Akibat Ancaman Sanksi PSSI Terhadap Persatu
Bumi Wali FC Akan Gantikan Persatu Melawan Persibo
Rabu, 16 Maret 2016 14:00 WIBOleh Piping Dian Permadi
Oleh Piping Dian Permadi
Tuban - Jelang laga uji coba antara Persibo Bojonegoro melawan Persatu Tuban di Stadion Letdjen H. Sudirman yang dijadwalkan pada Minggu (20/03) terancam batal. Sebagaimana diberitakan beritabojonegoro.com (BBC) sebelumnya, Persatu mendapat ancaman sanksi dari PSSI bila nekat meladeni Persibo Bojonegoro.
Baca Laga Persibo vs Persatu Terancam Batal
Sebab itulah, kabarnya, dikarenakan tidak ingin mengambil resiko terkena sanksi dari PSSI jika tetap melakoni laga tersebut, Persatu akan digantikan oleh club Bumi Wali FC pada tanggal yang sama, 20 Maret.
Kabar tersebut disampaikan oleh Manajer Persatu Tuban Fahmi Fikroni saat di hubungi BBC melalui telepon seluler. Fahmi mengaku saat ini pihaknya telah berkoordinasi dengan manajer Bumi Wali FC untuk persiapan menggantikan Persatu jika nanti pada akhirnya tidak bisa melakoni laga tersebut.
"Kami tetap menghormati undangan dari persibo Bojonegoro. Namun kami juga tidak bisa mengambil resiko terkena sanksi. Saat ini sudah kita siapkan tim pengganti dari Bumi Wali FC," terangnya.
Pria yang juga merupakan anggota DPRD Tuban tersebut menegaskan bahwa klub Bumi Wali FC juga terdiri dari pemain - pemain yang tidak kalah berpengalaman dari persatu. "Bumi Wali FC sendiri merupakan klub yang dipersiapkan untuk mengikuti kompetisi bentukan Kemenpora," tegasnya.
Sampai saat ini, Persatu juga telah melakukan komunikasi dengan PSSI Asprov dan PSSI Pusat baik melalui telepon maupun surat secara resmi mengenai masalah uji coba melawan klub di luar anggota PSSI,
"Kami telah sampaikan kepada pihak PSSI mengapa laga uji coba melawan Persibo tidak diperkenankan sedangkan untuk PSTNI atupun PSPOLRI, bisa dilakukan. PSSI beralasan Persibo merupakan klub yang telah mendapat sanksi pada waktu Kongres di Bali beberapa tahun lalu," tuturnya.
Seperti yang diungkapkan sekretaris PSSI Asprov Jatim Amir Burhanudin beberapa waktu lalu, bahwa Persibo sudah dijatuhi sanksi berat pada saat Kongres di Bali.
"Sanksi yang dijatuhkan pada waktu Kongres berbeda dengan sanksi yang dijatuhkan oleh Komdis PSSI. Di kongres bukan hanya pengurus melainkan anggota juga turut memberi sanksi," terangnya.
Sementara itu CEO Persibo Abdullah Umar saat dikonfirmasi perihal penggantian lawan tanding tersebut mengatakan, dari pihak Persibo tidak merasa keberatan jika harus digantikan dengan Bumi Wali FC. Umar menegaskan bahwa kualitas keduanya, yakni Persatu Tuban dan Bumiwali FC, bisa dikatakan tidak jauh berbeda.
"Bahkan Bumi Wali FC bisa juga melebihi kualitas dari Persatu itu sendiri. Karena club ini disiapkan untuk mengikuti kompetisi di tim transisi," ujarnya.(pin/moha)































.md.jpg)






