News Ticker
  • Rangkaian Peringatan 1 Abad NU, PCNU Bojonegoro Agendakan Ziarah Makam Para Pendiri
  • Pemkab Bojonegoro Pastikan Korban Kebakaran Dapur SPPG di Baureno, Dapat Perawatan Intensif
  • Aisyiyah Bojonegoro gelar Pelatihan Konselor, Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak
  • Kebun Klengkeng di Ngasem, Destinasi Wisata Cocok untuk Keluarga
  • Pemkab Bojonegoro Dorong Pendidikan Berkualitas, Kolaborasi dengan STTM AR Fachruddin Diharapkan Wujudkan Kemajuan Daerah
  • Kata-Kata Penyemangat untuk Suami: Memberi Dukungan di Tengah Tantangan
  • Harga Emas Antam Hari Ini Melonjak Rp 167.000 jadi Rp 3.027.000 per Gram
  • 2 Januari dalam Sejarah
  • Diduga Akibat Tabung Gas Elpiji Bocor, Dapur SPPG di Baureno, Bojonegoro Terbakar, 2 Pekerja Luka-Luka
  • Pemkab Bojonegoro Bersama GenRe Gelar Pelatihan Konselor Sebaya PIK-R, Siapkan Remaja Optimis Raih Masa Depan
  • Harga emas Antam di Pegadaian hari ini Minggu 1 Februari 2026
  • Prakiraan Cuaca Kabupaten Bojonegoro, Minggu 01 Faberuari 2026
  • 01 Januari Dalam Sejarah
  • Konser Kpop di Tahun 2026! Sudah Siap War Ticket?
  • Pemkab Bojonegoro Lakukan Inventarisasi Data untuk Penguatan Tata Kelola Data Terpadu dan Berkelanjutan
  • Menaga di Al-Azhar Kairo: Merusak Lingkungan Menyimpang dari Tujuan Ibadah
  • Kisah di Balik Layar Agak Laen 2, Naskah Sempat Hilang Jelang Deadline
  • Mempersiapkan Generasi Muda Penuh Optimisme
  • Kenali Tanda Minum Air Putih Terlalu Banyak, Jangan Sampai Berujung Masalah Kesehatan
  • Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 260.000 menjadi Rp 2.860.000 per Gram
  • 31 Januari dalam Sejarah
  • DKPP Bojonegoro Ajak Petani Manfaatkan Alsintan Gratis untuk Dorong Produktivitas Pertanian
  • Bekatul Tak Lagi Terbuang, Kreasi Crepe Roll Cake Jadi Inovasi Pangan Lokal Bernilai Gizi dan Ekonomi
  • Bupati Bojonegoro Buka Langsung Operasi Pasar Murah Perdana di Tahun 2026
Kiky Dwi Rahmawati, Menikmati Profesi Sebagai Polwan

Kiky Dwi Rahmawati, Menikmati Profesi Sebagai Polwan

Oleh Linda Estiyanti

Kiky sapaan akrabnya, lahir 30 Maret, 20 tahun lalu. Dara cantik ini mempunyai senyum yang anggun. Berprofesi sebagai Polwan (Polisi Wanita) tidak lantas membuat dara kelahiran Timur Leste ini menjadi kelewat bangga. Kiky yang dituntut mempunyai sikap tegas, tetap menjadi gadis yang lembut dan ramah kepada masyarakat. Dalam menjalankan tugasnya, Kiky sering bertemu teman ataupun orang yang ia kenal. Tak peduli sedang bertugas, Polwan Polsek Kapas ini selalu menyapa siapa saja yang ia temui di jalan. Meski kadang harus setengah berteriak, tapi ya itulah Kiky. Pribadi santun yang lembut namun tetap tegas. Bagaimana kisah Polwan Kiky ini? Berikut wawancara BBC, sebutan BeritaBojonegoro, dengan Kiky.

Bisa berbagi tentang identitasnya Mbak Kiky?

Saya lahir 30 Maret 1995, di Dili, Timur Leste. Ceritanya waktu itu papa tugas Brimob di sana. Papa asli Jombang, namun ditugaskan di Timur Leste. Sedangkan mama asli Padangan Bojonegoro. Kemudian setelah saya lahir dibawa mama ke sini (Bojonegoro). Lalu tinggal di Jalan Panglima Polim, Gang Mangga III, Sumbang Bojonegoro. Saya hobi main volly. Makanan kesukaan saya nasi goreng dan minuman kesukaan saya cappucino late.

Bagaimana awal mula muncul keinginan menjadi polisi wanita (Polwan)?

Saya tertarik untuk menjadi Polwan karena belajar pengalaman dari Papa yang berprofesi sebagai anggota Brimob. Memang cita-cita saya dari kecil ingin seperti papa. Selain itu, ketika menjadi Polwan itu sebuah kebanggaan karena kita sudah bekerja dan tidak merepotkan orang tua.

Bagaimana proses pendidikan hingga meraih cita-cita sebagai Polwan?

Sebelumnya saya sekolah kesehatan di SMK Farmasi Bojonegoro, lulus tahun 2013. Saya langsung mengikuti tes Polri sebagai Brigadir Dua (Bripda). Namun saya gagal karena jatuh nilai di tes kesehatan tahap satu. Setelahnya saya kuliah Farmasi di Widya Mandala Surabaya. Baru pada tahun 2014, semester dua, saya coba mengikuti tes Polri lagi, masih sebagai Bripda. Alhamdulillah saya diterima.

Setelah diterima sebagai Polwan, bagaimana proses selanjutnya?

Setelah diterima sebagai Polwan, saya menempuh pendidikan tujuh bulan di Pusdik Gasum Polri Porong, Sidoarjo. Dan selesai pendidikan tanggal 29 Desember 2014. Setelahnya saya mengikuti pelatihan dua minggu di sekolah polisi negara (SPN) Mojokerto, kemudian angkatan saya disebar ke wilayah. Di polres tiga minggu setelahnya disebar ke wialayah polsek jajaran.

Ketika pertama gagal dalam tes Polri, apa yang dirasakan?

Waktu itu sempat drop. Namun saya terus mendapat motivasi dari orangtua.

Sehari saja, setelah gagal itu saya putuskan belajar dari kegagalan. Saya memotivasi diri sendiri. Orangtua terus menyemangati saya untuk kembali mengikuti tes Polri tahun berikutnya.

Terhitung berapa lama menjadi Polwan? Apakah sebelumnya sudah pernah membayangkan aktifitas Polwan seperti apa?

Saya terhitung menjadi Polwan baru delapan bulan. Saya sudah sering mengamati aktifitas papa. Jadi saya sudah punya gambaran jelas mengenai aktifitas Polwan. Perlahan dalam diri saya tumbuh keinginan menjadi Polwan.

Setelah menjadi Polwan, adakah keluh kesahnya sampai saat ini?

Tidak ada kok. Karena saat ini saya menikmati proses. Menurut saya, ini bagian belajar dari pengalaman.

Sebagai apa fungsi di Polsek Kapas?

Saya di fungsi Sabhara, staf Pak Soedibyo, Kanit Sabhara Polsek Kapas. Belia juga mentor saya dengan rekan Polwan yang lain di sini. Terkadang kita juga ikut sambang desa dan patroli.

Sekarang ini lagi pendaftaran Polri, kira-kira apa yang ingin disampaikan kepada calon pendaftar?

Iya. Ini sedang dibuka pendaftaran Polri, brigadir untuk penyidik pembantu. Pendaftar Polri harus semangat. Jangan takut gagal. Kalau sudah berusaha ya berdoa. Kalau memang sudah takdirnya itu ya pasti dikabulkan oleh Allah SWT.

Apa tips untuk calon pendaftar Polri?

Harus disiapkan sejak jauh-jauh waktu. Fisik, akademis dan psikologis harus benar-benar disiapkan. Paling penting itu fisik dan kesehatan jasmaninya. Upayakan ikut bimbingan psikologis di tempat khusus Polri. Saya dulu juga begitu kok.

Bagaimana dengan citra Polwan yang oleh beberapa masyarakat dinilai tidak baik tentang Polwan yang hobi berfoto ria?

Tidak masalah bagi saya, karena kan kita tidak merugikan orang lain. Kategori orang kan bermacam-macam, jadi biarkan mereka mau menilai kita seperti apa. Itu tandanya mereka memperhatikan kita, jadi menurut saya itu tidak masalah. (lyn/kik)

 

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Global Geoparks Network Association Kunjungi Sejumlah Geosite di Bojonegoro

Berita Video

Global Geoparks Network Association Kunjungi Sejumlah Geosite di Bojonegoro

Bojonegoro - Tim dari Global Geoparks Network (GGN) Association, selaku assessor UNESCO Global Geoparks (UGGp), laksanakan kunjungan atau verifikasi lapangan ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka ?

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka ?

Surabaya - Ketegangan perang dagang (trade war) antara Amerika Serikat dan China kembali memanas pada tahun 2025. Situasi ini seperti ...

Quote

Bagaimana Ucapan Idulfitri yang Benar Sesuai Sunah Rasulullah

Bagaimana Ucapan Idulfitri yang Benar Sesuai Sunah Rasulullah

Saat datangnya Hari Raya Idulfitri, sering kita liha atau dengar ucapan: "Mohon Maaf Lahir dan Batin, seolah-olah saat IdulfFitri hanya ...

Sosok

Pratikno, di Mata Mantan Bupati Bojonegoro, Kang Yoto

Sosok

Pratikno, di Mata Mantan Bupati Bojonegoro, Kang Yoto

Bojonegoro - Salah satu putra terbaik asal Bojonegoro, Prof Dr Pratikno MSoc Sc, pada Minggu malam (20/10/2024) kembali dipilih menjadi ...

Eksis

Latihan Serius Berujung Manis, Nyafica Juarai Lomba Bertutur tentang Nilai Hidup Orang Samin

Latihan Serius Berujung Manis, Nyafica Juarai Lomba Bertutur tentang Nilai Hidup Orang Samin

Bojonegoro - Pemkab Bojonegoro menggelar Lomba Bertutur tingkat Kabupaten. Lomba ini berakhir pada Jumat (31/10/2025) kemarin. Sepuluh finalis bersaing memperebutkan ...

Infotorial

Wujudkan Komitmen Berkelanjutan, PEPC JTB Hijaukan Bojonegoro Melalui Aksi Nyata Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia

Wujudkan Komitmen Berkelanjutan, PEPC JTB Hijaukan Bojonegoro Melalui Aksi Nyata Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia

Bojonegoro Memperingati hari menanam pohon indonesia 2025, PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Lapangan Jambaran-Tiung Biru (JTB) menegaskan komitmennya dalam menjaga ...

Berita Foto

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Hari Jadi Bojonegoro Ke-348

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, telah mengagendakan sejumlah acara untuk memperingati Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro (HJB) ke-348 yang jatuh ...

Hiburan

Kebun Klengkeng di Ngasem, Destinasi Wisata Cocok untuk Keluarga

Kebun Klengkeng di Ngasem, Destinasi Wisata Cocok untuk Keluarga

Bojonegoro Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Bojonegoro, kini memiliki potensi wisata baru berbasis pertanian. Sebuah kebun kelengkeng dengan hamparan hijau yang ...

1770027743.1723 at start, 1770027743.4204 at end, 0.24800205230713 sec elapsed