera membawa bocah tersebut ke Puskesmas Purwosari untuk mendapatkan pertolongan.

Kapolsek Gayam, AKP Sudirman, membenarkan terjadinya peristiwa tersebut ketika dimintai keterangan beritabojonegoro.com (BBC). Mazia, bocah dua tahun itu diduga tercebur ke dalam parit yang berada di belakang rumah ketika kedua orang tuanya sedang beraktivitas dan membiarkannya sendirian di rumah.

"Benar, setelah korban ditemukan, orang tua segera membawanya ke Puskesmas Purwosari, namun ternyata korban sudah meninggal dunia," ujar AKP Sudirman.

Setelah sepakat untuk tidak dilakukan otopsi pada mayat Mazia, bocah malang itu, keluarga pun segera membawa pulang Mazia. Mazia segera dikebumikan siang harinya di makam desa setempat. Sampai berita ini ditulis, kedua orang tuanya masih sangat terpukul dengan kepergian sang anak tercinta.

AKP Sudirman menambahkan, peristiwa tenggelamnya bocah dua tahun tersebut benar-benar menjadi peringatan orang tua dalam menjaga buah hatinya. "Peristiwa seperti itu bisa saja terjadi. Orang tua jangan sampai lalai mengawasi anak," himbaunya melalui BBC. (lyn/moha)

 

Ilustrasi anak bermian sendirian tanpa pengawasan. Peringatan bagi orang tua. Sumber : sbelen.wordpress.com

Banner Ucapan HUT RI-ADS
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Setelah berlangsung selama empt hari mulai Rabu (17/06/2026), ajang Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 resmi ditutup oleh Ketua Dekranasda ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Pernahkah Anda terbangun di suatu pagi, menatap cermin, dan menyadari bahwa garis-garis halus di wajah bukan sekadar tanda penuaan, melainkan ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1788132834.3064 at start, 1788132834.8201 at end, 0.5136661529541 sec elapsed