Musda II IJTI Korda Pantura Raya, Muhammad Mahrus Terpilih Jadi Ketua Periode 2026-2029
Kamis, 18 Juni 2026 13:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro – Musyawarah Koordinator Daerah (Muskorda) II Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Pantura Raya resmi menetapkan Muhammad Mahrus sebagai ketua baru untuk periode 2026-2029. Jurnalis asal Pokja Lamongan ini terpilih secara aklamasi dalam forum yang digelar di Kampus Institute Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Tuban pada Rabu (17/06/2026) kemarin.
Muskorda yang mempertemukan para jurnalis televisi dari tiga wilayah, yakni Bojonegoro, Tuban, dan Lamongan ini berjalan dinamis namun penuh kekeluargaan. Forum tertinggi organisasi profesi jurnalis TV di tingkat regional ini sempat mengusulkan tiga nama kandidat kuat yang mewakili masing-masing daerah, yaitu Sumali (perwakilan Bojonegoro), Dion Fajar Ariyanto (Pokja Tuban), dan Muhammad Mahrus (Pokja Lamongan). Setelah melalui proses musyawarah mufakat yang matang, forum akhirnya sepakat memandatkan tongkat estafet kepemimpinan kepada Muhammad Mahrus.
Ketua IJTI Korda Pantura Raya periode sebelumnya, Khusni Mubarok, dalam pidato laporan pertanggungjawabannya menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas loyalitas dan dedikasi seluruh anggota yang konsisten menjaga muruah organisasi dan profesionalisme pers di wilayah Pantura Raya.
"Alhamdulillah Muskorda ke-2 IJTI berlangsung dengan lancar. Terima kasih atas kesediaan waktu rekan-rekan yang menyempatkan hadir di tengah kesibukan profesi. Menjadi jurnalis setiap hari bukan hanya sekadar rutinitas memburu berita, melainkan sebuah perjuangan menyampaikan fakta objektif dan mengedukasi masyarakat," ujar Barok, sapaan akrabnya.
Barok menekankan, sejak awal pembentukannya, IJTI Pantura Raya memiliki komitmen kuat untuk terus melahirkan jurnalis-jurnalis televisi yang kompeten, berintegritas, dan profesional di wilayah kerjanya. Salah satu tonggak keberhasilan penting selama masa baktinya adalah suksesnya penyelenggaraan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) khusus jurnalis televisi, yang membentang dari Surabaya hingga Bojonegoro.
"Sertifikasi kompetensi ini mendapat apresiasi tinggi dari pengurus IJTI Pusat karena antusiasme peserta yang sangat luar biasa. Ini merupakan langkah nyata dalam membangun jurnalisme positif. Agenda krusial seperti ini harus terus dilanjutkan agar eksistensi IJTI semakin berkibar di Bojonegoro, Tuban, maupun Lamongan," tambahnya.
Di samping penguatan kapasitas jurnalis melalui UKW, kepengurusan periode lalu juga aktif menggelar program-program kemitraan dan sosial, di antaranya gerakan 'Ngaji Jurnalistik' masuk sekolah, berbagai pelatihan literasi media, hingga aksi sosial pembagian buku dan bendera pada momentum hari besar nasional.
Di akhir sambutannya, Barok menegaskan dirinya memilih tidak mencalonkan diri kembali demi memberikan ruang bagi regenerasi kepemimpinan, mengingat padatnya kesibukan lain yang dikhawatirkan mengganggu roda organisasi.
"Saya berharap kekompakan yang sudah terbangun solid ini terus dijaga erat. Siapapun yang terpilih, wajib kita dukung bersama demi kemajuan organisasi. Saya juga memohon maaf yang sebesar-besarnya jika selama memimpin masih terdapat banyak kekurangan," ungkapnya dengan penuh haru.
Sementara itu, Ketua IJTI Korda Pantura Raya terpilih, Muhammad Mahrus, dalam sambutan perdananya menyampaikan komitmen strategis untuk membawa IJTI menjadi organisasi yang lebih modern, inklusif, dan responsif terhadap perkembangan teknologi informasi.
"Tugas utama kami ke depan adalah merawat eksistensi yang sudah dibangun baik oleh pengurus sebelumnya. Kami akan terus memperkuat soliditas internal lintas daerah di Pantura Raya serta memprioritaskan peningkatan kapasitas SDM anggota agar semakin profesional, kompeten, dan adaptif terhadap tantangan jurnalisme digital," tegas Mahrus.
Berikut susunan Lengkap Pengurus IJTI Korda Pantura Raya Periode 2026-2029:





































